Takluk dari Persiram, Edu Kritik Lini Pertahanan
![]() |
| Taufik Kasrun Saat Berebut Bola dengan Pemain Persiram |
Bermain di Stadiun Maguwuharjo, Sleman, Jogjakarta, Persiram rajin menggempur pertahanan Persela sejak kick-off babak pertama. Hasilnya, saat laga baru berusia 12 menit, Steven Imbiri membuka keunggulan tim tuan rumah lewat tendangan kerasnya.
Tertinggal satu gol, Persela meningkatkan intensitas serangan. Namun, di sisi lain, Persiram juga tampil ngotot sehingga jual beli serangan terjadi. Pada menit ke-30, Imbiri menebar ancaman. Ia melepaskan tendangan ke gawang Persela, tapi bola masih bisa diblok kiper Choirul Huda.
Hingga babak pertama berakhir, tak ada gol tambahan yang tercipta. Persiram masih memimpin 1-0. Di babak kedua, Persiram kembali meneror pertahanan Persela.
Dewa Laut memberikan ancaman pada menit ke-72 lewat Habib Bamogo, tapi bola hasil sepakan striker asal Burkina Faso itu masih bisa dibendung Choirul Huda.
Gol kedua Persiram baru tercipta pada menit ke-82. Kali ini giliran Mbida Messi yang mencatatkan namanya di papan skor. Ia sukses menaklukkan Choirul Huda setelah memanfaatkan umpan Bamogo. Skor 2-0 untuk Persiram bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Pelatih Persela Lamongan Eduard Tjong kembali menyatakan ketidakpuasannya terhadap performa lini belakang timnya. Kali ini ia menyoroti sektor kiri pertahanan Persela yang dinilainya menjadi biang keladi kekalahan 2-0 dari Persiram Raja Ampat, Selasa (27/5) malam di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 itu, Persela kecolongan gol di awal babak ketika Steven Imbiri membobol gawang Choirul Huda di menit 12 sebelum Mbida Messi memastikan kemenangan Persiram di menit 82. Kedua gol tersebut bermula dari penjagaan lemah di sektor kiri pertahanan Persela dan sang pelatih mengakui hal tersebut.
“Pertama-tama, selamat buat Persiram. Kami sudah maksimal dan kami akui kualitas Persiram lebih baik. Di babak pertama kami sedikit lengah di lini belakang, sementara saat di babak kedua kami lengah di lini tengah,” tutur Tjong.
“Secara khusus, saya menyoroti pertahanan kami di sebelah kiri. Di laga ini kami kebobolan dua gol dari sebelah kiri. Ini adalah masalah kami sejak dari putaran pertama. Dari banyaknya peluang ketika kami diserang, gol yang masuk ke gawang kami kebanyakan terjadi dari sisi kiri,” keluh Tjong.
Hasil ini membuat Laskar Jaka Tingkir belum merasakan kemenangan dalam empat laga terakhir setelah hanya mencatatakan dua kali kalah dan dua kali seri. Persela kini masih berada di peringkat keempat Wilayah Timur dengan raupan 21 angka. (fbi)
Susunan Pemain
Persiram : Deni Marcel; Ortizan Solossa, Kubay Quiyan (C), Leonard Tupamahu, Izaac Konon, Imanuel Padwa, Gideon Way, Engelberd Sani, Mbida Messi, Steven Imbiri, Elton Maran
Persela : Choirul Huda (C); Zahrul Huda, Taufiq Kasrun, Dodok Anang, Burhanudin Nihe, Roman Golian, Catur Pamungkas, Arif Arianto, Jusmadi, Zaenal Arifin, Rudi Santoso
Rabu, 28 Mei 2014
Read more...
Lawan Persiram, Persela Tanpa Beberapa Pilar
![]() |
| Persela saat menjalani sesi latihan |
Laskar Joko tingkir harus meraih poin absolut jika ingin tetap bersaing di papan atas kompetisi kasta tertinggi di Indonesia ini. Pasalnya, Persela saat ini menempati posisi empat klasmen sementara, namun beda poin tipis dengan klasmen kelima.
Sayangnya, disaat anak asuh Edward Tjong membutuhkan poin maksimal, beberapa pemainnya tidak bisa bermain lantaran terkena akumulasi kartu. Adalah Edison Alves yang terkena akumulasi kartu kuning pada pertandingan sebelumnya kala ditahan imbang Persiba Balik Papan.
“Alves memang absen. Tapi kami masih punya alternatif. Masih ada Bijahil Chalwa dan Rudy Santoso yang berpredikat sebagai striker murni. Selain itu juga ada Srdjan Lopicic yang bisa ditarik ke depan menjadi striker,” papar Didik Ludiyanto, asisten pelatih Persela.
Namun, kemenangan 2-1 pada putaran pertama tampaknya harus menjadi motivasi tersendiri bagi tim pujaan La Mania untuk membawa pulang poin. Selain itu, Didik juga mengaku sudah memahami karakter permainan anak asuh Gomes De Olivera.
“Saya pernah kerja bareng dengan Gomes, tentunya saya paham dengan karakter permainan yang diterapkan Gomes. Ya kita sama-sama tahulah,” kata Didik. (fbi)
Berikut Perkiraan Susunan Pemain Persiram vs Persela.
Persiram : D. Marsel, I. Padwa, K. Quaiyan, L. Tupamahu, I. Konon, G. Way, M. Banggo, M. Kabiay, G. Mbida Messi, F. Sauyai, R. Setmot.
Persela : C. Huda, Zainal Abidin, M. Radikal, T. Kasrun, A. Ariyanto, Z. Arifin, Suroso, S. Lopicic, C. Pamungkas, Catur, B. Chalwa.
Head To Head Persiram vs Persela :
15 Apr 2014, Persela 2 : 1 Persiram (ISL)
19 Jul 2013, Persiram 1 : 1 Persela (ISL)
10 Feb 2013, Persela 1 : 3 Persiram (ISL)
09 Apr 2012, Persiram 2 : 2 Persela (ISL)
08 Jan 2012, Persela 5 : 1 Persiram (ISL)
Lima Pertandingan Terakhir Persiram :
21 Mei 2014, Perseru Serui 1 : 1 Persiram (ISL)
17 Mei 2014, Persipura 1 : 0 Persiram (ISL)
03 Mei 2014, Persiram 0 : 1 Perseru Serui (ISL)
27 Apr 2014, Persiram 0 : 0 Persipura (ISL)
18 Apr 2014, Persepam Madura United 2 : 1 Persiram (ISL)
Lima Pertandingan Terakhir Persela :
23 Mei 2014, Persela 1 : 1 Persiba Balikpapan (ISL)
19 Mei 2014, Persela 2 : 1 Putra Samarinda (ISL)
28 Apr 2014, Putra Samarinda 3 : 0 Persela (ISL)
24 Apr 2014, Persiba Balikpapan 0 : 2 Persela (ISL)
19 Apr 2014, Persela 2 : 0 Persiba Bantul (ISL)
Senin, 26 Mei 2014
Read more...
Tampil Loyo, Persela Tertahan Imbang 1-1 Atas Persiba
Kabarlamongan.com : Lamongan - Persela Lamongan
kembali gagal mempersembahkan kemenangan bagi para LA Mania, sebutan
supporternya setelah mereka tertahan imbang 1-1 atas Persiba Balikpapan.
Satu gol Persela disarangkan oleh Arif Ariyanto pada menit ke-27. Sedangkan gol balasan Persiba tercipta atas nama M. Kamri di menit ke-45+2.
Tambahan satu angka ini, membuat Persiba tetap berada di tangga kedelapan klasemen sementara ISL wilayah timur dengan mengoleksi 13 poin hasil dari 12 laga. Sedangkan Persela, meski meraih hasil imbang namun mereka naik ke urutan tiga dengan nilai 21.
Melakoni laga di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (23/5) sore WIB, Persiba bermain penuh percaya diri. Kendati berada di bawah tekanan suporter Persela, namun penggawa Beruang Madu sama sekali tak gentar.
Pada menit ke-14 Persiba nyaris unggul lebih dulu lewat aksi Carlos Ozuna. Sayang, sepakan Ozuna yang memanfaatkan assist dari M Bachtiar masih belum menemui sasaran.
Tidak ingin terus ditekan, Persela mulai bangkit. Dan hasilnya, Arif Ariyanto berhasil membawa Laskar Joko Tingkir unggul lebih dulu pada menit ke-27. Sepakan lob kaki kanan Arif berhasil mengelabui penjaga gawang Persiba, Fauzal Mubarak.
Berhasil memimpin lebih dulu, kepercayaan diri pemain-pemain Persela makin terdongkrak. Akan tetapi, sepakan kaki kanan Zaenal Arifin dari dalam kotak penalti pada menit ke-40 sukses dimentahkan oleh kiper.
Di masa injury time, Persiba berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari kemelut di kotak penalti, bola jatuh di kaki M. Kamri. Berada dalam posisi membelakangi gawang, Kamri sukses menceploskan bola dengan backheel.
Sampai turun minum, skor sama kuat 1-1 tetap bertahan.
Masuk paruh kedua, baik Persela dan Persiba langsung tampil menekan. Namun berbagai usaha untuk membangun serangan selalu kandas di kaki pemain belakang.
Di menit ke-67, Addison Alves nyaris menggandakan keunggulan Persela. Akan tetapi, sepakan penyerang asal Brasil itu dapat dimentahkan oleh penjaga gawang Persiba. Usaha Srdan Lopicic membobol gawang Persela lewat eksekusi tendangan bebas juga dapat digagalkan Fauzal.
Lima menit jelang waktu normal berakhir, Ahmad Sembiring memiliki kans bagus untuk membawa Persiba balik memimpin. Tapi, sepakan Ahmad yang memanfaatkan bola rebound mampu dihalau Choirul Huda.
Hingga laga usai tidak ada lagi gol yang tercipta. (fbi)
Satu gol Persela disarangkan oleh Arif Ariyanto pada menit ke-27. Sedangkan gol balasan Persiba tercipta atas nama M. Kamri di menit ke-45+2.
Tambahan satu angka ini, membuat Persiba tetap berada di tangga kedelapan klasemen sementara ISL wilayah timur dengan mengoleksi 13 poin hasil dari 12 laga. Sedangkan Persela, meski meraih hasil imbang namun mereka naik ke urutan tiga dengan nilai 21.
Melakoni laga di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (23/5) sore WIB, Persiba bermain penuh percaya diri. Kendati berada di bawah tekanan suporter Persela, namun penggawa Beruang Madu sama sekali tak gentar.
Pada menit ke-14 Persiba nyaris unggul lebih dulu lewat aksi Carlos Ozuna. Sayang, sepakan Ozuna yang memanfaatkan assist dari M Bachtiar masih belum menemui sasaran.
Tidak ingin terus ditekan, Persela mulai bangkit. Dan hasilnya, Arif Ariyanto berhasil membawa Laskar Joko Tingkir unggul lebih dulu pada menit ke-27. Sepakan lob kaki kanan Arif berhasil mengelabui penjaga gawang Persiba, Fauzal Mubarak.
Berhasil memimpin lebih dulu, kepercayaan diri pemain-pemain Persela makin terdongkrak. Akan tetapi, sepakan kaki kanan Zaenal Arifin dari dalam kotak penalti pada menit ke-40 sukses dimentahkan oleh kiper.
Di masa injury time, Persiba berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari kemelut di kotak penalti, bola jatuh di kaki M. Kamri. Berada dalam posisi membelakangi gawang, Kamri sukses menceploskan bola dengan backheel.
