MUI : Tuntutan Buruh Berlebihan, Ekonomi Terganggu

Posted on Kamis, 31 Oktober 2013 and filed under , , . You can follow any responses to this entry through theRSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry from your site

Kabarlamongan.com: Lamongan- Saat ini sedang marak buruh berdemo menuntut kenaikan upah. Tidak tanggung-tanggung, mereka menuntut kenaikan upah hingga 50 persen. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim KH Abdussomad Bukhori mengkhawatirkan tuntutan ini bisa mengganggu perekonomian bangsa.

Hal itu dikatakannya sesuai melantik pengurus Dewan Pimpinan MUI Kabupaten Lamongan periode 2012-2017, Kamis (31/10) di Pendopo Lokatantra. Prosesi yang dihadiri Bupati Fadeli dan Ketua DPRD Makin Abbas tersebut untuk melantik KH Abdul Aziz Choiri sebagai ketua umum MUI Lamongan untuk yang ketiga kalinya.

“Negeri ini terus rame, “ ujar KH Abdussomad Bukhori dalam acara yang juga mengagendakan pelaksanaan rapat kerja daerah (Rakerda) tersebut. Dia kemudian mencontohkan maraknya demo buruh yang menuntut kenaikan upah yang cukup tinggi.

“Saya khawatir, kalu upah buruh tinggi, perusahaan tidak bisa membayar dan kemudian bangkrut. Pada akhirnya yang rugi juga buruh sendiri. Ini juga bisa mengganggu perekonomian bangsa secara luas, “ kata dia.

Di kesempatan itu KH Abdussomad Bukhori juga meminta agar MUI Lamongan mensosialisasikan berbagai putusan MUI terkait fenomena bangsa. Seperti terkait terorisme dan ajaran yang menyimpang.

Di kesempatan yang sama, Bupati Fadeli berharap MUI mampu menggerakkan kepemimpinan dan kelembagaan umat secara efektif. Itu, kata dia, bisa dilakukan dengan menjadikan ulama sebagai panutan, qudwah hasanah. Sehingga bisa mengarahkan dan membina umat Islam dalam menanamkan aqidah dan syariah islamiyah.

Dalam konteks pembinaan umat, dia juga berharap agar prioritas program-program MUI dapat disinergikan dengan program pembangunan Pemkab Lamongan. “Saya berharap Rakerda ini menghasilkan rumusan terbaik yang mampu membentengi masyarakat. Khususnya umat Islam dari dampak nilai-nilai negatif yang bertentangan dengan nilai-nilai ajaran Islam, “ pungkas ia. (Hms/ding)

0 Responses for “ MUI : Tuntutan Buruh Berlebihan, Ekonomi Terganggu”

Leave a Reply

http://setaprod.blogspot.com

Recently Commented

Recent Entries

Info Persela

setaprod.blogspot.com

Berita Lamongan Jawa Timur Terkini

Diberdayakan oleh Blogger.