510 Anak Ikuti Lomba MTQ
![]() |
| Salah seorang peserta |
Data tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lamongan Yuhronur Efendi dalam Upacara Pembukaan MTQ Kabupaten Lamongan Tahun 2014 di Alun-Alun Kota Lamongan, Kamis (22/05).
“MTQ ini dilaksanakan untuk menumbuhkan semangat serta minat membaca Al-Qur’an bagi masyarakat. Juga dijadikan ajang untuk memperoleh bibit generasi baru atau ketersediaan para qori’ dan qori’ah secara berkesinambungan,” ungkap Yuhronur Efendi yang juga Sekkab Lamongan tersebut.
Sementara Bupati Fadeli yang membuka gelaran MTQ juga memberikan semangat kepada para kafilah peserta Lomba MTQ. Pembukaan itu sendiri ditandai dengan pemukulan beduk oleh Bupati Fadeli.
“Mengambil tema dengan semangat mtq kita siap membumikan Al-Quran di Kabupaten Lamongan, semoga pada MTQ ini mampu mendapatkan qori’ dan qori’ah yang dapat dikirim pada MTQ Tingkat Propinsi Jawa Timur Tahun 2015 di Kabupaten Banyuwangi”, jelas Fadeli.
Fadeli juga mengungkapkan bahwa di tahun 2014 ini, perwakilan Kabupaten Lamongan telah menjadi juara umum Lomba MTQ Tingkat Propinsi Jawa Timur dan akan mewakili Jawa Timur pada Lomba MTQ Tingkat Nasional mendatang di Aceh.
Pada Upacara tersebut juga diserahkan Piala Bergilir MTQ Kabupaten Lamongan dari Bupati Fadeli kepada Ketua Umum LPTQ Kabupaten Lamongan Yuhronur Efendi.
Lomba ini akan diikuti oleh 27 perwakilan kafilah dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Lamongan. Dengan jumlah peserta sebanyak 510 orang yang terdiri dari 251 orang dari cabang Tilawah, 59 orang cabang Hafalan (MHQ/Musabaqah Hifzhil Qur’an), 27 orang cabang pidato, 35 orang dai cabang Puitisasi Al-quran, 69 orang cabang Fahmil Quran, 11 orang cabang Tafsir, 70 orang cabang Khot (MKQ) dan 9 orang cabang Makalah Alquran (M2IQ).
Sementara lomba dilaksanakan dalam tiga shift di 12 lokasi berbeda. Yakni diantaranya Masjid Mustahisin, Masjid Dinas Pendidikan, Masjid Al Azhar dan Masjid Agung. Kemudian Pendopo Lokatantra, Sabha Nirbawa, Sabha Syaksa, aula MAN Lamongan, aula Dharma Wanita Persatuan, Mushloa Pemkab Lamongan serta Masjid di MAN Lamongan. (ding)
Kamis, 22 Mei 2014
Read more...
Opini : Madrasah Diniyah Sebagai Pondasi Moral Bangsa
Kabarlamongan.com : Lamongan - Pendidikan di Indonesia merupakan pendidikan yang terus berkembang dan memiliki ciri khas tersendiri. Masyarakat kita pun dapat memilih mana pendidikan yang lebih bermanfaat bagi dirinya. Keunikan pendidikan di Indonesia sudah lama dikenal oleh masyarakat internasional, bahkan negara tetangga kita Malaysia telah memanfaatkan kelebihan sumber daya manusia Indonesia untuk mengisi kekosongan tenaga pendidik dinegaranya.
Sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003, Kita mengenal dua jenis pendidikan di Indonesia yaitu pendidikan formal dan non formal. Pendidikan formal di lingkungan dasar terdapat Sekolah Dasar (SD) yang berada dibawah naungan Kementerian Pendidikan Nasional dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berada di bawah naungan Kementerian Agama. Sedangkan non formal seperti lembaga kursus, Madrasah Diniyah dan penyelenggara pendidikan lainnya.
Dalam kasus ini kita akan membahas dampak positif dari pendidikan madrasah diniyah yang memberikan sumbangsi besar terhadap pendidikan di indonesia dan terutama untuk para generasi penerus bangsa.
Kita mengenal pendidikan dasar di Indonesia cukup lama yaitu enam tahun. Dalam fase ini siswa seharusnya diperkenalkan berbagai hal positif. Sehingga ketika mereka masuk ke jenjang selanjutnya sudah memiliki bekal yang cukup. Atas dasar itulah peranan guru sebagai pendidik dan pengajar harus benar-benar profesional dalam profesinya.
Menurut pribadi saya, Pendidikan dasar merupakan pondasi utama bagi para siswa dalam mengenyam pendidikan berikutnya. Pendidikan dasar merupakan pembibitan awal dalam pengembangan human resourses (SDM) bangsa Indonesia, pada pendidikan dasar ini para siswa akan mendapatkan pendidikan dan pelatihan sehingga menemukan minat dan bakatnya masing-masing.
Jadi, kalau kita berbicara tentang madrasah diniyah memanglah sangat berperan aktif dalam memberikan bekal mengenai pendidikan moral di negara ini. Namun sayangnya, yang sering menjadi permasalahan utama bangsa kita adalah peranan pemerintah dalam menghargai kerja keras putra putri bangsanya sangatlah rendah.
Mereka yang menjadi pengambil kebijakan hanya mempertahankan keegoisan dan kedudukan mereka secara turun-temurun saja. Tidak pernah mereka menghargai orang-orang yang berusaha keras belajar dan berprestasi dalam mewujudkan impiannya. Mungkin itu dikarenakan, pondasi moralnya sangat lemah dan rentan naik turun.
Seperti halnya korupsi yang seakan-akan menjadi makanan sehari-hari bangsa kita, bahkan sudah dianggap lumrah dan biasa saja. Padahal sudah sangatlah jelas bahwa korupsi dalam dunia pendidikan merupakan hasil pendidikan yang tidak beretika.
Disamping peranan madrasah diniyah, tak kalah penting juga peranan san pendidik/guru. Guru saat ini tak lebih hanya sebagai wayang kelas saja. Apalagi ditambah beberapa kasus sosial yang menghebohkan dunia pendidikan. Tak bisa dipungkiri banyak sekali kejadian lebih bejat yang tidak terdokumentasi dan terpublikasikan ketengah-tengah masyarakat yang sedang dilanda maksiat seperti sekarang ini. Guru adalah benteng terakhir untuk membangun generasi penerus yang membuat bangsa kita lebih baik dari segi ekonomi, sosial, budaya dan politik.
Sekarang ini, penanaman mental dan moral hanya dilakukan sesaat menjelang UN. Sebelum UN mengadakan muhasabah bersama, tausiyah oleh ustad dan zikir bersama. Menjelang UN mendekati Allah SWT, saat UN tak ingat Allah dengan main curang, dan pasca UN, semakin jauh dari Allah SWT. Dan untuk itulah madrasah diniyah hadir ditengah-tengah persoalan yang sangat menggerus moral bangsa.
Semoga Allah menunjukkan kita ke jalan yang paling lurus.
Oleh : Boding M. Tahjuddin *)
Wartawan Suara Madin Lamongan
Sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003, Kita mengenal dua jenis pendidikan di Indonesia yaitu pendidikan formal dan non formal. Pendidikan formal di lingkungan dasar terdapat Sekolah Dasar (SD) yang berada dibawah naungan Kementerian Pendidikan Nasional dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang berada di bawah naungan Kementerian Agama. Sedangkan non formal seperti lembaga kursus, Madrasah Diniyah dan penyelenggara pendidikan lainnya.
Dalam kasus ini kita akan membahas dampak positif dari pendidikan madrasah diniyah yang memberikan sumbangsi besar terhadap pendidikan di indonesia dan terutama untuk para generasi penerus bangsa.
Kita mengenal pendidikan dasar di Indonesia cukup lama yaitu enam tahun. Dalam fase ini siswa seharusnya diperkenalkan berbagai hal positif. Sehingga ketika mereka masuk ke jenjang selanjutnya sudah memiliki bekal yang cukup. Atas dasar itulah peranan guru sebagai pendidik dan pengajar harus benar-benar profesional dalam profesinya.