Sampai turun minum, skor sama kuat 1-1 tetap bertahan.
Masuk paruh kedua, baik Persela dan Persiba langsung tampil menekan. Namun berbagai usaha untuk membangun serangan selalu kandas di kaki pemain belakang.
Di menit ke-67, Addison Alves nyaris menggandakan keunggulan Persela. Akan tetapi, sepakan penyerang asal Brasil itu dapat dimentahkan oleh penjaga gawang Persiba. Usaha Srdan Lopicic membobol gawang Persela lewat eksekusi tendangan bebas juga dapat digagalkan Fauzal.
Lima menit jelang waktu normal berakhir, Ahmad Sembiring memiliki kans bagus untuk membawa Persiba balik memimpin. Tapi, sepakan Ahmad yang memanfaatkan bola rebound mampu dihalau Choirul Huda.
Hingga laga usai tidak ada lagi gol yang tercipta. (fbi)
Jumat, 23 Mei 2014
Read more...
Lawan Persiba, Persela Wajib Menang
Kabarlamongan.com : Lamongan - Usai tertahan imbang
oleh Putra Samarinda, Persela Lamongan tampaknya diwajibkan meraih angka
penuh pada laga selanjutnya yakni menghadapi tim beruang madu, Persiba
Balikpapan, Jumat (23/05).
Ya, Jika Laskar Joko Tingkir masih ingin bersaing di papan atas Indonesia Super League, mereka harus meraih angka absolut, mengingat saat ini mereka tertinggal 4 angka dari pemuncak klasmen sementara Mitra Kukar.
Disisi lain, kemenangan diperkirakan akan datang kembali ketuan rumah mengingat kemungkinan besar anak asuh Eduward Tjong akan kembali bermain Full Tim, mengingat beberapa pemain yang belum fit kemarin akhirnya bisa dimainkan pada pertandingan mendatang.
"Kami tampil full team. Semua pemain siap tempur lawan Persiba Balikpapan,” tegas Didik Ludiyanto, asisten pelatih Persela.
Sedangkan Persiba sendiri berharap mampu membalas kekalahan atas tim Kota Soto, mengingat pada laga putaran pertama mereka dipermalukan Persela dengan skor 2-0 dikandang sendiri. (fbi)
Berikut perkiraan susunan pemain Persela Lamongan vs Persiba Balik Papan :
Persela: Khoirul Huda, Roman Gollian, Eky Taufik, Dodok Anang, Taufik Kasrun, Zaenal Arifin, Catur Pamungkas, Arif Ariyanto, Djusmadi, Srdjan Lopicic, Addison Alves
Persiba: Wawan Hendrawan, Arifki Eka, Rendy Siregar, Absor Fauzi, Yudi Khoerudin, Ansou Toure, Mustaid Billah, Joko Yono, Muhammad Bahtiar, Carlos Ozuna, Fernando Soler.
Ya, Jika Laskar Joko Tingkir masih ingin bersaing di papan atas Indonesia Super League, mereka harus meraih angka absolut, mengingat saat ini mereka tertinggal 4 angka dari pemuncak klasmen sementara Mitra Kukar.
Disisi lain, kemenangan diperkirakan akan datang kembali ketuan rumah mengingat kemungkinan besar anak asuh Eduward Tjong akan kembali bermain Full Tim, mengingat beberapa pemain yang belum fit kemarin akhirnya bisa dimainkan pada pertandingan mendatang.
"Kami tampil full team. Semua pemain siap tempur lawan Persiba Balikpapan,” tegas Didik Ludiyanto, asisten pelatih Persela.
Sedangkan Persiba sendiri berharap mampu membalas kekalahan atas tim Kota Soto, mengingat pada laga putaran pertama mereka dipermalukan Persela dengan skor 2-0 dikandang sendiri. (fbi)
Berikut perkiraan susunan pemain Persela Lamongan vs Persiba Balik Papan :
Persela: Khoirul Huda, Roman Gollian, Eky Taufik, Dodok Anang, Taufik Kasrun, Zaenal Arifin, Catur Pamungkas, Arif Ariyanto, Djusmadi, Srdjan Lopicic, Addison Alves
Persiba: Wawan Hendrawan, Arifki Eka, Rendy Siregar, Absor Fauzi, Yudi Khoerudin, Ansou Toure, Mustaid Billah, Joko Yono, Muhammad Bahtiar, Carlos Ozuna, Fernando Soler.
Kamis, 22 Mei 2014
Read more...
Jimmi Merapat, Persela Semakin Pede
Kabarlamongan.com : Lamongan - Jimmy Suparno akhirnya kembali menandatangani kontrak bersama Persela Lamongan. Sempat muncul tanda tanya besar ketika Jumat kemarin (16/5) dirinya tiba-tiba mengikuti latihan bersama punggawa Laskar Joko Tingkir lainnya.
Tanpa pikir panjang, manajemen Persela langsung menyodorkan kontrak resmi kepadanya. "Surat keluar Jimmy dari Gresik sudah terbit, sehingga ia kami daftarkan menjadi penggawa di putaran kedua. Kini, tinggal menunggu pengesahan dari PT Liga Indonesia. Mudah-mudahan lancar, dan Jimmy bisa main saat lawan Pusam," ujar Yunan Achmadi, manajer Persela.
Yunan menjelaskan, kembalinya pemain yang biasa beroperasi di sektor sayap ini, bisa menutup lubang di Persela saat ini. Sebab, Jimmy merupakan pemain senior multifungsi, yang bisa dimainkan di berbagai posisi.
"Di Persipura, ia pernah di tempatkan sebagai striker. Sementara saat memperkuat Deltras (Sidoarjo), ia sempat dipasang menjadi bek sayap kiri. Kemudian saat di Persela musim lalu, Jimmy biasa bermain sebagai sayap kiri atau kanan," paparnya.
Sebelum mendaftarkan pemain berusia 30 tahun itu, Laskar Joko Tingkir lebih dulu melepas striker mudanya, Agung Suprayogi ke Deltras. Agung dinilai kalah bersaing dengan Addison Alves, Bijahil Chalwa, maupun Rudy Santoso.
Sementara Ari Supriatna, batal merapat ke Persela di putaran kedua dengan status pinjaman, karena alasan keluarga. Meski belakangan diketahui, Ari ternyata memilih berlabuh di Pusamania Borneo FC, mengikuti jejak kompatriotnya di Persebaya, Akbar Rasyid.
Ari sendiri sempat mengikuti pemusatan latihan Persela beberapa waktu lalu. Bahkan, sebenarnya dia tinggal teken kontrak saja dengan tim asal Lamongan ini.
"Ari tidak jadi ke Persela. Alasannya, orang tuanya sakit dan Ari ingin konsentrasi menunggui proses penyembuhan orang tuanya," tutur Yunan.
Dengan kembalinya Jimmy, manajemen berharap penampilan Choirul Huda dkk akan semakin semangat untuk meraih hasil maksimal di putaran kedua, sehingga Persela mampu lolos ke babak delapan besar ISL 2014 ini.(fbi/gl)
Tanpa pikir panjang, manajemen Persela langsung menyodorkan kontrak resmi kepadanya. "Surat keluar Jimmy dari Gresik sudah terbit, sehingga ia kami daftarkan menjadi penggawa di putaran kedua. Kini, tinggal menunggu pengesahan dari PT Liga Indonesia. Mudah-mudahan lancar, dan Jimmy bisa main saat lawan Pusam," ujar Yunan Achmadi, manajer Persela.
Yunan menjelaskan, kembalinya pemain yang biasa beroperasi di sektor sayap ini, bisa menutup lubang di Persela saat ini. Sebab, Jimmy merupakan pemain senior multifungsi, yang bisa dimainkan di berbagai posisi.
"Di Persipura, ia pernah di tempatkan sebagai striker. Sementara saat memperkuat Deltras (Sidoarjo), ia sempat dipasang menjadi bek sayap kiri. Kemudian saat di Persela musim lalu, Jimmy biasa bermain sebagai sayap kiri atau kanan," paparnya.
Sebelum mendaftarkan pemain berusia 30 tahun itu, Laskar Joko Tingkir lebih dulu melepas striker mudanya, Agung Suprayogi ke Deltras. Agung dinilai kalah bersaing dengan Addison Alves, Bijahil Chalwa, maupun Rudy Santoso.
Sementara Ari Supriatna, batal merapat ke Persela di putaran kedua dengan status pinjaman, karena alasan keluarga. Meski belakangan diketahui, Ari ternyata memilih berlabuh di Pusamania Borneo FC, mengikuti jejak kompatriotnya di Persebaya, Akbar Rasyid.
Ari sendiri sempat mengikuti pemusatan latihan Persela beberapa waktu lalu. Bahkan, sebenarnya dia tinggal teken kontrak saja dengan tim asal Lamongan ini.
"Ari tidak jadi ke Persela. Alasannya, orang tuanya sakit dan Ari ingin konsentrasi menunggui proses penyembuhan orang tuanya," tutur Yunan.
Dengan kembalinya Jimmy, manajemen berharap penampilan Choirul Huda dkk akan semakin semangat untuk meraih hasil maksimal di putaran kedua, sehingga Persela mampu lolos ke babak delapan besar ISL 2014 ini.(fbi/gl)
Baca Juga : Didik Siap Balas Demdam Lawan Pusam
Jadwal Lengkap ISL 2014 Klik Disini
Minggu, 18 Mei 2014
Read more...
Persela Siap Balas Dendam Lawan Pusam
Kabarlamongan.com : Lamongan - Persela Lamongan tampaknya mempunyai misi dendam untuk membalas kekalahan telak atas Putra Samarinda beberapa waktu lalu. Ya, memang saat bertandang ke Samarinda Laskar Joko Tingkir takluk dengan skor mencolok 3-0 di pertemuan pertama.
Sesuai jadwal yang ditetapkan PT. Liga Indonesia, Khoirul Huda Dkk akan menjamu Putra Samarinda pada Senin (19/05) di Stadiun Surajaya Lamongan. Pertandingan tersebut merupakan laga pembuka ISL di putaran kedua.
Setelah memantapkan fisik dengan rentetan agenda di Wisata Bahari Lamongan (WBL), anak asuh Eduard Tjong optimis untuk meraup poin penuh di kandang sendiri.
"Pemusatan latihan di WBL membawa hasil yang signifikan. Kami tinggal memantapkan teknik lawan Pusam," ungkap Didik Ludiyanto.
Ia menjelaskan bahwa kondisi pemain pun sudah maksimal semua, namun tim pujaan La Mania ini tampaknya belum bisa memainkan pemain lincahnya, Arif Arianto yang masih belum fit.
"Hanya Arif Ariyanto saja yang tidak bisa main karena akumulasi kartu. Pemain lain tidak ada masalah, semua siap," tukasnya.
Sementara itu, kabar gembira datang dari bumi Joko Tingkir mengingat Jimmy Suparno yang pada putaran lalu bermain untuk Persegres Gresik, kini mulai mengikuti latihan bersama punggawa Persela lainnya.
Meski demikian, belum ada satupun perwakilan dari jajaran manajemen Laskar Joko Tingkir yang berani memberikan garansi perihal status resmi pemain yang biasa beroperasi di posisi sayap tersebut.
“Saya tidak tahu, dia sudah ikut latihan bersama kami di sini. Yang saya tahu, dia kan tidak main di Gresik lagi. Soal diambil atau tidak, itu wewenang manajemen. Saya hanya mengurusi teknis saja,” elak Didik.