Menurut pribadi saya, Pendidikan dasar merupakan pondasi utama bagi para siswa dalam mengenyam pendidikan berikutnya. Pendidikan dasar merupakan pembibitan awal dalam pengembangan human resourses (SDM) bangsa Indonesia, pada pendidikan dasar ini para siswa akan mendapatkan pendidikan dan pelatihan sehingga menemukan minat dan bakatnya masing-masing.
Jadi, kalau kita berbicara tentang madrasah diniyah memanglah sangat berperan aktif dalam memberikan bekal mengenai pendidikan moral di negara ini. Namun sayangnya, yang sering menjadi permasalahan utama bangsa kita adalah peranan pemerintah dalam menghargai kerja keras putra putri bangsanya sangatlah rendah.
Mereka yang menjadi pengambil kebijakan hanya mempertahankan keegoisan dan kedudukan mereka secara turun-temurun saja. Tidak pernah mereka menghargai orang-orang yang berusaha keras belajar dan berprestasi dalam mewujudkan impiannya. Mungkin itu dikarenakan, pondasi moralnya sangat lemah dan rentan naik turun.
Seperti halnya korupsi yang seakan-akan menjadi makanan sehari-hari bangsa kita, bahkan sudah dianggap lumrah dan biasa saja. Padahal sudah sangatlah jelas bahwa korupsi dalam dunia pendidikan merupakan hasil pendidikan yang tidak beretika.
Disamping peranan madrasah diniyah, tak kalah penting juga peranan san pendidik/guru. Guru saat ini tak lebih hanya sebagai wayang kelas saja. Apalagi ditambah beberapa kasus sosial yang menghebohkan dunia pendidikan. Tak bisa dipungkiri banyak sekali kejadian lebih bejat yang tidak terdokumentasi dan terpublikasikan ketengah-tengah masyarakat yang sedang dilanda maksiat seperti sekarang ini. Guru adalah benteng terakhir untuk membangun generasi penerus yang membuat bangsa kita lebih baik dari segi ekonomi, sosial, budaya dan politik.
Sekarang ini, penanaman mental dan moral hanya dilakukan sesaat menjelang UN. Sebelum UN mengadakan muhasabah bersama, tausiyah oleh ustad dan zikir bersama. Menjelang UN mendekati Allah SWT, saat UN tak ingat Allah dengan main curang, dan pasca UN, semakin jauh dari Allah SWT. Dan untuk itulah madrasah diniyah hadir ditengah-tengah persoalan yang sangat menggerus moral bangsa.
Semoga Allah menunjukkan kita ke jalan yang paling lurus.
Oleh : Boding M. Tahjuddin *)
Wartawan Suara Madin Lamongan
Jumat, 16 Mei 2014
Read more...
Tausiyah : Arisan Haji
Kabarlamongan.com : Hukum asal arisan adalah boleh.
Siapa yang tak kenal arisan. Ada berbagai jenis arisan mulai arisan motor, arisan ibu-ibu hingga arisan haji. Motifnya dari ingin mengumpulkan uang demi membeli sesuatu hingga hanya ajang kumpul-kumpul dan bersosialisasi.
Dalam kamus arisan berarti kegiatan mengumpulkan uang atau barang yang bernilai sama oleh beberapa orang kemudian diundi di antara mereka untuk menentukan siapa yg memperolehnya.
Undian dilaksanakan dalam sebuah pertemuan secara berkala sampai semua anggota memperolehnya.
Arisan kini juga menyasar orang-orang yang ingin naik haji.
Sistem arisan memungkinkan setiap orang bisa memberangkatkan anggotanya naik haji dengan uang hasil arisan hingga semua anggotanya berangkat naik haji.
Dengan makin panjangnya daftar antrian haji, sistem arisan haji kian diminati. Dengan uang iuran yang kecil, bisa mendaftar haji dengan dana talangan kelompok arisan. Lalu bagaimana hukumnya naik haji dengan uang arisan?
Majelis Tarjih Muhammadiyah mengungkapkan orang yang diwajibkan haji adalah orang yang punya kemampuan. Baik dari segi fisik, kesempatan dan harta.
Definisi harta adalah mampu membiayai perjalanan ke Tanah Suci dan membiayai keluarga yang ditinggalkan selama haji. Harta yang digunakan pun harus yang halal.
Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda. "Apabila berangkat seorang untuk menunaikan haji dengan nafkah yang baik pada waktu meletakkan kakinya pada kendaraan dan menyeru talbiyah, seorang dari langit mengundangnya 'Engkau telah memenuhi panggilan dan engkau telah berbahagia, bekalmu halal dan perlengkapanmu halal, hajimu termasuk mabrur'," (HR Thabarany).
Dalam lanjutan hadis tersebut, jika bekal dan perlengkapannya didapat dari harta haram maka hajinya tidak sah. Haji dari uang arisan masih menjadi perbincangan di kalangan ulama. Pada dasarnya arisan masuk dalam kategori muamalah.
Arisan tidak disinggung langsung dalam Alquran dan sunah. Sesuai dengan hukum asal muamalah, maka hukum arisan boleh atau mubah.
Majelis Tarjih Muhammadiyah memandang, jika arisan haji dilaksanakan sedikit orang yang memiliki penghasilan tertentu dan jaminan yang kokoh untuk menyelesaikan kewajibannya maka hal tersebut tidak masalah.
Lain halnya jika arisan tersebut dilakukan banyak orang, misalnya 50 orang dengan membayar iuran dengan jumlah tertentu. Yang dikhawatirkan dari jumlah yang banyak adalah lamanya untuk memberangkatkan semua anggota arisan.
Jika satu tahun memberangkatkan satu orang, maka diperlukan 50 tahun untuk semua anggota arisan bisa berhaji.
Dikhawatirkan waktu yang lama ini akan membawa kesulitan, misalnya iuran macet. Keadilan akan sukar diperoleh antara yang mendapat giliran awal dan giliran akhir termasuk jika terjadi macet.
Forum Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama dalam Muktamar ke-28 memberi fatwa tentang iuran arisan haji yang berubah-ubah. Di awal arisan sebagai sebuah sistem diperbolehkan.
Sementara jika iuran arisan haji berubah sesuai dengan perubahan BPIH setiap tahun maka ada beberapa perbedaan dalam hal ini. Namun ulama NU menegaskan haji orang tersebut tetap sah.
Menurut Ali al-Syibramalisyi dalam kitab Nihayatul Muhtaj Juz II disebutkan pinjaman yang syari adalah memberikan hak milik dengan mengembalikan penggantinya.
Dengan syarat mengembalikan persis sama dengan barang yang dipinjamnya atau dengan bentuk barang yang nilainya sama.
Intinya setiap anggota arisan harus memiliki kemampuan untuk membayar atau mengembalikan pinjaman hasil arisan ketika sudah naik haji.
Haji adalah ibadah bagi yang mampu sehingga tidak perlu dipaksakan. Majelis Tarjih Muhammadiyah bahkan mengimbau agar saat berhaji tidak meninggalkan hutang.
Sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan Imam Baihaqi. "Sahabat Thariq berkata, "Saya telah mendengar sahabat yang bernama Abdullah ibn Abi Aufa bertanya kepada Rasulullah SAW tentang seseorang yang tidak sanggup naik haji apakah dia boleh meminjam uang untuk menunaikan ibadah haji?"
Nabi menjawab: "Tidak!". Masyarakat juga mesti meneliti lembaga yang menawarkan sistem arisan haji, apakah terhubung dengan pendaftaran haji di Kementerian Agama atau tidak. Sehingga tidak tertipu dengan iming-iming naik haji cepat. (rep/gus)
Update Terus Berita Lamongan Terkini Hanya di Kabar Lamongan dot com
Kabarlamongan.com Media Informasi Terkini Kabupaten Lamongan dan Sekitarnya
Siapa yang tak kenal arisan. Ada berbagai jenis arisan mulai arisan motor, arisan ibu-ibu hingga arisan haji. Motifnya dari ingin mengumpulkan uang demi membeli sesuatu hingga hanya ajang kumpul-kumpul dan bersosialisasi.
Dalam kamus arisan berarti kegiatan mengumpulkan uang atau barang yang bernilai sama oleh beberapa orang kemudian diundi di antara mereka untuk menentukan siapa yg memperolehnya.
Undian dilaksanakan dalam sebuah pertemuan secara berkala sampai semua anggota memperolehnya.
Arisan kini juga menyasar orang-orang yang ingin naik haji.
Sistem arisan memungkinkan setiap orang bisa memberangkatkan anggotanya naik haji dengan uang hasil arisan hingga semua anggotanya berangkat naik haji.
Dengan makin panjangnya daftar antrian haji, sistem arisan haji kian diminati. Dengan uang iuran yang kecil, bisa mendaftar haji dengan dana talangan kelompok arisan. Lalu bagaimana hukumnya naik haji dengan uang arisan?
Majelis Tarjih Muhammadiyah mengungkapkan orang yang diwajibkan haji adalah orang yang punya kemampuan. Baik dari segi fisik, kesempatan dan harta.
Definisi harta adalah mampu membiayai perjalanan ke Tanah Suci dan membiayai keluarga yang ditinggalkan selama haji. Harta yang digunakan pun harus yang halal.
Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda. "Apabila berangkat seorang untuk menunaikan haji dengan nafkah yang baik pada waktu meletakkan kakinya pada kendaraan dan menyeru talbiyah, seorang dari langit mengundangnya 'Engkau telah memenuhi panggilan dan engkau telah berbahagia, bekalmu halal dan perlengkapanmu halal, hajimu termasuk mabrur'," (HR Thabarany).
Dalam lanjutan hadis tersebut, jika bekal dan perlengkapannya didapat dari harta haram maka hajinya tidak sah. Haji dari uang arisan masih menjadi perbincangan di kalangan ulama. Pada dasarnya arisan masuk dalam kategori muamalah.
Arisan tidak disinggung langsung dalam Alquran dan sunah. Sesuai dengan hukum asal muamalah, maka hukum arisan boleh atau mubah.
Majelis Tarjih Muhammadiyah memandang, jika arisan haji dilaksanakan sedikit orang yang memiliki penghasilan tertentu dan jaminan yang kokoh untuk menyelesaikan kewajibannya maka hal tersebut tidak masalah.
Lain halnya jika arisan tersebut dilakukan banyak orang, misalnya 50 orang dengan membayar iuran dengan jumlah tertentu. Yang dikhawatirkan dari jumlah yang banyak adalah lamanya untuk memberangkatkan semua anggota arisan.
Jika satu tahun memberangkatkan satu orang, maka diperlukan 50 tahun untuk semua anggota arisan bisa berhaji.
Dikhawatirkan waktu yang lama ini akan membawa kesulitan, misalnya iuran macet. Keadilan akan sukar diperoleh antara yang mendapat giliran awal dan giliran akhir termasuk jika terjadi macet.
Forum Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama dalam Muktamar ke-28 memberi fatwa tentang iuran arisan haji yang berubah-ubah. Di awal arisan sebagai sebuah sistem diperbolehkan.
Sementara jika iuran arisan haji berubah sesuai dengan perubahan BPIH setiap tahun maka ada beberapa perbedaan dalam hal ini. Namun ulama NU menegaskan haji orang tersebut tetap sah.
Menurut Ali al-Syibramalisyi dalam kitab Nihayatul Muhtaj Juz II disebutkan pinjaman yang syari adalah memberikan hak milik dengan mengembalikan penggantinya.
Dengan syarat mengembalikan persis sama dengan barang yang dipinjamnya atau dengan bentuk barang yang nilainya sama.
Intinya setiap anggota arisan harus memiliki kemampuan untuk membayar atau mengembalikan pinjaman hasil arisan ketika sudah naik haji.
Haji adalah ibadah bagi yang mampu sehingga tidak perlu dipaksakan. Majelis Tarjih Muhammadiyah bahkan mengimbau agar saat berhaji tidak meninggalkan hutang.
Sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan Imam Baihaqi. "Sahabat Thariq berkata, "Saya telah mendengar sahabat yang bernama Abdullah ibn Abi Aufa bertanya kepada Rasulullah SAW tentang seseorang yang tidak sanggup naik haji apakah dia boleh meminjam uang untuk menunaikan ibadah haji?"
Nabi menjawab: "Tidak!". Masyarakat juga mesti meneliti lembaga yang menawarkan sistem arisan haji, apakah terhubung dengan pendaftaran haji di Kementerian Agama atau tidak. Sehingga tidak tertipu dengan iming-iming naik haji cepat. (rep/gus)
Update Terus Berita Lamongan Terkini Hanya di Kabar Lamongan dot com
Kabarlamongan.com Media Informasi Terkini Kabupaten Lamongan dan Sekitarnya
Jumat, 04 April 2014
Read more...
Inilah 9 Rekomendasi Konferensi Internasional Ulama
Kabarlamongan.com : Konferensi internasional ulama di pondok pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Situbondo menghasilkan rekomendasi terkait sembilan hal.
Rekomendasi yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Internasional Conference Of Islamic Scholars (ICIS), KH Hasyim Muzadi tersebut dibacakan oleh Cholil Nafis didampingi sejumlah delegasi dari dalam dan luar negeri.
Seperti dikutip dari Republika Online, Sembilan poin tersebut meliputi beberapa hal. Yaitu moderasi pemikiran, moderasi dalam penerapan syariah, moderasi dalam bertoleransi, moderasi dalam berpolitik, moderasi dalam pendidikan dan pengajaran, moderasi dalam ekonomi, dan moderasi dalam tradisi dan budaya.
Hasyim Muzadi menjelaskan, moderasi dalam upaya penerapan syariah yaitu menjauhkan sikap kekerasan dan berlebihan. Bahwa sesungguhnya Islam adalah agama damai dan rahmat.
"Islam jauh dari sikap radikalisme maupun liberalisme. Selalu berpegang pada prinsip menegakkan kebaikan dengan sikap yang baik, dan melarang kemungkaran dengan tanpa kemungkaran," kata Hasyim, Ahad (30/3).
Selanjutnya, kata Hasyim, moderasi politik yaitu penguatan terhadap teori demokrasi dan hak asasi manusia. Islam, katanya, tak hanya mengajarkan demokrasi dan hak asasi manusia.
"Tapi sebuah konsep yang universal dengan menghargai sikap demokrasi dengan konsep musyawarah, serta menempatkan kedudukan manusia dan hak haknya pada tempat yang hakiki," jelasnya.
Sedangkan moderasi pendidikan, menurut Hasyim, terkait dengan peniangkatakan pendidikan bagi umat Islam dari semua disiplin ilmu. Umat Islam kini sedang mendapat tantangan dalam bidang ilmu, teknologi, dan informasi.
"Kualitas umat Islam tak sebanding dengan jumlah umat Islam. Harus menyiapkan kader yang kompeten sehingga mampu berkompetisi," paparnya.
Tentang moderasi ekonomi, Hasyim mengatakan, bahwa perekonomian umat Islam di seluruh dunia harus ditingkatkan. Pasalnya, mayoritas umat Islam kini sedang menghadapi masalah ekonomi.
"Kami mendorong umat Islam lebih sejahtera. Umat Islam selama ini banyak yang miskin. Umat Islam lebih banyak sebagai penerima zakat bukan pemberi zakat," terangnya. (gus)
Rekomendasi yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Internasional Conference Of Islamic Scholars (ICIS), KH Hasyim Muzadi tersebut dibacakan oleh Cholil Nafis didampingi sejumlah delegasi dari dalam dan luar negeri.
Seperti dikutip dari Republika Online, Sembilan poin tersebut meliputi beberapa hal. Yaitu moderasi pemikiran, moderasi dalam penerapan syariah, moderasi dalam bertoleransi, moderasi dalam berpolitik, moderasi dalam pendidikan dan pengajaran, moderasi dalam ekonomi, dan moderasi dalam tradisi dan budaya.
Hasyim Muzadi menjelaskan, moderasi dalam upaya penerapan syariah yaitu menjauhkan sikap kekerasan dan berlebihan. Bahwa sesungguhnya Islam adalah agama damai dan rahmat.
"Islam jauh dari sikap radikalisme maupun liberalisme. Selalu berpegang pada prinsip menegakkan kebaikan dengan sikap yang baik, dan melarang kemungkaran dengan tanpa kemungkaran," kata Hasyim, Ahad (30/3).
Selanjutnya, kata Hasyim, moderasi politik yaitu penguatan terhadap teori demokrasi dan hak asasi manusia. Islam, katanya, tak hanya mengajarkan demokrasi dan hak asasi manusia.