Sosok Jimy sudah tak asing lagi bagi Persela dan suporternya, LA Mania. Sebab, sebelum memperkuat Gresik United di putaran pertama, Jimmy sudah mengenakan jersey Laskar Joko Tingkir selama lima musim. Selama di Lamongan, Jimy mencatat 139 penampilan dan berhasil membukukan 13 gol.
“Dia sudah lima tahun di sini sebelumnya, jadi masih banyak yang mengenalnya dengan baik. [Choirul] Huda, Taufiq [Kasrun], Zaenal [Arifin], merupakan teman satu angkatannya yang masih memperkuat Persela sampai saat ini,” jelasnya. (fbi)
Prediksi Susunan Pemain :
Persela : Huda (c); Burhanudin Nihe, Taufik, Golian, Dodok Anang; Zaynal, Suroso, Jusmadi, Arif Ariyanto, Srdan Lopicic, Addison Alves
Pusam : Rivki Mokodompit, M. Roby, Rio Ramandika, Yusar Fandy Djavar, Joko Sasongko, Lerby Eliandry, Erik Setiawan, Bayu Gatra Sanggiawan, Lovinian Ibrahim, Pavel Solomin, Ilija Spasojevic
Baca Juga : Jadwal Lengkap ISL 2014
Sesuai jadwal yang ditetapkan PT. Liga Indonesia, Khoirul Huda Dkk akan menjamu Putra Samarinda pada Senin (19/05) di Stadiun Surajaya Lamongan. Pertandingan tersebut merupakan laga pembuka ISL di putaran kedua.
Setelah memantapkan fisik dengan rentetan agenda di Wisata Bahari Lamongan (WBL), anak asuh Eduard Tjong optimis untuk meraup poin penuh di kandang sendiri.
"Pemusatan latihan di WBL membawa hasil yang signifikan. Kami tinggal memantapkan teknik lawan Pusam," ungkap Didik Ludiyanto.
Ia menjelaskan bahwa kondisi pemain pun sudah maksimal semua, namun tim pujaan La Mania ini tampaknya belum bisa memainkan pemain lincahnya, Arif Arianto yang masih belum fit.
"Hanya Arif Ariyanto saja yang tidak bisa main karena akumulasi kartu. Pemain lain tidak ada masalah, semua siap," tukasnya.
Sementara itu, kabar gembira datang dari bumi Joko Tingkir mengingat Jimmy Suparno yang pada putaran lalu bermain untuk Persegres Gresik, kini mulai mengikuti latihan bersama punggawa Persela lainnya.
Meski demikian, belum ada satupun perwakilan dari jajaran manajemen Laskar Joko Tingkir yang berani memberikan garansi perihal status resmi pemain yang biasa beroperasi di posisi sayap tersebut.
“Saya tidak tahu, dia sudah ikut latihan bersama kami di sini. Yang saya tahu, dia kan tidak main di Gresik lagi. Soal diambil atau tidak, itu wewenang manajemen. Saya hanya mengurusi teknis saja,” elak Didik.
Sosok Jimy sudah tak asing lagi bagi Persela dan suporternya, LA Mania. Sebab, sebelum memperkuat Gresik United di putaran pertama, Jimmy sudah mengenakan jersey Laskar Joko Tingkir selama lima musim. Selama di Lamongan, Jimy mencatat 139 penampilan dan berhasil membukukan 13 gol.
“Dia sudah lima tahun di sini sebelumnya, jadi masih banyak yang mengenalnya dengan baik. [Choirul] Huda, Taufiq [Kasrun], Zaenal [Arifin], merupakan teman satu angkatannya yang masih memperkuat Persela sampai saat ini,” jelasnya. (fbi)
Prediksi Susunan Pemain :
Persela : Huda (c); Burhanudin Nihe, Taufik, Golian, Dodok Anang; Zaynal, Suroso, Jusmadi, Arif Ariyanto, Srdan Lopicic, Addison Alves
Pusam : Rivki Mokodompit, M. Roby, Rio Ramandika, Yusar Fandy Djavar, Joko Sasongko, Lerby Eliandry, Erik Setiawan, Bayu Gatra Sanggiawan, Lovinian Ibrahim, Pavel Solomin, Ilija Spasojevic
Baca Juga : Jadwal Lengkap ISL 2014
Sabtu, 17 Mei 2014
Read more...
Persela Serius Benahi Fisik Pemain
Kabarlamongan.com : Lamongan - Menjelang bergulirnya putara kedua kompetisi Indonesia Super League (ISL), Persela Lamongan serius menginginkan pembenahan fisik pemainnya. Tersebut terbukti karena Laskar Joko Tingkir tak hanya melakukan training centre (TC) di WBL saja, anak asuh Edward Tjong juga mengagendakan laga uji coba dalam TC ini.
Uji coba ini dimaksudkan untuk menjaga feeling ball para pemain selama libur kompetisi.
“Nanti kami akan ada game dengan tim lokal. Namun, kami masih mencari tim lokal untuk dijadikan lawan uji coba dalam rangkaian TC ini,” kata Didik Ludiyanto, asisten pelatih Persela, Rabu (7/5/2014).
Di TC ini, pelatih kepala Eduard Tjong dan Didik Ludiyanto akan fokus membenahi fisik pemain agar lebih ciamik lagi. Menu latihan fisik yang berat pun sudah disiapkan. Di antaranya adalah cross country yang dilakukan di kawasan WBL.
“Kami akan survey lokasi dulu untuk melakukan cross country. Yang jelas kami akan mencari kawasan yang banyak tanjakannya,” kata Didik.
Cross country atau lari lintas alam memang sering dilakukan pemain sepak bola.
Selain untuk menguji daya tahan pemain, cross country juga dipercaya bisa menyegarkan pikiran para pemain. Pasalnya, mereka bisa menikmati udara segar dan panorama alam yang dilintasinya.
Khoirul Huda dkk berangkat ke WBL, Kamis (8/5/2014) pagi. Kemudian, tim kembali pulang pada Sabtu (10/5/2014) siang.
Dari TC di WBL ini, Didik berharap tidak hanya kemampuan dan fisik pemain saja yang meningkat, namun rasa kebersamaan dan kekompakan juga harus ikut ditingkatkan.
Sejauh ini, antara pemain lama dan pemain baru Persela sudah terjalin hubungan yang harmonis. Pemain lama seperti Khoirul Huda, Roman Golian, dan Zaenal Arifin sudah bisa menjalin kerja sama yang apik di lapangan dengan pemain-pemain baru seperti Addison Alves, Srdjan Lopicic, dan Arif Ariyanto.
Buah kerja sama yang bagus ini mengantarkan Persela bertengger di papan atas klasemen sementara LSI wilayah timur. Hingga detik ini, Persela berada di runner up dengan raihan 19 poin.
“Jangan cuma menikmati hasilnya, tapi kebersamaan dan kekompakan harus terus dijaga,” imbuh Didik. (sry/ary)
Jadwal Persela di Indonesia Super League Klik Disini
Uji coba ini dimaksudkan untuk menjaga feeling ball para pemain selama libur kompetisi.
“Nanti kami akan ada game dengan tim lokal. Namun, kami masih mencari tim lokal untuk dijadikan lawan uji coba dalam rangkaian TC ini,” kata Didik Ludiyanto, asisten pelatih Persela, Rabu (7/5/2014).
Di TC ini, pelatih kepala Eduard Tjong dan Didik Ludiyanto akan fokus membenahi fisik pemain agar lebih ciamik lagi. Menu latihan fisik yang berat pun sudah disiapkan. Di antaranya adalah cross country yang dilakukan di kawasan WBL.
“Kami akan survey lokasi dulu untuk melakukan cross country. Yang jelas kami akan mencari kawasan yang banyak tanjakannya,” kata Didik.
Cross country atau lari lintas alam memang sering dilakukan pemain sepak bola.
Selain untuk menguji daya tahan pemain, cross country juga dipercaya bisa menyegarkan pikiran para pemain. Pasalnya, mereka bisa menikmati udara segar dan panorama alam yang dilintasinya.
Khoirul Huda dkk berangkat ke WBL, Kamis (8/5/2014) pagi. Kemudian, tim kembali pulang pada Sabtu (10/5/2014) siang.
Dari TC di WBL ini, Didik berharap tidak hanya kemampuan dan fisik pemain saja yang meningkat, namun rasa kebersamaan dan kekompakan juga harus ikut ditingkatkan.
Sejauh ini, antara pemain lama dan pemain baru Persela sudah terjalin hubungan yang harmonis. Pemain lama seperti Khoirul Huda, Roman Golian, dan Zaenal Arifin sudah bisa menjalin kerja sama yang apik di lapangan dengan pemain-pemain baru seperti Addison Alves, Srdjan Lopicic, dan Arif Ariyanto.
Buah kerja sama yang bagus ini mengantarkan Persela bertengger di papan atas klasemen sementara LSI wilayah timur. Hingga detik ini, Persela berada di runner up dengan raihan 19 poin.
“Jangan cuma menikmati hasilnya, tapi kebersamaan dan kekompakan harus terus dijaga,” imbuh Didik. (sry/ary)
Jadwal Persela di Indonesia Super League Klik Disini
Rabu, 07 Mei 2014
Read more...
Taklukkan Persiba Balikpapan, Persela Pimpin Grup Timur
Kabarlamongan.com : Balikpapan - Persela Lamongan kembali menjalani pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL) kala bertandang menghadapi Persiba Balikpapan. Pada pertandingan ini, Laskar joko tingkir berambisi untuk memperoleh tiga poin perdananya di kandang lawan, sekaligus untuk merebut kembali puncak klasmen dari tangan Mitra Kukar.
Pada pertandingan tersebut, tuan rumah yang ingin keluar dari jurang degradasi, langsung melakukan tekanan ke pertahanan Persela diawal babak pertama. Di lain pihak Persela yang cenderung bertahan, dengan sabar mencari celah untuk melakukan serangan balik.
Sejumlah peluang diperoleh pemain tuan rumah untuk membuka keunggulan. Hanya saja penyelesaian akhir yang terburu-buru, membuat Beruang Madu tak kunjung melesakkan gol.
Peluang emas diperoleh Fernando Soler pada menit ke-25, sayang tendangannya masih menyamping dari gawang. Untuk menambah intensitas permainan, Jaya Hartono memasukkan Ansu Toure di menit ke-36 dan menarik keluar Frenky Turnando.
Hanya saja pil pahit harus dialami tuan rumah, setelah Absor Fauzi melakukan pelanggaran terhadap Addison Alves di kotak terlarang. Situasi ini membuat wasit menunjuk titik putih.
Addison yang maju sebagai algojo, sukses mengubah skor menjadi 1-0 di menit ke-42. Menjelang babak pertama berakhir, Persiba hampir saja menyamakan kedudukan melalui sundulan Ozuna. Sayangnya bola masih bisa dihalau Huda sebelum melewati garis gawang.
Di babak kedua mau tidak mau, Persiba harus tampil menyerang untuk menjauhkan diri dari kekalahan. Namun bukannya menyamakan kedudukan, tuan rumah justru kembali kebobolan dimenit ke-84.
Kali ini giliran Arif Ariyanto yang mencatatkan namanya di papan skor, sekaligus menutup pertandingan ini 2-0 untuk kemenangan Persela Lamongan. Dengan kekalahan ini tentu saja membuat kursi Jaya Hartono sebagai pelatih Persiba,berada dalam bayang-bayang pemecatan. (sdm/fbi)
Pada pertandingan tersebut, tuan rumah yang ingin keluar dari jurang degradasi, langsung melakukan tekanan ke pertahanan Persela diawal babak pertama. Di lain pihak Persela yang cenderung bertahan, dengan sabar mencari celah untuk melakukan serangan balik.
Sejumlah peluang diperoleh pemain tuan rumah untuk membuka keunggulan. Hanya saja penyelesaian akhir yang terburu-buru, membuat Beruang Madu tak kunjung melesakkan gol.
Peluang emas diperoleh Fernando Soler pada menit ke-25, sayang tendangannya masih menyamping dari gawang. Untuk menambah intensitas permainan, Jaya Hartono memasukkan Ansu Toure di menit ke-36 dan menarik keluar Frenky Turnando.
Hanya saja pil pahit harus dialami tuan rumah, setelah Absor Fauzi melakukan pelanggaran terhadap Addison Alves di kotak terlarang. Situasi ini membuat wasit menunjuk titik putih.
Addison yang maju sebagai algojo, sukses mengubah skor menjadi 1-0 di menit ke-42. Menjelang babak pertama berakhir, Persiba hampir saja menyamakan kedudukan melalui sundulan Ozuna. Sayangnya bola masih bisa dihalau Huda sebelum melewati garis gawang.
Di babak kedua mau tidak mau, Persiba harus tampil menyerang untuk menjauhkan diri dari kekalahan. Namun bukannya menyamakan kedudukan, tuan rumah justru kembali kebobolan dimenit ke-84.
Kali ini giliran Arif Ariyanto yang mencatatkan namanya di papan skor, sekaligus menutup pertandingan ini 2-0 untuk kemenangan Persela Lamongan. Dengan kekalahan ini tentu saja membuat kursi Jaya Hartono sebagai pelatih Persiba,berada dalam bayang-bayang pemecatan. (sdm/fbi)
Jumat, 25 April 2014
Read more...
Persela Optimistis Hajar Persiba Bantul
Kabarlamongan.com : Lamongan - Rekor sempurna Stadion Surajaya Lamongan tampaknya akan terus bertahan. Kandang Persela tampaknya kembali menjadi ajang pesta supporter LA Mania. Tim kesayangan mereka Persela Lamongan dalam situasi menguntungkan untuk melanjutkan tren kemenangan di Indonesia Super League, Sabtu (18/4).
Selain memiliki rekor sempurna di rumah sendiri, faktor lawan juga menjadi pendukung kepercayaan diri Laskar Joko Tingkir. Kali ini lawan yang mampir di Surajaya ‘hanya’ Persiba Bantul, sang juru kunci klasemen wilayah timur dan belum pernah menang.
Dari berbagai aspek, seperti teknik, mental, serta kematangan tim, Persela sangat layak diunggulkan. Tinggal bagaimana tuan rumah mempertahankan performa dan fighting spirit mereka di laga home terakhir putaran pertama ini. Ini modal terbaik bagi Persela hingga mampu berada di papan atas.
“Saya mengabaikan status Persiba sebagai tim papan bawah yang belum pernah menang. Siapa pun lawannya harus dihadapi dengan semangat tinggi. Bahaya kalau kami meremehkan dan terlena dengan statistik yang dimiliki lawa,” tutur Eduard Tjong, Pelatih Persela Lamongan.
Persela mungkin masih belum bisa bermain penuh karena beberapa pemain masih tahap pemulihan. Suroso, Catur Pemungkas, serta Addison Alves kemungkinannya masih ‘fifty-fifty’ untuk menjadi starter. Tapi itu bukan persoalan karena Persela terbukti bisa melakukan rotasi.
Laskar Joko Tingkir masih memiliki Serdjan Lopicic, gelandang cerdas sekaligus produktif. Jika pemain ini terus berada dalam performa terbaiknya, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan Persela. Eduard Tjong juga tidak takut jika harus melakukan rotasi kembali.
“Kami tetap bisa menang lawan Persiram karena organisasi tim tetap berjalan walau ada rotasi pemain. Kami siap kalau memang ada pemain yang masih absen,” ungkap Eduard. Soal Lopicic, dia mengaku senang dengan kontribusinya, baik berupa gol maupun assist.
“Lopicic telah menjadi pemain vital di Persela dan tentu saya terus menunggu permainan terbaiknya di setiap pertandingan,” tandas Edu. Persela Lamongan yang kini berada di posisi dua klasemen, masih dalam suasana ulang tahun klub yang ke-47 dan akan dijadikan pelecut semangat meraih poin absolut.
Sementara, kubu Persiba Bantul sepertinya sudah lemah sebelum bertanding. Mereka menyatakan kans mencuri angka di Surajaya sangat sulig dan pilih membidik pertandingan lawan Persepam Madura United sebagai ajang menambah poin di tour Jawa Timur.
Pelatih Persiba Sajuri Sjahid berujar, Persela menunjukkan konsistensi luar biasa saat bermain di kandang. Dia meyakini sangat sulit untuk mendapatkam angka di Lamongan. “Persela bisa mengalahkan tim besar di Lamongan. Kami akan sangat sulit walau sekadar mencari satu angka,” ujar Sajuri Sjahid.
Ucapan Sajuri bisa bermakna ganda, yakni antara realistis atau mencoba mengelabui kekuatan Persela. Yang pasti dengan catatan tak pernah menang, memang terlampau sulit bagi Persiba untuk memutus rekor tuan rumah yang selalu menang di kandang.
“Kami akan mencoba menghadang pergerakan pemain Persela yang kuat di lini tengah, baik sayap maupun pemain gelandang. Bagi Persiba, mendapatkan satu poin saja di Lamongan sudah sangat luar biasa. Kami akan melakukan apa yang kami bisa sebaik mungkin,” ujar Sajuri.(sin/fbi)
Persela Lamongan (4-5-1):
Khoirul Huda (gk), Taufik Kasrun, Roman Golian, Dodok Anang, Eky Taufik; Zaenal Arifin, Serdjan Lopicic, Radikal Idealis, Danu Rosade, Arif Ariyanto; Bijahil Chalwa.
Persiba Bantul (4-4-2):
Wahyu Tri Nugroho (gk), Slamet Widodo, Eduardo Bizarro, Satrio Aji, Johan Ibo; Arwin Rabdha, Abdul Majid Mony, Ugik Sugiyanto, Jejen Zainal; Emile Mbamba, Ngon A Djam
Update informasi seputar Persela Lamongan dan Kota Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Portal Berita Lamongan Terkini.
Klik Disini untuk mengetahui Jadwal Lengkap Persela Lamongan
Selain memiliki rekor sempurna di rumah sendiri, faktor lawan juga menjadi pendukung kepercayaan diri Laskar Joko Tingkir. Kali ini lawan yang mampir di Surajaya ‘hanya’ Persiba Bantul, sang juru kunci klasemen wilayah timur dan belum pernah menang.
Dari berbagai aspek, seperti teknik, mental, serta kematangan tim, Persela sangat layak diunggulkan. Tinggal bagaimana tuan rumah mempertahankan performa dan fighting spirit mereka di laga home terakhir putaran pertama ini. Ini modal terbaik bagi Persela hingga mampu berada di papan atas.
“Saya mengabaikan status Persiba sebagai tim papan bawah yang belum pernah menang. Siapa pun lawannya harus dihadapi dengan semangat tinggi. Bahaya kalau kami meremehkan dan terlena dengan statistik yang dimiliki lawa,” tutur Eduard Tjong, Pelatih Persela Lamongan.
Persela mungkin masih belum bisa bermain penuh karena beberapa pemain masih tahap pemulihan. Suroso, Catur Pemungkas, serta Addison Alves kemungkinannya masih ‘fifty-fifty’ untuk menjadi starter. Tapi itu bukan persoalan karena Persela terbukti bisa melakukan rotasi.
Laskar Joko Tingkir masih memiliki Serdjan Lopicic, gelandang cerdas sekaligus produktif. Jika pemain ini terus berada dalam performa terbaiknya, maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan Persela. Eduard Tjong juga tidak takut jika harus melakukan rotasi kembali.
“Kami tetap bisa menang lawan Persiram karena organisasi tim tetap berjalan walau ada rotasi pemain. Kami siap kalau memang ada pemain yang masih absen,” ungkap Eduard. Soal Lopicic, dia mengaku senang dengan kontribusinya, baik berupa gol maupun assist.
“Lopicic telah menjadi pemain vital di Persela dan tentu saya terus menunggu permainan terbaiknya di setiap pertandingan,” tandas Edu. Persela Lamongan yang kini berada di posisi dua klasemen, masih dalam suasana ulang tahun klub yang ke-47 dan akan dijadikan pelecut semangat meraih poin absolut.
Sementara, kubu Persiba Bantul sepertinya sudah lemah sebelum bertanding. Mereka menyatakan kans mencuri angka di Surajaya sangat sulig dan pilih membidik pertandingan lawan Persepam Madura United sebagai ajang menambah poin di tour Jawa Timur.
Pelatih Persiba Sajuri Sjahid berujar, Persela menunjukkan konsistensi luar biasa saat bermain di kandang. Dia meyakini sangat sulit untuk mendapatkam angka di Lamongan. “Persela bisa mengalahkan tim besar di Lamongan. Kami akan sangat sulit walau sekadar mencari satu angka,” ujar Sajuri Sjahid.
Ucapan Sajuri bisa bermakna ganda, yakni antara realistis atau mencoba mengelabui kekuatan Persela. Yang pasti dengan catatan tak pernah menang, memang terlampau sulit bagi Persiba untuk memutus rekor tuan rumah yang selalu menang di kandang.
“Kami akan mencoba menghadang pergerakan pemain Persela yang kuat di lini tengah, baik sayap maupun pemain gelandang. Bagi Persiba, mendapatkan satu poin saja di Lamongan sudah sangat luar biasa. Kami akan melakukan apa yang kami bisa sebaik mungkin,” ujar Sajuri.(sin/fbi)
Persela Lamongan (4-5-1):
Khoirul Huda (gk), Taufik Kasrun, Roman Golian, Dodok Anang, Eky Taufik; Zaenal Arifin, Serdjan Lopicic, Radikal Idealis, Danu Rosade, Arif Ariyanto; Bijahil Chalwa.
Persiba Bantul (4-4-2):
Wahyu Tri Nugroho (gk), Slamet Widodo, Eduardo Bizarro, Satrio Aji, Johan Ibo; Arwin Rabdha, Abdul Majid Mony, Ugik Sugiyanto, Jejen Zainal; Emile Mbamba, Ngon A Djam
Update informasi seputar Persela Lamongan dan Kota Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Portal Berita Lamongan Terkini.
Klik Disini untuk mengetahui Jadwal Lengkap Persela Lamongan
Sabtu, 19 April 2014
Read more...
Persela U-21 Dapat Target Juara
Kabarlamongan.com : Lamongan - Kompetisi Indonesia Super League (ISL) U-21 akan segera bergulir. Laskar Joko Tingkir Muda, Persela U 21, Kamis pagi (17/4) diberangkatkan Bupati Fadeli menuju Bangkalan untuk berlaga di ajang ISL U 21 musim keenam. Sebagai penyandang dua gelar juara ISL U21, Persela U 21 tahun ini juga ditarget juara.
Di edisi kali ini yang memakai sistem grup, Persela U 21 bergabung di grup yang sama dengan Persebaya, Persegres Gresik United, Persepam Madura dan Persik Kediri. Selepas dari Pendopo Lokatantra Lamongan, tim muda ini sampai di Bangkalan siang harinya.
“Persela U 21 ini sudah berpengalaman juara hingga dua kali. Yakni di musim kompetisi 2010-2011 dan 2011-2012. Dari lima edisi kompetisi sebelumnya itu, hanya Persela U 21 yang bisa juara hingga dua kali, “ ungkap Fadeli.