"Tapi sebuah konsep yang universal dengan menghargai sikap demokrasi dengan konsep musyawarah, serta menempatkan kedudukan manusia dan hak haknya pada tempat yang hakiki," jelasnya.
Sedangkan moderasi pendidikan, menurut Hasyim, terkait dengan peniangkatakan pendidikan bagi umat Islam dari semua disiplin ilmu. Umat Islam kini sedang mendapat tantangan dalam bidang ilmu, teknologi, dan informasi.
"Kualitas umat Islam tak sebanding dengan jumlah umat Islam. Harus menyiapkan kader yang kompeten sehingga mampu berkompetisi," paparnya.
Tentang moderasi ekonomi, Hasyim mengatakan, bahwa perekonomian umat Islam di seluruh dunia harus ditingkatkan. Pasalnya, mayoritas umat Islam kini sedang menghadapi masalah ekonomi.
"Kami mendorong umat Islam lebih sejahtera. Umat Islam selama ini banyak yang miskin. Umat Islam lebih banyak sebagai penerima zakat bukan pemberi zakat," terangnya. (gus)
Senin, 31 Maret 2014
Read more...
Warga Balun Siapkan Pesta Nyepi
Kabarlamongan.com : Lamongan - Umat hindu Lamongan, khususnya yang berada di Desa Balun, Kecamatan Turi mulai mempersiapkan diri jelang peringatan hari raya Nyepi. Mereka tengah mempersiapkan ogoh-ogoh sebagai salah satu rangkaian pesta akbar umat hindu tersebut.Setidaknya mereka mempersiapkan sebanyak tiga ogoh-ogoh yang pembuatannya dipusatkan di Pura.
Di desa yang dikenal sebagai Desa Pancasila karena keberagamannya ini pembuatan ogoh-ogoh dipusatkan di Pura Sweta Mahasuci dan di rumah salah seorang warga. Persiapan pembuatan ogoh-ogoh di Desa Balun ini dilakukan sudah sejak 3 bulan yang lalu dan pengerjaan terus dilakukan sampai dengan menjelang Nyepi nanti.
Salah seorang pengurus Pura Sweta Mahasuci Desa Balun, Ngarijo mengatakan, patung ogoh-ogoh setinggi 3 meter lebih ini akan diarak pada sore hari sebelum Nyepi. Menjelang Nyepi, Ngarijo menuturkan, ogoh-ogoh biasanya ditempatkan di pinggir Pura dan siap diarak.
"Nanti akan diarak keliling desa," katanya, Jumat (28/3/2014).
Diungkapkan Ngadijo, dalam tradisi Hindu, ogoh-ogoh dilambangkan atau merupakan simbol kejahatan (bhuta kala). Setelah diarak, lanjut Ngadijo, material ogoh-ogoh itu akan dibakar sebagai simbol meleburnya kejahatan dan kekuasaan kegelapan.
"Diharapkan ogoh-ogoh itu dibakar maka kejahatan akan ikut hilang," ujarnya.
Berbeda dengan peringatan Hari Raya Nyepi tahun lalu yang hanya mengarak dan membakar 2 ogoh-ogoh, umat Hindu di Desa Balun kini menyiapkan 3 ogoh-ogoh yang sebelum dibakar akan diarak keliling desa. Ngadijo menjelaskan, sebelum menjalankan Nyepi, umat Hindu akan menggelar melasthi yang akan berlangsung pada 29 maret esok.
Untuk diketahui, Desa Balun, Kecamatan Turi dikenal sebagai desa Pancasila karena keberagamannya. Di desa ini, setidaknya ada 3 agama yang hidup berdampingan secara damai yaitu agama Islam, Kristen dan Hindu. Selain hidup damai, tempat ibadah ketiga agama di Desa Balun ini juga berdampingan. Bahkan, Desa Balun selama ini selalu dijadikan contoh sebagai desa Pancasila. (ju/gus)
Di desa yang dikenal sebagai Desa Pancasila karena keberagamannya ini pembuatan ogoh-ogoh dipusatkan di Pura Sweta Mahasuci dan di rumah salah seorang warga. Persiapan pembuatan ogoh-ogoh di Desa Balun ini dilakukan sudah sejak 3 bulan yang lalu dan pengerjaan terus dilakukan sampai dengan menjelang Nyepi nanti.
Salah seorang pengurus Pura Sweta Mahasuci Desa Balun, Ngarijo mengatakan, patung ogoh-ogoh setinggi 3 meter lebih ini akan diarak pada sore hari sebelum Nyepi. Menjelang Nyepi, Ngarijo menuturkan, ogoh-ogoh biasanya ditempatkan di pinggir Pura dan siap diarak.
"Nanti akan diarak keliling desa," katanya, Jumat (28/3/2014).
Diungkapkan Ngadijo, dalam tradisi Hindu, ogoh-ogoh dilambangkan atau merupakan simbol kejahatan (bhuta kala). Setelah diarak, lanjut Ngadijo, material ogoh-ogoh itu akan dibakar sebagai simbol meleburnya kejahatan dan kekuasaan kegelapan.
"Diharapkan ogoh-ogoh itu dibakar maka kejahatan akan ikut hilang," ujarnya.
Berbeda dengan peringatan Hari Raya Nyepi tahun lalu yang hanya mengarak dan membakar 2 ogoh-ogoh, umat Hindu di Desa Balun kini menyiapkan 3 ogoh-ogoh yang sebelum dibakar akan diarak keliling desa. Ngadijo menjelaskan, sebelum menjalankan Nyepi, umat Hindu akan menggelar melasthi yang akan berlangsung pada 29 maret esok.
Untuk diketahui, Desa Balun, Kecamatan Turi dikenal sebagai desa Pancasila karena keberagamannya. Di desa ini, setidaknya ada 3 agama yang hidup berdampingan secara damai yaitu agama Islam, Kristen dan Hindu. Selain hidup damai, tempat ibadah ketiga agama di Desa Balun ini juga berdampingan. Bahkan, Desa Balun selama ini selalu dijadikan contoh sebagai desa Pancasila. (ju/gus)
Sabtu, 29 Maret 2014
Read more...
Lamongan Jadi Juara Umum MTQ Korpri Jatim
Kabarlamongan.com : Lamongan - Prestasi luar biasa kembali ditorehkan putra-putri Lamongan. Ya benar, Kabupaten Lamongan akhirnya keluar sebagai juara umum pada perlombaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Jawa Timur 2014. Kepastian ini setelah Dewan Hakim yang diketuai Abdul Hamid Abdullah dan Sekretaris Dewan Hakim Nur Yasin Shirotol Mustaqim membacakan Surat Keputusan No 01/DH/Kep/111/ 2014.
Perlombaan yang digelar 24-27 Maret di Asrama Haji Surabaya diikuti 280 peserta dari 37 Kabupaten/Kota minus Kabupaten Kediri yang tidak mengirimkan delegasinya karena masih disibukkan dengan rehabilitasi korban bencana letusan Gunung Kelud.
Di bawah Kabupaten Lamongan secara berurutan yang masuk sepuluh besar juara diantaranya, Kota Surabaya, Kabupaten Mojokerto, Jombang, Banyuwangi, Kabupaten Madiun, Sidoarjo, Gresik, Lumajang dan Nganjuk. "Selanjutnya, yang lolos sebagai juara ini akan mewakili Jatim pada perlombaan MTQ Korpri Nasional di Provinsi Aceh Agustus mendatang," kata Sekretaris DPP Korpri Jatim, Hizbul Wathon di sela-sela penutupan, Kamis (27/3) sore.
Acara penutupan menurut rencana akan dilakukan oleh Sekdaprov Jatim Sukardi. Karena berhalangan, penutupan dilakukan oleh Wakil Ketua 1 Dewan Pengurus Korpri Jatim Akmal Budianto.
Dalam kesempatan acara penutupan MTQ Korpri Jatim, Akmal menyerahkan langsung tropi piala dan uang pembinaan kepada juara. Untuk besaran uang pembinaan juara 1 berhak membawa pulang uang sebesar Rp 7,5 Juta, juara 2 Rp 5 Juta dan juara 3 Rp 3 Juta. Sedangkan untuk harapan 1 dan Harapan 2 hanya mendapatkan uang pembinaan Rp 2 Juta dan Rp 1 Juta. "Kita berharap perwakilan Jatim bisa membawa gelar juara pada Agustus mendatang," harap Akmal Budianto.