Fadeli meyakinkan pasukan muda itu agar bisa berprestasi. Dia juga memberi wejangan, jika mampu berprestasi di U 21 tentu prestasi di level senior tinggal menanti.
Dia kemudian mencontohkan jebolan level junior, Eky Taufik yang dipanggil masuk pemain timnas U 23.
Selain Persela U 21, yang pernah juara di gelaran ini adalah Pelita Jaya U 21, Persib Bandung U21, dan Sriwijaya FC U21. (fbi)
Update Informasi mengenai Kota Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Portal Berita Lamongan Terkini.
Jadwal Lengkap Persela Lamongan Pada ISL 2014 Klik Disini
Di edisi kali ini yang memakai sistem grup, Persela U 21 bergabung di grup yang sama dengan Persebaya, Persegres Gresik United, Persepam Madura dan Persik Kediri. Selepas dari Pendopo Lokatantra Lamongan, tim muda ini sampai di Bangkalan siang harinya.
“Persela U 21 ini sudah berpengalaman juara hingga dua kali. Yakni di musim kompetisi 2010-2011 dan 2011-2012. Dari lima edisi kompetisi sebelumnya itu, hanya Persela U 21 yang bisa juara hingga dua kali, “ ungkap Fadeli.
Fadeli meyakinkan pasukan muda itu agar bisa berprestasi. Dia juga memberi wejangan, jika mampu berprestasi di U 21 tentu prestasi di level senior tinggal menanti.
Dia kemudian mencontohkan jebolan level junior, Eky Taufik yang dipanggil masuk pemain timnas U 23.
Selain Persela U 21, yang pernah juara di gelaran ini adalah Pelita Jaya U 21, Persib Bandung U21, dan Sriwijaya FC U21. (fbi)
Update Informasi mengenai Kota Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Portal Berita Lamongan Terkini.
Jadwal Lengkap Persela Lamongan Pada ISL 2014 Klik Disini
Kamis, 17 April 2014
Read more...
Persela Optimis Sapu Bersih Sisa Laga Kandang
Kabarlamongan.com : Lamongan – Persela Lamongan semakin optimis untuk menyapu bersih sisa laga kandang pada putaran pertama mereka dengan poin 3. Tersebut semakin mendekati kenyataan, mengingat satu laga sisa mereka saat bermain di Stadiun Surajaya Lamongan dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) yakni menjamu Persiba Bantul yang notabenenya adalah tim penghuni juru kunci Grup Wilayah Timur, Sabtu (19/4.
Setelah menghadapi Persiba, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir bakal kembali menjajal peruntungan di laga away, yakni lawan Persiba Balikpapan dan Persisam Samarinda. Laga kontra Persiba Bantul jelas masih sangat krusial bagi Persela yang kini berada di posisi dua klasemen sementara ISL wilayah Timur. Tambahan tiga angka lagi sementara akan membuat tim pujaan LA Mania semakin nyaman di papan atas.
Pada laga akhir pekan ini, staf pelatih Persela berharap komposisi bisa lebih lengkap dibanding saat mengalahkan Persiram Raja Ampat. Di laga yang berakhir 2-1 tersebut tidak ditemui nama Addison Alves, Catur Pamungkas dan Suroso di daftar susunan pemain.
"Kondisi mereka terus membaik, tapi saya sendiri belum bisa memastikan apakah sudah bisa bermain lawan Persiba. Saya jelas berharap tim lebih lengkap walau Persela bisa mengalahkan Persiram dengan kondisi pincang," tutur Pelatih Persela Lamongan, Eduard Tjong.
Menepinya sejumlah pemain membuat Persela lebih seret dan menciptakan dua gol ke jala Persiram. Padahal sebelumnya tim asal pesisir utara Jawa Timur ini membolongi jala rivalnya dengan minimal tiga gol. Eduard mengakui timnya kurang maksimal karena banyak pemain yang absen, meski begitu ia menyebut timnya tahan banting dalam situasi sulit.
"Lawan Persiram adalah situasi tersulit Persela karena kehilangan pemain. Tapi kami membuktikan bisa tahan banting dan keinginan untuk menang tetap besar dalam kondisi apa pun," tutup Edu. (snd/fbi)
Update informasi seputar Kota Lamongan, hanya di Kabarlamongan.com, Berita Lamongan Terkini.
Setelah menghadapi Persiba, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir bakal kembali menjajal peruntungan di laga away, yakni lawan Persiba Balikpapan dan Persisam Samarinda. Laga kontra Persiba Bantul jelas masih sangat krusial bagi Persela yang kini berada di posisi dua klasemen sementara ISL wilayah Timur. Tambahan tiga angka lagi sementara akan membuat tim pujaan LA Mania semakin nyaman di papan atas.
Pada laga akhir pekan ini, staf pelatih Persela berharap komposisi bisa lebih lengkap dibanding saat mengalahkan Persiram Raja Ampat. Di laga yang berakhir 2-1 tersebut tidak ditemui nama Addison Alves, Catur Pamungkas dan Suroso di daftar susunan pemain.
"Kondisi mereka terus membaik, tapi saya sendiri belum bisa memastikan apakah sudah bisa bermain lawan Persiba. Saya jelas berharap tim lebih lengkap walau Persela bisa mengalahkan Persiram dengan kondisi pincang," tutur Pelatih Persela Lamongan, Eduard Tjong.
Menepinya sejumlah pemain membuat Persela lebih seret dan menciptakan dua gol ke jala Persiram. Padahal sebelumnya tim asal pesisir utara Jawa Timur ini membolongi jala rivalnya dengan minimal tiga gol. Eduard mengakui timnya kurang maksimal karena banyak pemain yang absen, meski begitu ia menyebut timnya tahan banting dalam situasi sulit.
"Lawan Persiram adalah situasi tersulit Persela karena kehilangan pemain. Tapi kami membuktikan bisa tahan banting dan keinginan untuk menang tetap besar dalam kondisi apa pun," tutup Edu. (snd/fbi)
Update informasi seputar Kota Lamongan, hanya di Kabarlamongan.com, Berita Lamongan Terkini.
Pasca Kalahkan Persiram, Kini Persela Bersiap Hadapi Persiba
Kabarlamongan.com : Lamongan - Rekor kemenangan sempurna di Stadion Surajaya Lamongan berhasil dipertahankan Persela Lamongan pasca mengalahkan tim kuat Persiram Rajaampat. Persela Lamongan berhasil menaklukan perlawanan sengit Persiram dengan skor 2-1. Pelatih Persela Eduard Tjong menyebut kemenangan atas Persiram bukan perkara mudah.
Dalam sesi jumpa pers Eduard mengatakan, kemenangan terasa berat karena Persela tampil pincang. Pemain pilar seperti Addison Alves, Suroso, dan Catur Pamungkas tak bisa diturunkan karena masalah kebugaran dan cedera yang diperolehan di jeda kompetisi.
"Tanpa Addison, lini depan kami terlihat sulit menusuk pertahanan lawan. Hal ini membuat lini belakang Persiram keenakan. Mereka bisa bermain lepas dan sering naik ke depan," papar pelatih yang akrab disapa Edu ini.
Kondisi gelandang Arif Ariyanto juga belum fit. Namun Edu tetap menurunkan Arif menggantikan Mario Rokhmanto yang mengalami cedera pada menit ke-34. "Materi pemain kami sangat terbatas. Hal itu membuat kami sempat keteteran. Hari ini pertandingan amat melelahkan dan berat untuk kami," jabarnya.
Sementara itu pelatih Persiram, Gomes de Oliveira tak memberikan keterangan apapun. Sebab Gomes tak hadir dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Disisi lain, Sabtu mendatang (19/04) Persela akan kembali menjamu tim Persiba Bantul di Stadion Surajaya Lamongan. Misi menjaga keperawanan kandang akan kembali dipasang, mengingat dari segi klasmen sementara ISL, Persela menduduki peringkat kedua, sedangkan sang calon lawan menduduki peringkat buncit Indonesia Super League (ISL) 2014. (bla/fbi)
Update informasi seputar kota Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Portal Berita Lamongan Terkini.
Dalam sesi jumpa pers Eduard mengatakan, kemenangan terasa berat karena Persela tampil pincang. Pemain pilar seperti Addison Alves, Suroso, dan Catur Pamungkas tak bisa diturunkan karena masalah kebugaran dan cedera yang diperolehan di jeda kompetisi.
"Tanpa Addison, lini depan kami terlihat sulit menusuk pertahanan lawan. Hal ini membuat lini belakang Persiram keenakan. Mereka bisa bermain lepas dan sering naik ke depan," papar pelatih yang akrab disapa Edu ini.
Kondisi gelandang Arif Ariyanto juga belum fit. Namun Edu tetap menurunkan Arif menggantikan Mario Rokhmanto yang mengalami cedera pada menit ke-34. "Materi pemain kami sangat terbatas. Hal itu membuat kami sempat keteteran. Hari ini pertandingan amat melelahkan dan berat untuk kami," jabarnya.
Sementara itu pelatih Persiram, Gomes de Oliveira tak memberikan keterangan apapun. Sebab Gomes tak hadir dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.
Disisi lain, Sabtu mendatang (19/04) Persela akan kembali menjamu tim Persiba Bantul di Stadion Surajaya Lamongan. Misi menjaga keperawanan kandang akan kembali dipasang, mengingat dari segi klasmen sementara ISL, Persela menduduki peringkat kedua, sedangkan sang calon lawan menduduki peringkat buncit Indonesia Super League (ISL) 2014. (bla/fbi)
Update informasi seputar kota Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Portal Berita Lamongan Terkini.
Rabu, 16 April 2014
Read more...
Didik Optimis Bisa Kalahkan Tim Asuhan Gomes
Kabarlamongan.com : Lamongan - Tampaknya pertandingan antara Persela Lamongan yang akan menjamu tamunya Persiram Rajaampat tidak akan mengalami perubahan jadwal. Pertandingan pun akan tetap digelar pada Selasa (15/4) di Staidon Surajaya Lamongan, akan tetapi sebelumnya dijadwalkan pukul 19.00 akan diajukan menjadi 15.30 sore.
Dengan tidak adanya perubahan jadwal, praktis, pertandingan tinggal sehari besok. Kepastian tersebut didapat dari Panitia Pelaksana (Panpel) Persela. Kubu Persiram sudah menginformasikan bahwa pagi ini mereka melakukan uji coba lapangan. “Jadi, perubahan pertandingan malam menjadi sore saja,” kata Wakil Sekretaris Persela Muji Santoso, Minggu (13/4).
Bagi Persela, tidak adanya perubahan jadwal tidak menjadi soal. Sebab, persiapan sudah dilakukan secara matang. Bahkan, kondisi tim pincang karena beberapa pemain mengalami cedera juga tidak lagi menjadi masalah. Pelatih Persela Eduard Tjong sudah menyiapkan pemain alternatif.
Bahkan, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut lebih percaya diri (pede). Pertimbangannya hanya melihat siapa pelatih Persiram. Yakni, Gomez de Oliveira yang musim lalu mengarsiteki Persela. Tapi, dia didepak di tengah perjalanan putaran pertama. Alasannya, Gomez yang berasal Brasil itu tidak mampu mengerek prestasi Persela. Salah satu buktinya, Persela dikalahkan Persiram dengan skor telak 1-3.
Akhirnya, Didik Ludianto yang sebelumnya adalah asisten diangkat menjadi karteker pelatih. Ternyata, dia bisa membawa prestasi lumayan. Setidaknya, hal tersebut ditunjukkan dengan keberhasilan tim asuhannya menahan imbang Persiram di kandangnya, Papua, dengan skor 1-1.
Kenyataan itu yang menjadi modal Persela pada pertandingan Selasa besok. Setidaknya, Didik merasa lebih unggul daripada Gomez. "Ya, tidak seperti itu. Tapi, setidaknya kita kan tahu karakter kepelatihan dia. Mudah-mudahan, pada pertandingan besok, kita bisa mengalahkan dia," ujarnya.
Pastinya, lanjut Didik, pertandingan melawan Persiram merupakan pertandingan seru. Persiram mencatatkan rekor tidak terkalahkan lima kali berturut-turut. Sementara itu, tim tuan rumah Persela juga memiliki tren positif setelah menang dua pertandingan di kandang. "Dua sisa pertandingan di kandang sudah kami sepakati untuk tetap disapu bersih," katanya.(jpn/fbi)
Update terus informasi seputar Kota Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Portal Berita Lamongan Terkini
Dengan tidak adanya perubahan jadwal, praktis, pertandingan tinggal sehari besok. Kepastian tersebut didapat dari Panitia Pelaksana (Panpel) Persela. Kubu Persiram sudah menginformasikan bahwa pagi ini mereka melakukan uji coba lapangan. “Jadi, perubahan pertandingan malam menjadi sore saja,” kata Wakil Sekretaris Persela Muji Santoso, Minggu (13/4).
Bagi Persela, tidak adanya perubahan jadwal tidak menjadi soal. Sebab, persiapan sudah dilakukan secara matang. Bahkan, kondisi tim pincang karena beberapa pemain mengalami cedera juga tidak lagi menjadi masalah. Pelatih Persela Eduard Tjong sudah menyiapkan pemain alternatif.
Bahkan, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut lebih percaya diri (pede). Pertimbangannya hanya melihat siapa pelatih Persiram. Yakni, Gomez de Oliveira yang musim lalu mengarsiteki Persela. Tapi, dia didepak di tengah perjalanan putaran pertama. Alasannya, Gomez yang berasal Brasil itu tidak mampu mengerek prestasi Persela. Salah satu buktinya, Persela dikalahkan Persiram dengan skor telak 1-3.
Akhirnya, Didik Ludianto yang sebelumnya adalah asisten diangkat menjadi karteker pelatih. Ternyata, dia bisa membawa prestasi lumayan. Setidaknya, hal tersebut ditunjukkan dengan keberhasilan tim asuhannya menahan imbang Persiram di kandangnya, Papua, dengan skor 1-1.
Kenyataan itu yang menjadi modal Persela pada pertandingan Selasa besok. Setidaknya, Didik merasa lebih unggul daripada Gomez. "Ya, tidak seperti itu. Tapi, setidaknya kita kan tahu karakter kepelatihan dia. Mudah-mudahan, pada pertandingan besok, kita bisa mengalahkan dia," ujarnya.
Pastinya, lanjut Didik, pertandingan melawan Persiram merupakan pertandingan seru. Persiram mencatatkan rekor tidak terkalahkan lima kali berturut-turut. Sementara itu, tim tuan rumah Persela juga memiliki tren positif setelah menang dua pertandingan di kandang. "Dua sisa pertandingan di kandang sudah kami sepakati untuk tetap disapu bersih," katanya.(jpn/fbi)
Update terus informasi seputar Kota Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Portal Berita Lamongan Terkini
Senin, 14 April 2014
Read more...
Persela Siap Jaga Keangkeran Surajaya
Kabarlamongan.com : Lamongan - Jelang laga Persela Lamongan menghadapi Persiram Rajaampat di Stadion Gelora Surajaya Lamongan 15 April mendatang, tim tuan rumah berharap mampu menjaga kesucian kandang mereka. Anak asuh Eduard Tjong pun mulai fokus latihan fisik dan mental untuk mempertahankan performa apik jika bermain di Lamongan.
Memang diketahui, rekor selalu menang di Surajaya terus ditanamkan pada diri pemain. Dari seluruh laga home Laskar Joko tingkir seluruhnya berhasil memetik poin penuh. Tak hanya itu, Tim Kota Soto pun selalu mencetak tiga gol di setiap laga di Stadion Surajaya.
"Tiga laga home selalu menang harus diteruskan. Kami sudah cetak sembilan gol pada pertandingan di kandang sendiri. Ini prestasi bagus yang membanggakan," sebut Didik Ludianto, asisten pelatih Persela, Jumat (11/4/2014).
Gambaran formasi permainan untuk menghadapi Persiram, kata Didik, sudah mulai diterapkan ketika Persela melakukan uji coba lawan Persebo Bondowoso.
Laga tersebut dimanfaatkan Khoirul Huda dkk melakukan persiapan lanjutan kompetisi.
Didik mengaku, sudah tahu gambaran kekuatan Persiram yang kini diarsiteki Gomes de Oliviera.
Pemain-pemain yang dimiliki Persiram juga cukup bagus. Solosa dan pemain asing Messi juga dinilai merupakan pemain berkualitas.
Gomes sendiri, lanjut Didik juga sudah tahu kekuatan Persela. Maklum, Gomes pernah jadi arsitek di tim Laskar Joko Tingkir. Mereka pasti ingin meraih angka supaya status tidak pernah kalah di ISL tetap terjaga.
"Gomes sudah tahu kita, tapi kami sudah siap dengan kemampuan sendiri. Kami ingin meneruskan rekor selalu menang," harap Didik dengan rasa optimistis tinggi.
Persela merasa yakin bisa mengatasi Persiram, karena Didik juga pernah punya cacatan manis ketika bertarung menghadapi Persiram di kandang lawan.
Saat itu Persela mampu memperoleh angka atas tuan rumah Persiram.
"Kami fokus dan pikirkan tim diri sendiri. Kemenangan sudah jadi target kami setiap bermain di kandang," aku Didik.
Karena pertandingan kian dekat, Persela kian memantapkan skuadnya. Persiapan akhir diisi dengan rutinitas latihan yang difokuskan menghadapi tim asal Raja Ampat itu.
"Persiram tim bagus, mereka belum kalah di ISL," ungkap Didik.
Catatan bagus Persiram akan diuji dengan rekor tiga pertandingan Persela yang selalu menang di Surajaya.
Kemenangan Persela dihasilkan ketika membantai Persebaya, PSM Makassar dan Persepam Madura United (MU). Tiga tim tersebut dibuat takluk dengan kekalahan cukup telak. (sry/fbi)
Update terus informasi seputar Kabupaten Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Portal Berita Lamongan Terkini.
Memang diketahui, rekor selalu menang di Surajaya terus ditanamkan pada diri pemain. Dari seluruh laga home Laskar Joko tingkir seluruhnya berhasil memetik poin penuh. Tak hanya itu, Tim Kota Soto pun selalu mencetak tiga gol di setiap laga di Stadion Surajaya.
"Tiga laga home selalu menang harus diteruskan. Kami sudah cetak sembilan gol pada pertandingan di kandang sendiri. Ini prestasi bagus yang membanggakan," sebut Didik Ludianto, asisten pelatih Persela, Jumat (11/4/2014).
Gambaran formasi permainan untuk menghadapi Persiram, kata Didik, sudah mulai diterapkan ketika Persela melakukan uji coba lawan Persebo Bondowoso.
Laga tersebut dimanfaatkan Khoirul Huda dkk melakukan persiapan lanjutan kompetisi.
Didik mengaku, sudah tahu gambaran kekuatan Persiram yang kini diarsiteki Gomes de Oliviera.
Pemain-pemain yang dimiliki Persiram juga cukup bagus. Solosa dan pemain asing Messi juga dinilai merupakan pemain berkualitas.
Gomes sendiri, lanjut Didik juga sudah tahu kekuatan Persela. Maklum, Gomes pernah jadi arsitek di tim Laskar Joko Tingkir. Mereka pasti ingin meraih angka supaya status tidak pernah kalah di ISL tetap terjaga.
"Gomes sudah tahu kita, tapi kami sudah siap dengan kemampuan sendiri. Kami ingin meneruskan rekor selalu menang," harap Didik dengan rasa optimistis tinggi.
Persela merasa yakin bisa mengatasi Persiram, karena Didik juga pernah punya cacatan manis ketika bertarung menghadapi Persiram di kandang lawan.
Saat itu Persela mampu memperoleh angka atas tuan rumah Persiram.
"Kami fokus dan pikirkan tim diri sendiri. Kemenangan sudah jadi target kami setiap bermain di kandang," aku Didik.
Karena pertandingan kian dekat, Persela kian memantapkan skuadnya. Persiapan akhir diisi dengan rutinitas latihan yang difokuskan menghadapi tim asal Raja Ampat itu.
"Persiram tim bagus, mereka belum kalah di ISL," ungkap Didik.
Catatan bagus Persiram akan diuji dengan rekor tiga pertandingan Persela yang selalu menang di Surajaya.
Kemenangan Persela dihasilkan ketika membantai Persebaya, PSM Makassar dan Persepam Madura United (MU). Tiga tim tersebut dibuat takluk dengan kekalahan cukup telak. (sry/fbi)
Update terus informasi seputar Kabupaten Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Portal Berita Lamongan Terkini.
Jumat, 11 April 2014
Read more...
Suroso, Alves, dan Catur Diragukan Tampil Lawan Persiram
Kabarlamongan.com : Lamongan - Jajaran pelatih Persela Lamongan sedikit merasa lega. Pasalnya beberapa pemain yang sempat tumbang akibat cedera dan sakit, kini mulai membaik kebugarannya, dan berharap bisa dimainkan melawan Persiram Raja Ampat di Stadion Surajaya, Selasa (15/4). Diberitakan sebelumnya, Suroso, Feri Ariawan, Catur Pamungkas, Addison Alves, Burhanudin, Srdjan Lopicic, Danu Rhosade, Bangkit Sabili, dan Arif Ariyanto, harus menepi dari latihan tim.
Namun tiga pemain yang rutin menempati line up kemungkinan besar tidak akan bisa bermain lawan persiram rajaampat, mengingat mereka mengalami cedera engkel kala berlatih di Lapangan Deket. Ketiga pemain yang belum pulih 100 persen itu adalah, bek Suroso, gelandang Catur Pamungkas, dan striker Addison Alves. Sedangkan gelandang Arif Ariyanto sedikit beruntung, karena ia sudah dalam tahap pemulihan kondisi usai terserang demam.
“Empat dari sembilan pemain yang cedera dan sakit, masih belum pulih 100 persen. Mereka butuh istirahat lebih lama lagi,” ungkap asisten pelatih Didik Ludiyanto.
Kemenangan atas Persiram berpotensi mengerek posisi Persela di klasemen sementara. Tambahan tiga poin akan membuat Laskar Joko Tingkir bisa menempati posisi runner-up, atau malah menyalip Mitra Kukar di puncak klasemen.
Menjamu Persiram adalah laga home keempat bagi Persela di ISL musim ini. Sebelumnya, Laskar Joko Tingkir sukses membekuk tiga tamunya yakni, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan Persepam Madura United. Persela bertekad, menjadikan Persiram sebagai korban keempat di Stadion Surajaya.
“Kami fokus mempersiapkan tim untuk laga menjamu Persiram. Waktunya kian dekat, jadi kami harus memanfaatkan waktu yang tersisa ini secara maksimal,” ujar Didik.
“Kami sudah mulai adaptasi. Situasi pertandingan saat lawan Persiram nanti, coba kami ciptakan dalam sesi latihan. Kemudian kami simulasikan. Intinya, kami harus bisa mengecoh empat pemain bertahan Persiram," pungkasnya. (gl/fbi)
Update terus informasi seputar Kabupaten Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Portal Berita Lamongan Terkini.