Meski baru sekali mengikuti ajang perlombaan MTQ tingkat Korpri, Akmal yakin Jatim bisa berprestasi, mengingat Jawa Timur merupakan gudangnya pondok pesantren yang juga menelurkan banyak sekali Qori-Qoriah tingkat nasional.
Seperti diketahui, syarat utama menjadi peserta MTQ harus memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP) Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pada kegiatan ini, ada lima bidang yang dilombakan, yakni tartil quran (putra-putri), tilawah (putra-putri), hifdzil quran (putri), syahril quran (putri), khath (putra-putri). (ding)
Perlombaan yang digelar 24-27 Maret di Asrama Haji Surabaya diikuti 280 peserta dari 37 Kabupaten/Kota minus Kabupaten Kediri yang tidak mengirimkan delegasinya karena masih disibukkan dengan rehabilitasi korban bencana letusan Gunung Kelud.
Di bawah Kabupaten Lamongan secara berurutan yang masuk sepuluh besar juara diantaranya, Kota Surabaya, Kabupaten Mojokerto, Jombang, Banyuwangi, Kabupaten Madiun, Sidoarjo, Gresik, Lumajang dan Nganjuk. "Selanjutnya, yang lolos sebagai juara ini akan mewakili Jatim pada perlombaan MTQ Korpri Nasional di Provinsi Aceh Agustus mendatang," kata Sekretaris DPP Korpri Jatim, Hizbul Wathon di sela-sela penutupan, Kamis (27/3) sore.
Acara penutupan menurut rencana akan dilakukan oleh Sekdaprov Jatim Sukardi. Karena berhalangan, penutupan dilakukan oleh Wakil Ketua 1 Dewan Pengurus Korpri Jatim Akmal Budianto.
Dalam kesempatan acara penutupan MTQ Korpri Jatim, Akmal menyerahkan langsung tropi piala dan uang pembinaan kepada juara. Untuk besaran uang pembinaan juara 1 berhak membawa pulang uang sebesar Rp 7,5 Juta, juara 2 Rp 5 Juta dan juara 3 Rp 3 Juta. Sedangkan untuk harapan 1 dan Harapan 2 hanya mendapatkan uang pembinaan Rp 2 Juta dan Rp 1 Juta. "Kita berharap perwakilan Jatim bisa membawa gelar juara pada Agustus mendatang," harap Akmal Budianto.
Meski baru sekali mengikuti ajang perlombaan MTQ tingkat Korpri, Akmal yakin Jatim bisa berprestasi, mengingat Jawa Timur merupakan gudangnya pondok pesantren yang juga menelurkan banyak sekali Qori-Qoriah tingkat nasional.
Seperti diketahui, syarat utama menjadi peserta MTQ harus memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP) Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pada kegiatan ini, ada lima bidang yang dilombakan, yakni tartil quran (putra-putri), tilawah (putra-putri), hifdzil quran (putri), syahril quran (putri), khath (putra-putri). (ding)
Jumat, 28 Maret 2014
Read more...
9 Qori' Lamongan Ikuti MTQ Korpri Jatim
Kabarlamongan.com : Lamongan - Kali pertama Korpri Jawa Timur menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) se- Jatim pada 24 hingga 27 Maret di Surabaya. Korpri Lamongan sendiri dalam hal ini mengirimkan 9 kafilahnya.
Seperti disampaikan Ketua Dewan Pengurus Korpri (DPK) Kabupaten Lamongan, Yuhronur Efendi, Kafilah Lamongan bakal berlomba di Sembilan kategori, yakni kategori lomba tartil laki-laki dan perempuan, tilawah, tahfidz hafalan 5 juz dan hafalan 1 juz, kaligrafi laki-laki dan perempuan, serta Musabaqoh Syahril Qur’an (MSQ) laki-laki dan perempuan.
Dikatakan oleh Yuhronur, 9 orang yang mewakili kafilah Lamongan ini adalah yang terbaik dari Lamongan dan berharap semoga bisa meraih prestasi dalam acara yang berlangsung di Asrama Haji Sukolilo Kota Surabaya tersebut.
Kesan serupa disampaikan Bupati Lamongan, Fadeli. Menurut dia, sudah saatnya Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Lamongan mampu berprestasi sehingga mengimbangi berbagi bidang lain di Lamongan yang sudah berprestasi.
"Kafilah ini adalah atas nama Lamongan. Bukan atas nama SKPD, Kemenag maupun sekolah karena itu lakukan yang terbaik untuk membawa harum nama Lamongan. Sudah waktunya bidang LPTQ ini mampu kembali berprestasi," pesan Fadeli.
Dia juga memberi nasehat agar Kafilah MTQ Kopri Lamongan agar siap mental. Karena dikatakan Fadeli, di setiap kompetisi pasti ada dinamika yang harus dihadapi.
"Harus siap dengan semua dinamika sebuah kompetisi. Jika kejuaraan sudah selesai, ya selesai dan harus menerima setiap hasilnya," pungkas dia.
MTQ Korpri Tingkat Jatim ini sendiri selain diikuti perwakilan kafilah dari 38 kabupaten dan kota, juga diikuti SKPD Penprov Jatim. Sementara pemenang MTQ Korpri Jatim ini akan menjadi wakil Jatim untuk mengikuti lomba serupa di tingkat nasional yang rencananya dilangsungkan pada 23-27 Agustus 2014 di Aceh. (JU/gus)
Seperti disampaikan Ketua Dewan Pengurus Korpri (DPK) Kabupaten Lamongan, Yuhronur Efendi, Kafilah Lamongan bakal berlomba di Sembilan kategori, yakni kategori lomba tartil laki-laki dan perempuan, tilawah, tahfidz hafalan 5 juz dan hafalan 1 juz, kaligrafi laki-laki dan perempuan, serta Musabaqoh Syahril Qur’an (MSQ) laki-laki dan perempuan.
Dikatakan oleh Yuhronur, 9 orang yang mewakili kafilah Lamongan ini adalah yang terbaik dari Lamongan dan berharap semoga bisa meraih prestasi dalam acara yang berlangsung di Asrama Haji Sukolilo Kota Surabaya tersebut.
Kesan serupa disampaikan Bupati Lamongan, Fadeli. Menurut dia, sudah saatnya Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Lamongan mampu berprestasi sehingga mengimbangi berbagi bidang lain di Lamongan yang sudah berprestasi.
"Kafilah ini adalah atas nama Lamongan. Bukan atas nama SKPD, Kemenag maupun sekolah karena itu lakukan yang terbaik untuk membawa harum nama Lamongan. Sudah waktunya bidang LPTQ ini mampu kembali berprestasi," pesan Fadeli.
Dia juga memberi nasehat agar Kafilah MTQ Kopri Lamongan agar siap mental. Karena dikatakan Fadeli, di setiap kompetisi pasti ada dinamika yang harus dihadapi.
"Harus siap dengan semua dinamika sebuah kompetisi. Jika kejuaraan sudah selesai, ya selesai dan harus menerima setiap hasilnya," pungkas dia.
MTQ Korpri Tingkat Jatim ini sendiri selain diikuti perwakilan kafilah dari 38 kabupaten dan kota, juga diikuti SKPD Penprov Jatim. Sementara pemenang MTQ Korpri Jatim ini akan menjadi wakil Jatim untuk mengikuti lomba serupa di tingkat nasional yang rencananya dilangsungkan pada 23-27 Agustus 2014 di Aceh. (JU/gus)
Senin, 24 Maret 2014
Read more...
Berlangsung Sederhana, Musyawarah Reformasi KKMD Pilih Zamroni Sebagai Ketua
Kabarlamongan.com : Lamongan - Selasa (11/03) Zaini Musthofa, S.Pd, M.Si membacakan rangkaian susunan acara di gedung depan pondok pesantren Darul Mustaghitsin Lamongan. Serangkaian acara yang berisi sambutan Ketua panitia rapat reformasi pengurus KKMD Kabupaten Lamongan dan penyampaian laporan pertanggungjawaban Nota Keuangan oleh Ketua KKMD Kabupaten Lamongan periode 2010-2014 serta proses pemilihan ketua baru KKMD Kabupaten Lamongan di iringi lantunan do’a Fatihah yang ikut membuka dalam acara tersebut.
Ketua umum panitia pelaksana rapat reformasi Kelompok Kerja Madrasah Diniyah (KKMD) Kabupaten Lamongan Zamroni Muslim, S.Pd menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi kehadiran para peserta yang mewakili dari tiap Kecamatan dan belia berharap agar rapat tersebut berlangsung secara tertib dan mendapatkan sebuah hasil yang positif untuk kemajuan kepengurusan KKMD Kabupaten Lamongan mendatang.
Acara yang di hadiri oleh 25 peserta perwakilan dari tiap kecamatan tersebut berlangsung hikmat dan cukup alot meskipun 3 Kecamatan tidak ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Berbagai argument dan pertanyaan dilontarkan para pokja kecamatan ketika penyampaian laporan pertanggungjawaban Nota Keuangan. Argument yang cukup menyita waktu tersebut menyinggung mengenai posisi FKDT dan KKMD serta penggunaan dana. Acara tersebut tidak hanya terpusat pada rapat reformasi pengurus KKMD Kabupaten Lamongan tetapi juga silaturahim pengurus KKMD Kabupaten Lamongan.
Proses pemilihan yang di pandu langsung oleh ketua panitia memunculkan beberapa nama calon ketua KKMD Kabupaten Lamongan, diantaranya Drs. KH.Miftahul Mufid, Zamroni Muslim, Kyai Yasin dan Zaini Musthofa. Namun dari hasil musyawarah terbuka oleh forum, maka teripilihlah Zamroni Muslim S.Pd sebagai ketua baru Kelompok Kerja Madrasah Diniyah (KKMD) Kabupaten Lamongan menggantikan Drs. KH.Miftahul Mufid, M.Ag. [Ning]
Ketua umum panitia pelaksana rapat reformasi Kelompok Kerja Madrasah Diniyah (KKMD) Kabupaten Lamongan Zamroni Muslim, S.Pd menyampaikan rasa terima kasih atas partisipasi kehadiran para peserta yang mewakili dari tiap Kecamatan dan belia berharap agar rapat tersebut berlangsung secara tertib dan mendapatkan sebuah hasil yang positif untuk kemajuan kepengurusan KKMD Kabupaten Lamongan mendatang.
Acara yang di hadiri oleh 25 peserta perwakilan dari tiap kecamatan tersebut berlangsung hikmat dan cukup alot meskipun 3 Kecamatan tidak ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Berbagai argument dan pertanyaan dilontarkan para pokja kecamatan ketika penyampaian laporan pertanggungjawaban Nota Keuangan. Argument yang cukup menyita waktu tersebut menyinggung mengenai posisi FKDT dan KKMD serta penggunaan dana. Acara tersebut tidak hanya terpusat pada rapat reformasi pengurus KKMD Kabupaten Lamongan tetapi juga silaturahim pengurus KKMD Kabupaten Lamongan.
Proses pemilihan yang di pandu langsung oleh ketua panitia memunculkan beberapa nama calon ketua KKMD Kabupaten Lamongan, diantaranya Drs. KH.Miftahul Mufid, Zamroni Muslim, Kyai Yasin dan Zaini Musthofa. Namun dari hasil musyawarah terbuka oleh forum, maka teripilihlah Zamroni Muslim S.Pd sebagai ketua baru Kelompok Kerja Madrasah Diniyah (KKMD) Kabupaten Lamongan menggantikan Drs. KH.Miftahul Mufid, M.Ag. [Ning]
Jumat, 14 Maret 2014
Read more...
Ikuti Jejak Presiden Sebelumnya, SBY Sambang Makam Sunan Drajat
Kabarlamongan.com : Paciran - Rangkaian kunjungan Presiden RI Susilo BambangYudhoyono (SBY) ke Jatim, selain ke Surabaya juga mampir ke Lamongan.
Saat di Lamongan, seakan mengikuti jejak presiden sebelumnya.Presiden bersama dengan sejumlah menteri KabinetIndonesia Bersatu jilid II, ngalap barokah ziarah ke makam Sunan Drajat Paciran, dan malamnya istirahat di Tanjung KodokBeach Resort (TKBR).
"Kunjungan presiden agendanya hanya ziarah di makam Sunan Drajat, dan malamnya istirahat di Hotel TKBR Paciran," kata Moh Zamroni Kabag Humas dan Infokom Rabu (12/3).
Usai beristirahat di TKBR, pagi harinya kata Zamroni Presiden SBY akan bertolak ke dan TPI Bulu Kec Bancar Tuban, dan selanjutnya usai di TPI Bulu Presiden melanjutkan perjalanannya ke Kabupaten Kudus Jawa Tengah.
Karena banyaknya rombongan yang ikut, hotel VVIP di TKBR tidak bisa menampung semua, sebagian rombongan presiden dialihkan untuk menginap di Hotel Mustika.
Selama di Lamongan, presiden selain didampingi para meteri, juga didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Bupati Lamongan H Fadeli. "Ke makam Sunan Drajat pada malam hari, dan setelah itu tidak ada acara kedinasan," katanya. (sp/gus)
Saat di Lamongan, seakan mengikuti jejak presiden sebelumnya.Presiden bersama dengan sejumlah menteri KabinetIndonesia Bersatu jilid II, ngalap barokah ziarah ke makam Sunan Drajat Paciran, dan malamnya istirahat di Tanjung KodokBeach Resort (TKBR).
"Kunjungan presiden agendanya hanya ziarah di makam Sunan Drajat, dan malamnya istirahat di Hotel TKBR Paciran," kata Moh Zamroni Kabag Humas dan Infokom Rabu (12/3).
Usai beristirahat di TKBR, pagi harinya kata Zamroni Presiden SBY akan bertolak ke dan TPI Bulu Kec Bancar Tuban, dan selanjutnya usai di TPI Bulu Presiden melanjutkan perjalanannya ke Kabupaten Kudus Jawa Tengah.
Karena banyaknya rombongan yang ikut, hotel VVIP di TKBR tidak bisa menampung semua, sebagian rombongan presiden dialihkan untuk menginap di Hotel Mustika.
Selama di Lamongan, presiden selain didampingi para meteri, juga didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Bupati Lamongan H Fadeli. "Ke makam Sunan Drajat pada malam hari, dan setelah itu tidak ada acara kedinasan," katanya. (sp/gus)
Kamis, 13 Maret 2014
Read more...
SBY Akan Sambangi Makam Sunan Drajat
Kabarlamongan.com : Lamongan - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan mengunjungi sejumlah tempat di Kabupaten Lamongan dan Tuban, Jawa Timur, pada Rabu, 12 Maret 2014. Makam salah seorang dari Wali Songo, Sunan Drajat, di Kecamatan Paciran, Lamongan, termasuk yang akan disinggahi rombongan SBY.
Dari makam salah seorang penyebar agama Islam pertama di tanah Jawa itu, SBY akan mengunjungi Wisata Bahari Lamongan, sebelum meneruskan perjalanan ke Kabupaten Tuban. Juru bicara Pemerintah Kabupaten Lamongan, Mohammad Zamroni, mengatakan sudah menerima jadwal kegiatan SBY di Lamongan.
"Jadwalnya sudah kami terima," ujar Zamroni, Selasa, 11 Maret 2014. Adapun di Kabupaten Tuban, Presiden Yudhoyono dijadwalkan berkunjung ke peternakan sapi di Desa Bulu, Kecamatan Bancar. Di desa ini memang ada peternakan sapi berskala besar yang dikelola pemodal lokal.
Kunjungan SBY ke peternakan sapi ini menarik sebab Tuban kini tengah menjadi salah satu daerah produsen sapi untuk memenuhi kebutuhan daging di Jawa Timur dan sejumlah kota besar di Pulau Jawa. Menurut data terakhir, populasi sapi di Kabupaten Tuban mencapai 315 ribu.
"Presiden dijadwalkan ke Bancar," ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintahan Kabupaten Tuban Teguh Setyo Budi.
Selepas dari Kecamatan Bancar, Presiden dijadwalkan berkunjung ke alun-alun Kota Tuban untuk memberi sejumlah keterangan terkait dengan pemerintahan serta beberapa program ekonomi, sosial, dan pengembangan masyarakat kecil. (tmp/gus)
Dari makam salah seorang penyebar agama Islam pertama di tanah Jawa itu, SBY akan mengunjungi Wisata Bahari Lamongan, sebelum meneruskan perjalanan ke Kabupaten Tuban. Juru bicara Pemerintah Kabupaten Lamongan, Mohammad Zamroni, mengatakan sudah menerima jadwal kegiatan SBY di Lamongan.