Namun tiga pemain yang rutin menempati line up kemungkinan besar tidak akan bisa bermain lawan persiram rajaampat, mengingat mereka mengalami cedera engkel kala berlatih di Lapangan Deket. Ketiga pemain yang belum pulih 100 persen itu adalah, bek Suroso, gelandang Catur Pamungkas, dan striker Addison Alves. Sedangkan gelandang Arif Ariyanto sedikit beruntung, karena ia sudah dalam tahap pemulihan kondisi usai terserang demam.
“Empat dari sembilan pemain yang cedera dan sakit, masih belum pulih 100 persen. Mereka butuh istirahat lebih lama lagi,” ungkap asisten pelatih Didik Ludiyanto.
Kemenangan atas Persiram berpotensi mengerek posisi Persela di klasemen sementara. Tambahan tiga poin akan membuat Laskar Joko Tingkir bisa menempati posisi runner-up, atau malah menyalip Mitra Kukar di puncak klasemen.
Menjamu Persiram adalah laga home keempat bagi Persela di ISL musim ini. Sebelumnya, Laskar Joko Tingkir sukses membekuk tiga tamunya yakni, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan Persepam Madura United. Persela bertekad, menjadikan Persiram sebagai korban keempat di Stadion Surajaya.
“Kami fokus mempersiapkan tim untuk laga menjamu Persiram. Waktunya kian dekat, jadi kami harus memanfaatkan waktu yang tersisa ini secara maksimal,” ujar Didik.
“Kami sudah mulai adaptasi. Situasi pertandingan saat lawan Persiram nanti, coba kami ciptakan dalam sesi latihan. Kemudian kami simulasikan. Intinya, kami harus bisa mengecoh empat pemain bertahan Persiram," pungkasnya. (gl/fbi)
Update terus informasi seputar Kabupaten Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Portal Berita Lamongan Terkini.
Persela Antisipasi Strategi Baru Jika Hujan
Kabarlamongan.com : Lamongan - Hujan yang beberapa hari ini terus mengguyur Kota Lamongan membuat jajaran pelatih Persela Lamongan harus berfikir ekstra. Pasalnya bukan tidak mungkin jika pertandingan selanjutnya kala si Laskar Joko Tingkir akan menjamu tamunya Persiram Rajaampat di Stadiun Gelora Surajaya akan diguyur hujan lebat.
Jajaran pelatih berharap agar tim pujaan La mania mampu menyiasati diri saat bermain di bawah guyuran hujan lebat.
Namun, setidaknya Persela sudah banyak belajar dalam menghadapi pertandingan di bawah guyuran hujan deras. Pasalnya, saat beruji coba lawan Persebo Bondowoso, di Stadion Surajaya, Selasa (8/4/2014), kedua tim bermain dalam guyuran hujan lebat. Di laga uji coba ini, Persela menekuk Persebo dengan skor tipis 3-2.
“Lawan Persebo kemarin, Lamongan hujan lebat. Guyuran air membuat lapangan licin dan membatasi pergerakan para pemain. Situasi seperti inilah yang harus pandai-pandai disiasati Persela saat menjamu Persiram nanti.Sebab bukan tidak mungkin hujan akan mengguyur Lamongan lagi saat Persela menjamu Persiram,” kata Didik Ludiyanto, asisten pelatih Persela, Kamis (10/4/2014).
Dijelaskan Didik, bermain dalam guyuran hujan lebat saat menghadapi Persebo lalu, kualitas passing dan control ball pemain menjadi buruk, akurasinya sangat lemah.
Akibatnya, Srdjan Lopicic dkk tidak bisa menerapkan skema permainan bola-bola pendek yang cepat. Dengan kata lain, Persela tidak hanya melawan musuhnya di lapangan, tapi juga harus ‘melawan’ hujan.
“Dalam situasi seperti ini, terpaksa kami bermain dengan mengandalkan bola-bola panjang. Skema bola-bola pendek sulit dilakukan. Selain lapangan licin, bola yang menggelinding di permukaan lapangan juga sering tersendat,” ucap Didik.
Di kompetisi LSI wilayah timur musim ini, Persela belum terkalahkan di kandangnya sendiri. Tiga tamunya, semuanya dilibas tanpa ampun. Tim kaya raya bertabur bintang, Persebaya Surabaya, dihajar 3-0, PSM Makassar dibekuk 3-1, dan Persepam Madura United dihantam 3-0.
“Sembilan gol di laga kandang, dan hanya kebobolan satu gol, adalah pencapaian bagus di musim ini. Prestasi ini harus ditingkatkan, kami memburu kemenangan kandang keempat saat menjamu Persiram nanti,” kelakar Didik.
Di musim ini, total Persela sudah melakoni enam pertandingan dengan rincian menang tiga kali, seri satu kali, dan kalah dua kali. Di klasemen sementara, Laskar Joko Tingkir berada di peringkat empat dengan kumpulan 10 poin.
Persela berada di bawah Mitra Kukar sebagai pemuncak klasemen, Persiram di runner up, dan Persebaya di peringkat ketiga. (sry/fbi)
Update terus informasi kabupaten Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Berita Lamongan Terkini
Jajaran pelatih berharap agar tim pujaan La mania mampu menyiasati diri saat bermain di bawah guyuran hujan lebat.
Namun, setidaknya Persela sudah banyak belajar dalam menghadapi pertandingan di bawah guyuran hujan deras. Pasalnya, saat beruji coba lawan Persebo Bondowoso, di Stadion Surajaya, Selasa (8/4/2014), kedua tim bermain dalam guyuran hujan lebat. Di laga uji coba ini, Persela menekuk Persebo dengan skor tipis 3-2.
“Lawan Persebo kemarin, Lamongan hujan lebat. Guyuran air membuat lapangan licin dan membatasi pergerakan para pemain. Situasi seperti inilah yang harus pandai-pandai disiasati Persela saat menjamu Persiram nanti.Sebab bukan tidak mungkin hujan akan mengguyur Lamongan lagi saat Persela menjamu Persiram,” kata Didik Ludiyanto, asisten pelatih Persela, Kamis (10/4/2014).
Dijelaskan Didik, bermain dalam guyuran hujan lebat saat menghadapi Persebo lalu, kualitas passing dan control ball pemain menjadi buruk, akurasinya sangat lemah.
Akibatnya, Srdjan Lopicic dkk tidak bisa menerapkan skema permainan bola-bola pendek yang cepat. Dengan kata lain, Persela tidak hanya melawan musuhnya di lapangan, tapi juga harus ‘melawan’ hujan.
“Dalam situasi seperti ini, terpaksa kami bermain dengan mengandalkan bola-bola panjang. Skema bola-bola pendek sulit dilakukan. Selain lapangan licin, bola yang menggelinding di permukaan lapangan juga sering tersendat,” ucap Didik.
Di kompetisi LSI wilayah timur musim ini, Persela belum terkalahkan di kandangnya sendiri. Tiga tamunya, semuanya dilibas tanpa ampun. Tim kaya raya bertabur bintang, Persebaya Surabaya, dihajar 3-0, PSM Makassar dibekuk 3-1, dan Persepam Madura United dihantam 3-0.
“Sembilan gol di laga kandang, dan hanya kebobolan satu gol, adalah pencapaian bagus di musim ini. Prestasi ini harus ditingkatkan, kami memburu kemenangan kandang keempat saat menjamu Persiram nanti,” kelakar Didik.
Di musim ini, total Persela sudah melakoni enam pertandingan dengan rincian menang tiga kali, seri satu kali, dan kalah dua kali. Di klasemen sementara, Laskar Joko Tingkir berada di peringkat empat dengan kumpulan 10 poin.
Persela berada di bawah Mitra Kukar sebagai pemuncak klasemen, Persiram di runner up, dan Persebaya di peringkat ketiga. (sry/fbi)
Update terus informasi kabupaten Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Berita Lamongan Terkini
Lawan Bondowoso Sore Ini, Siapkan Pemain Lapis
Kabarlamongan.com : Lamongan - Sore ini Persela Lamongan akan bermain pada laga ujicoba melawan Persebo Bondowoso di Stadion Surajaya Lamongan. Sebenarnya laga melawan Bondowoso akan digelar Jumat lalu (4/4/2014), namun karen badai cedera sedang menghantam Laskar joko tingkir, maka laga ditunda hingga sore ini (7/72014).
Pelatih Persela Lamongan, Eduard Tjong mengaku akan menurunkan beberapa pemain yang biasanya kurang dimainkan, mengingat ada sembilan pemain Persela yang terpaksa absen karena kondisinya belum seratus persen. Mereka adalah Suroso, Feri Ariawan, Catur Pamungkas, Burhanuddin dan Addison Alves mengalami cedera. Sementara, Danu Rosade, Bangkit Sabili, Srdan Lopicic, dan Arif Ariyanto mengalami sakit.
"Kita sudah siapkan pengganti mereka misalnya, Radikal Idealis itu kita pasang menggantikan Burhanuddin dan Mario menggantikan Ariawan," ujar Eduard ketika dihubungi.
Eduard menambahkan, ujicoba melawan Bondowoso berguna untuk mematangkan para pemain pengganti tersebut. Pasalnya, dia tidak ingin para pemain kaget saat langsung diturunkan di ISL yang akan mulai bergulir pekan ini pasca pemilihan legislatif.
Di lain sisi, beberapa pemain yang cedera, dikatakan Eduard sudah lebih membaik. Namun demikian, Eduard mengaku tetap mengontrol kondisi para pemain melalui terapi yang dijalani mereka.
“Sementara ada yang telah membaik seperti Danu, Addison, Zaenal Abidin, Ferry, dan Catur. Khusus untuk Danu dia menderita tipes jadi tidak melakukan terapi dan harus istirahat,” katanya.
Persela saat ini duduk diperingkat empat klasemen sementara ISL dengan poin 10. Torehan itu terpaut tiga angka dari Mitra Kukar yang duduk di puncak klasemen dengan poin 13. Mereka akan memulai kembali ISL dengan menjamu Persiram Raja Ampat, Selasa (15/4) pekan depan. (snd/fbi)
Baca informasi seputar Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Berita Lamongan Jawa Timur Terkini
Pelatih Persela Lamongan, Eduard Tjong mengaku akan menurunkan beberapa pemain yang biasanya kurang dimainkan, mengingat ada sembilan pemain Persela yang terpaksa absen karena kondisinya belum seratus persen. Mereka adalah Suroso, Feri Ariawan, Catur Pamungkas, Burhanuddin dan Addison Alves mengalami cedera. Sementara, Danu Rosade, Bangkit Sabili, Srdan Lopicic, dan Arif Ariyanto mengalami sakit.
"Kita sudah siapkan pengganti mereka misalnya, Radikal Idealis itu kita pasang menggantikan Burhanuddin dan Mario menggantikan Ariawan," ujar Eduard ketika dihubungi.
Eduard menambahkan, ujicoba melawan Bondowoso berguna untuk mematangkan para pemain pengganti tersebut. Pasalnya, dia tidak ingin para pemain kaget saat langsung diturunkan di ISL yang akan mulai bergulir pekan ini pasca pemilihan legislatif.
Di lain sisi, beberapa pemain yang cedera, dikatakan Eduard sudah lebih membaik. Namun demikian, Eduard mengaku tetap mengontrol kondisi para pemain melalui terapi yang dijalani mereka.