"Jadwalnya sudah kami terima," ujar Zamroni, Selasa, 11 Maret 2014. Adapun di Kabupaten Tuban, Presiden Yudhoyono dijadwalkan berkunjung ke peternakan sapi di Desa Bulu, Kecamatan Bancar. Di desa ini memang ada peternakan sapi berskala besar yang dikelola pemodal lokal.
Kunjungan SBY ke peternakan sapi ini menarik sebab Tuban kini tengah menjadi salah satu daerah produsen sapi untuk memenuhi kebutuhan daging di Jawa Timur dan sejumlah kota besar di Pulau Jawa. Menurut data terakhir, populasi sapi di Kabupaten Tuban mencapai 315 ribu.
"Presiden dijadwalkan ke Bancar," ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemerintahan Kabupaten Tuban Teguh Setyo Budi.
Selepas dari Kecamatan Bancar, Presiden dijadwalkan berkunjung ke alun-alun Kota Tuban untuk memberi sejumlah keterangan terkait dengan pemerintahan serta beberapa program ekonomi, sosial, dan pengembangan masyarakat kecil. (tmp/gus)
Selasa, 11 Maret 2014
Read more...
Faedah Berjamaah
Kabarlamongan.com : Shalat merupakan salah satu rukun Islam yang menjadi pembatas seseorang itu mukmin atau kafir. (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah). Shalat juga menjadi penentu diterima atau tidaknya amalan seseorang. (HR Abu Daud).
Shalat memberikan banyak manfaat bagi yang istiqamah menjalankannya. Selain itu, shalat memiliki banyak keutamaan, apalagi jika ditunaikanberjamaah. Satu hal yang perlu diketahui, tidak satu pun ulama yang menyatakan shalat berjamaah hukumnya sunah biasa.
Shalat berjamaah adalah sunah muakkadah bagi laki-laki dalam menjalankan shalat lima waktu. Menurut Mazhab Maliki dan Hambali, hukumnya wajib.
Rasulullah bersabda, “Demi Tuhan yang jiwaku berada dalam kekuasaan-Nya. Sungguh aku sangat ingin menyuruh orang-orang mengumpulkan kayu bakar, lalu menyuruh seseorang supaya menyerukan azan, kemudian menyuruh seseorang pula untuk menjadi imam bagi orang banyak. Sementara itu, aku akan pergi mendatangi orang-orang yang tidak shalat berjamaah, lalu aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR Bukhari Muslim).
Saking pentingnya shalat berjamaah, selain memiliki 27 derajat (HR Muttafaq Alaih), keutamaan lainnya adalah pertama, mendapatkan naungan Allah.
“Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah pada hari tiada naungan selain naungan-Nya. (Salah satunya) adalah seseorang yang hatinya selalu terikat dengan masjid.” (HR Bukhari).
Kedua, diampuni dosa-dosanya. “Barang siapa yang berwudhu untuk shalat, lalu ia menyempurnakan wudhunya, kemudian berjalan menuju shalat wajib dan ia melaksanakannya secara bersama-sama atau berjamaah atau di masjid, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosanya.” (HR Muslim).
Ketiga, pahalanya senilai pahala ibadah haji. “Barang siapa keluar dari rumahnya dalam keadaan suci menuju shalat wajib, pahalanya seperti pahala orang beribadah haji.” (HR Abu Dawud).
Keempat, dihormati sebagai tamu Allah. “Barang siapa yang berwudhu di rumahnya, lalu memperbaiki wudhunya, kemudian datang ke masjid maka ia sebagai tamu Allah. Dan, menjadi sebuah keharusan bagi yang dikunjungi untuk menghormati tamu.” (HR Ibnu Abi Syaibah).
Kelima, terlindungi dari kejahatan setan. “Sesungguhnya, setan itu serigala bagi manusia, seperti serigala bagi kambing yang selalu memangsa kambing yang sendirian dan lalai. Maka, waspadalah kalian dalam tinggal di dusun-dusun (sendirian) dan haruslah kalian berjamaah, bermasyarakat, dan ke masjid.” (HR Ahmad).
Keenam, mendapatkan jaminan surga. “Ada tiga orang yang semuanya dijamin oleh Allah, (salah satunya) seseorang yang pergi ke masjid, ia dijamin oleh Allah ketika Ia mewafatkannya dengan memasukkannya ke surga.” (HR Abu Dawud). Semoga kita menjadi hamba-hamba Allah yang senantiasa istiqamah menjalankan shalat berjamaah. Amin. (rep/gus)
Faedah Berjamaah Faedah Berjamaah Faedah Berjamaah Faedah Berjamaah Faedah Berjamaah Faedah Berjamaah Faedah Berjamaah
Shalat memberikan banyak manfaat bagi yang istiqamah menjalankannya. Selain itu, shalat memiliki banyak keutamaan, apalagi jika ditunaikanberjamaah. Satu hal yang perlu diketahui, tidak satu pun ulama yang menyatakan shalat berjamaah hukumnya sunah biasa.
Shalat berjamaah adalah sunah muakkadah bagi laki-laki dalam menjalankan shalat lima waktu. Menurut Mazhab Maliki dan Hambali, hukumnya wajib.
Rasulullah bersabda, “Demi Tuhan yang jiwaku berada dalam kekuasaan-Nya. Sungguh aku sangat ingin menyuruh orang-orang mengumpulkan kayu bakar, lalu menyuruh seseorang supaya menyerukan azan, kemudian menyuruh seseorang pula untuk menjadi imam bagi orang banyak. Sementara itu, aku akan pergi mendatangi orang-orang yang tidak shalat berjamaah, lalu aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR Bukhari Muslim).
Saking pentingnya shalat berjamaah, selain memiliki 27 derajat (HR Muttafaq Alaih), keutamaan lainnya adalah pertama, mendapatkan naungan Allah.
“Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah pada hari tiada naungan selain naungan-Nya. (Salah satunya) adalah seseorang yang hatinya selalu terikat dengan masjid.” (HR Bukhari).
Kedua, diampuni dosa-dosanya. “Barang siapa yang berwudhu untuk shalat, lalu ia menyempurnakan wudhunya, kemudian berjalan menuju shalat wajib dan ia melaksanakannya secara bersama-sama atau berjamaah atau di masjid, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosanya.” (HR Muslim).
Ketiga, pahalanya senilai pahala ibadah haji. “Barang siapa keluar dari rumahnya dalam keadaan suci menuju shalat wajib, pahalanya seperti pahala orang beribadah haji.” (HR Abu Dawud).
Keempat, dihormati sebagai tamu Allah. “Barang siapa yang berwudhu di rumahnya, lalu memperbaiki wudhunya, kemudian datang ke masjid maka ia sebagai tamu Allah. Dan, menjadi sebuah keharusan bagi yang dikunjungi untuk menghormati tamu.” (HR Ibnu Abi Syaibah).
Kelima, terlindungi dari kejahatan setan. “Sesungguhnya, setan itu serigala bagi manusia, seperti serigala bagi kambing yang selalu memangsa kambing yang sendirian dan lalai. Maka, waspadalah kalian dalam tinggal di dusun-dusun (sendirian) dan haruslah kalian berjamaah, bermasyarakat, dan ke masjid.” (HR Ahmad).
Keenam, mendapatkan jaminan surga. “Ada tiga orang yang semuanya dijamin oleh Allah, (salah satunya) seseorang yang pergi ke masjid, ia dijamin oleh Allah ketika Ia mewafatkannya dengan memasukkannya ke surga.” (HR Abu Dawud). Semoga kita menjadi hamba-hamba Allah yang senantiasa istiqamah menjalankan shalat berjamaah. Amin. (rep/gus)
Faedah Berjamaah Faedah Berjamaah Faedah Berjamaah Faedah Berjamaah Faedah Berjamaah Faedah Berjamaah Faedah Berjamaah
Sabtu, 01 Maret 2014
Read more...
Belum Terbit Juknis Baru, BOSDA Madin Pakai Aturan Lama
Kabarlamongan.com : Lamongan - Kebijakan Bosda madrasah diniyah untuk tahun 2014 masih belum di pastikan, pasalnya ketika Kepala Bidang P.E.P Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan ditanya mengenai Juknis Bosda Madrasah Diniyah, beliau menjelaskan bahwa sampai pertengahan Januari data mengenai BOS madrasah diniyah belum diterima dari Pemerintah Provinsi.