“Sementara ada yang telah membaik seperti Danu, Addison, Zaenal Abidin, Ferry, dan Catur. Khusus untuk Danu dia menderita tipes jadi tidak melakukan terapi dan harus istirahat,” katanya.
Persela saat ini duduk diperingkat empat klasemen sementara ISL dengan poin 10. Torehan itu terpaut tiga angka dari Mitra Kukar yang duduk di puncak klasemen dengan poin 13. Mereka akan memulai kembali ISL dengan menjamu Persiram Raja Ampat, Selasa (15/4) pekan depan. (snd/fbi)
Baca informasi seputar Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Berita Lamongan Jawa Timur Terkini
Senin, 07 April 2014
Read more...
Hari Ini Seluruh Pemain Persela Bisa Ikuti Latihan
Kabarlamongan.com : Lamongan - Kurang dari seminggu kompetisi tertinggi di Indonesia, Indonesia Super League akan dihelat kembali pasca libur panjang akibat persiapan pesta demokrasi Pemilihan Umum Legislatif. Namun satu minggu bukanlah waktu yang panjang untuk mempersiapkan diri jelang dua laga krusial bagi Persela Lamongan, mengingat dua laga homenya akan menghadapi Persiram Rajaampat dan Persiba Bantul.
Setelah lebih dari sebulan berlatih, waktu sepekan mendatang bakal dimanfaatkan secara maksimal. Bagi pelatih Persela, Eduard Tjong, sisa waktu seminggu berlatih dimanfaatkan untuk menghadapi dua tim di Stadion Surajaya Lamongan. Tentu, fokus pertama adalah tim awal yang lebih dulu bertanding. Yakni, Persiram Rajaampat.
Latihan tentu berfokus pada strategi dan taktik yang bakal dipraktikkan saat pertandingan. Bekalnya adalah pengamatan pertandingan tim calon lawan selama ini.
“Persiapan kita dalam seminggu ini langsung berfokus pada pertandingan yang akan datang. Terutama untuk menghadapi Persiram. Karena tim asal Papua ini terlihat begitu tangguh,” ungkapnya Minggu (6/4).
Tetapi, apakah waktu seminggu ini sudah dirasa cukup, padahal banyak anak asuhnya yang cedera belum lama ini? Edu -sapaan akrab Eduard Tjong- menyatakan tidak terlalu mempermasalahkan. Sebab, mulai hari ini, mayoritas pemain bisa mengikuti latihan.
Bahkan, Addison Alves, striker berkewarganegaraan Brasil dan Spanyol, dipastikan bisa mengikuti program latihan secara penuh. Cedera yang dialaminya sudah sembuh. Hal serupa berlaku bagi sejumlah pemain lain yang sebelumnya mengalami cedera.
Ini merupakan kabar gembira bagi publik Lamongan, mengingat hari ini seluruh pemain bisa mengikuti latihan, setelah beberapa minggu harus diistirahatkan lantaran sakit dan cedera.(jpn/fbi)
Setelah lebih dari sebulan berlatih, waktu sepekan mendatang bakal dimanfaatkan secara maksimal. Bagi pelatih Persela, Eduard Tjong, sisa waktu seminggu berlatih dimanfaatkan untuk menghadapi dua tim di Stadion Surajaya Lamongan. Tentu, fokus pertama adalah tim awal yang lebih dulu bertanding. Yakni, Persiram Rajaampat.
Latihan tentu berfokus pada strategi dan taktik yang bakal dipraktikkan saat pertandingan. Bekalnya adalah pengamatan pertandingan tim calon lawan selama ini.
“Persiapan kita dalam seminggu ini langsung berfokus pada pertandingan yang akan datang. Terutama untuk menghadapi Persiram. Karena tim asal Papua ini terlihat begitu tangguh,” ungkapnya Minggu (6/4).
Tetapi, apakah waktu seminggu ini sudah dirasa cukup, padahal banyak anak asuhnya yang cedera belum lama ini? Edu -sapaan akrab Eduard Tjong- menyatakan tidak terlalu mempermasalahkan. Sebab, mulai hari ini, mayoritas pemain bisa mengikuti latihan.
Bahkan, Addison Alves, striker berkewarganegaraan Brasil dan Spanyol, dipastikan bisa mengikuti program latihan secara penuh. Cedera yang dialaminya sudah sembuh. Hal serupa berlaku bagi sejumlah pemain lain yang sebelumnya mengalami cedera.
Ini merupakan kabar gembira bagi publik Lamongan, mengingat hari ini seluruh pemain bisa mengikuti latihan, setelah beberapa minggu harus diistirahatkan lantaran sakit dan cedera.(jpn/fbi)
Badai Cedera Persela Terus Bertambah
Laga Persahabatan Lawan Persebo Pun Tertunda
Kabarlamongan.com : Lamongan - Badai cedera pemain Persela Lamongan terus bertambah, padahal di masa libur kompetisi semacam ini menjadi peluang tim untuk membenahi kualiyas pernainannya, akan tetapi nasib kurang menguntungkan justru dialami tim kebanggaan kota Lamongan ini.
Tercatat di Persela hanya ada 14 pemain yang dalam kondisi fit. Sedangkan sembilan pemain lainnya bergelimpangan karena harus berurusan dengan kebugaran. Lima pemain masih cedera dan empat pemain menderita demam dan gangguan pencernaan. Dua pemain lain masih menjalani kewajiban di Tim Nasional.
Lima pemain yang sudah cedera sejak pekan lalu adalah Addison Alves, Suroso, Feri Ariawan, Catur Pamungkas, serta Burhanudin. Skuad kembali berkurang karena Arif Ariyanto, Serdjan Lopicic, Danu Rosade dan pemain muda, Bangkit Sabily sakit.
Alhasil, hanya berbekal 14 pemain tentu tidak mencukupi untuk menggulirkan program secara optimal. Staf pelatih pun berencana melakukan revisi ujicoba kontra Persebo Bondowoso yang rencana semula dijadwal Jumat (4/4) di Stadion Surajaya, Lamongan.
''Kayaknya memang harus diubah jadwalnya (uji coba). Masih kami bicarakan dengan pihak Persebo, kalau bisa diubah 8 April. Sangat tidak mungkin membawa tim ujicoba dengan hanya 14 pemain yang tersedia,''jelas Didik Ludiyanto, Asisten Pelatih Persela Lamongan.
Jika ditunda menjadi 8 April, Didik berharap minimal pemain yang sakit sudah pulih dan bisa merumput. Toh pada tanggal tersebut pemain yang bergabung tim nasional, kiper Khoirul Huda dan Eky Taufik, sudah kembali bergabung ke Lamongan.
Sedangkan lima pemain yang cedera, belum ada rencana bakal dilibatkan dalam program ujicoba jika belum benar-benar pulih. Didik mengakui pihaknya diliputi kegelisahan menunggu kondisi pemain yang cedera tersebut membaik, sebab masih sulit diperkirakan kapan bakal pulih.
''Untuk pemain yang cedera memang tidak kami paksakan mengikuti program uji coba. Kami tak akan ambil risiko itu. Ditunggu sampai benar-benar pulih. Semoga mereka semua bisa bermain saat kembali ke ISL,''harap Didik.
Laga terdekat Persela adalah kontra Persiram Raja Ampat pada 15 April. Persela sendiri sudah merasakan kurang maksimalnya program karena berkurang kekuatan. Kala berujicoba lawan Persekap Pasuruan pekan lalu, Laskar Joko Tingkir harus susah payah bermain imbang 1-1.
Padahal Persekap satu level di bawah Persela, yakni dari kompetisi Divisi Utama. Persebo Bondowoso yang menjadi lawan selanjutnya juga kontestan Divisi Utama 2014. Alih-alih ingin mendapatkan hasil lebih baik di uji coba, Persela justru harus berhitung dengan pemain yang cedera dan berpotensi mengurangi gereget tim yang sudah terbangun selama ini. (fbi/snd)
Kamis, 03 April 2014
Read more...
Jumat, Persela Gelar Ujicoba Lawan Bondowoso
Kabarlamongan.com : Lamongan - Usai tertahan imbang 1-1 kala menjamu Persekap Pasuruan dalam laga ujicoba, Persela Lamongan kembali akan menggelar ujicoba menghadapi Persebo Bondowoso jum'at mendatang (04/04/2014).
Kali ini Laskar Joko Tingkir, julukan Persela, harus bermain lebih baik lagi, mengingat sebelum menjamu Persiram Raja Ampat, mental pemain sangatlah penting untuk ditingkatkan.
Agenda ini dimaksudkan Persela untuk mengisi masa liburan di kompetisi LSI. Sedangkan Persekap dan Persebo tengah mempersiapkan diri menapaki kompetisi Divisi Utama.
"Jumat besok kami kembali latihan bareng dengan Persebo," tegas Didik Ludiyanto, asisten pelatih Persela, Senin (31/3/2014).
Ditahan imbang 1-1 oleh Persekap memanglah pengalaman pahit bagi Laskar Joko Tingkir. Apalagi, Persekap 'hanyalah' tim dari Divisi Utama. Agar kejadian serupa tidak terulang lagi saat Persela menghadapi Persebo, Didik memiliki beberapa catatan khusus untuk para pemainnya.
"Menghadapi Persekap, masih banyak pemain yang terlihat emosi. Dan hal ini jangan terulang lagi (saat lawan Persebo)," kata Didik.
Dijelaskan Didik, Emosi di lapangan, ungkap Didik, membuat suasana pertandingan menjadi panas. Pemain Persela terlihat terburu-buru ingin mencetak gol ke gawang Persekap. Dan hasilnya justru mengecewakan, Persela hanya mampu melesatkan sebiji gol ke gawang Persekap, itu pun melalui penalti dari Srdjan Lopicic.
"Emosi membuat permainan tidak maksimal. Selain itu, pemain juga kurang tenang, " kata Didik. (fbi/surya)
Kali ini Laskar Joko Tingkir, julukan Persela, harus bermain lebih baik lagi, mengingat sebelum menjamu Persiram Raja Ampat, mental pemain sangatlah penting untuk ditingkatkan.
Agenda ini dimaksudkan Persela untuk mengisi masa liburan di kompetisi LSI. Sedangkan Persekap dan Persebo tengah mempersiapkan diri menapaki kompetisi Divisi Utama.
"Jumat besok kami kembali latihan bareng dengan Persebo," tegas Didik Ludiyanto, asisten pelatih Persela, Senin (31/3/2014).
Ditahan imbang 1-1 oleh Persekap memanglah pengalaman pahit bagi Laskar Joko Tingkir. Apalagi, Persekap 'hanyalah' tim dari Divisi Utama. Agar kejadian serupa tidak terulang lagi saat Persela menghadapi Persebo, Didik memiliki beberapa catatan khusus untuk para pemainnya.
"Menghadapi Persekap, masih banyak pemain yang terlihat emosi. Dan hal ini jangan terulang lagi (saat lawan Persebo)," kata Didik.
Dijelaskan Didik, Emosi di lapangan, ungkap Didik, membuat suasana pertandingan menjadi panas. Pemain Persela terlihat terburu-buru ingin mencetak gol ke gawang Persekap. Dan hasilnya justru mengecewakan, Persela hanya mampu melesatkan sebiji gol ke gawang Persekap, itu pun melalui penalti dari Srdjan Lopicic.
"Emosi membuat permainan tidak maksimal. Selain itu, pemain juga kurang tenang, " kata Didik. (fbi/surya)
Senin, 31 Maret 2014
Read more...
Recently Commented
Recent Entries
Info Persela
Berita Lamongan Jawa Timur Terkini
Diberdayakan oleh Blogger.