“Untuk kebijakan Bosda di tahun 2014 ini, saya masih belum bisa memberi informasi secara lengkap karena juknis sampai sekarang masih belum ada dan menurut perkiraan seperti tahun-tahun sebelumnya juknis Bosda Madrasah Diniyah akan turun pada bulam Maret,” terang laki-laki yang akrab dengan sapaan sun’ah.
Atas dasar itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan menggunakan kebijakan Bosda madrasah diniyah yang sama dengan tahun sebelumnya, sampai diterbitkannya juknis Bosda tahun 2014.
Pria yang berdomisili di Sukodadi itu menambahkan, dalam kebijakan Bosda madrasah diniyah tahun 2013 disebutkan bahwa dana untuk Bosda madrasah diniyah terbagi atas 50% dari propinsi dan maksimal 50% dari Pemerintah Kabupaten yang juga di sesuaikan dengan kemampuan daerah masing-masing. Hal ini tidak menyalahi aturan karena aturan tesebut sudah tertera dalam Juknis Bosda madrasah Diniyah 2013.
Tercatat sebanyak 3.051 guru Madrasah Diniyah Kabupaten Lamongan yang bakal menerima dengan rincian Rp. 150.000,- untuk tiap bulannya dari pemerintah Kabupaten Lamongan dan Rp. 300.000,- tiap bulannya dari Pemerintah provinsi yang tertera dalam Juknis Bosda madrasah diniyah pada tahun 2013. Sedangkan untuk siswa mendapatkan Rp. 15.000,- untuk kategori pendidikan dasar (ula) dan Rp. 25.000,- untuk pendidikan menengah pertama (wusto).
“Pencairan dana Bosda madrasah Diniyah akan cair dalam jangka waktu 6 bulan sekali dari APBD Kabupaten lamongan sedangkan dari propinsi terbagi menjadi 5 bulan dan 1 bulan,” pungkasnya. (Ning)
BOSDA Madin Pakai Aturan Lama BOSDA Madin Pakai Aturan Lama BOSDA Madin Pakai Aturan Lama BOSDA Madin Pakai Aturan Lama BOSDA Madin Pakai Aturan Lama BOSDA Madin Pakai Aturan Lama BOSDA Madin Pakai Aturan Lama
“Untuk kebijakan Bosda di tahun 2014 ini, saya masih belum bisa memberi informasi secara lengkap karena juknis sampai sekarang masih belum ada dan menurut perkiraan seperti tahun-tahun sebelumnya juknis Bosda Madrasah Diniyah akan turun pada bulam Maret,” terang laki-laki yang akrab dengan sapaan sun’ah.
Atas dasar itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan menggunakan kebijakan Bosda madrasah diniyah yang sama dengan tahun sebelumnya, sampai diterbitkannya juknis Bosda tahun 2014.
Pria yang berdomisili di Sukodadi itu menambahkan, dalam kebijakan Bosda madrasah diniyah tahun 2013 disebutkan bahwa dana untuk Bosda madrasah diniyah terbagi atas 50% dari propinsi dan maksimal 50% dari Pemerintah Kabupaten yang juga di sesuaikan dengan kemampuan daerah masing-masing. Hal ini tidak menyalahi aturan karena aturan tesebut sudah tertera dalam Juknis Bosda madrasah Diniyah 2013.
Tercatat sebanyak 3.051 guru Madrasah Diniyah Kabupaten Lamongan yang bakal menerima dengan rincian Rp. 150.000,- untuk tiap bulannya dari pemerintah Kabupaten Lamongan dan Rp. 300.000,- tiap bulannya dari Pemerintah provinsi yang tertera dalam Juknis Bosda madrasah diniyah pada tahun 2013. Sedangkan untuk siswa mendapatkan Rp. 15.000,- untuk kategori pendidikan dasar (ula) dan Rp. 25.000,- untuk pendidikan menengah pertama (wusto).
“Pencairan dana Bosda madrasah Diniyah akan cair dalam jangka waktu 6 bulan sekali dari APBD Kabupaten lamongan sedangkan dari propinsi terbagi menjadi 5 bulan dan 1 bulan,” pungkasnya. (Ning)
BOSDA Madin Pakai Aturan Lama BOSDA Madin Pakai Aturan Lama BOSDA Madin Pakai Aturan Lama BOSDA Madin Pakai Aturan Lama BOSDA Madin Pakai Aturan Lama BOSDA Madin Pakai Aturan Lama BOSDA Madin Pakai Aturan Lama
Jumat, 07 Februari 2014
Read more...
Ngaji : Keutamaan Ilmu
Kabarlamongan.com : Sesuai firman allah, “Allah meninggikan orang-orang yang beriman diantara kamu dan orang-orang yang diberi pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan (al-mujaadilah : 11)
Dan “Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan (thaahaa:114)
Berangkat dari cerita Nabi Sulaiman ditawari oleh Allah untuk memilih antara ilmu, harta, dan tahta. Nabi Sulaiman dengan tegas memilih ilmu, dan pilihan tersebut terbukti adalah yang terbaik. Dengan pilihan itu juga, Nabi Sulaiman akhirnya mendapatkan harta dan tahta sebagai raja, bahkan wanita, atas kehendak dan sepersetujuan Allah. Nabi Sulaiman adalah raja yang sangat kaya dengan wilayah kekuasaan yang luas. Menerinta dengan adil dan bijaksana, sehingga Raja-raja negara lain pun menaruh hormat kepadanya. Nabi Sulaiman a.s. merupakan Nabiyullah yang tercatat dalam sejarah sebagai nabi yang cerdas, kaya raya, berkuasa dan shalih. Ada hadits yang mengisahkan tentang nabi Sulaiman.
Haditsnya berbunyi seperti ini: “Sulaiman diberi pilihan antara harta, kerajaan, atau ilmu.
Maka Sulaiman memilih ilmu. Lalu dengan sebab memilih ilmu (pada akhirnya) ia diberi kerajaan dan harta.” (H.R. Ibnu ‘Asakir dan ad-Dailami).
Dalam hadits tersebut, Nabi Sulaiman lebih memilih ilmu daripada harta dan kerajaan. Ini adalah pilihan yang sangat tepat. Nabi Sulaiman paham betul bahwa ilmu itu tidak seperti harta dan kerajaan (tahta) Ilmu itu ringan dibawa ke mana-mana. Ilmu itu seperti biji yang tumbuh menjadi pohon yang kemudian menghasilkan buah yang segar dan bermanfaat. Ilmu itu cahaya yang menyingkirkan duri dan gelapnya jalan menuju tujuan sehingga kita akan tahu mana jalan yang benar dan mana jalan yang salah. Mana arah ke surga mana arah ke neraka. Mana jalan menuju kaya dan mana jalan menuju kemelaratan. Keputusan yang kita ambil, akan membawa dampak masing-masing... Berbekal ilmu yang luas, Nabi Sulaiman berhasil menguasai dunia bukan dikuasai dunia. Ia pun berhasil menjadi raja yang cerdas nan kaya raya. Pada akhirnya ilmu, harta, tahta dan wanita, semua sudah dicapainya. Dan, memang begitulah fakta dan realitas bahwa orang berilmu derajatnya lebih tinggi daripada yang tidak berilmu.
Dari beberapa manfaat yang perlu diambil dari cerita nabi sulaiman itu menunjukkan bahwa ilmu adalah diatas segala-galanya. Yang namanya derajat adalah tingkatan maka manusia itu tergantung pada keilmuannya tingkatan-tingkatan tersebut menunjukkan derajat manusia Dan yang perlu diperhatikan ilmu yang dapat meninggikan derajat itu adalah ilmu yang bermanfaat bagi keseluruhan jika orang itu ahli dalam ilmu umum maka didunia akan ditinggikan derajatnya didunia dan apabila agama maka akan ditinggikan derajatnya disisi allah SWT. sesuai dengan pendapat ulama’ ilmu adalah standart keabsahan suatu amalan, tidak benar suatu amalan atau tindakan seseorang tanpa dilandasi ilmu (tidak diterima amalan tersebut).
Perlu dingat untuk seluruh pendidik khususnya pendidikan agama islam yang menjadi tolak ukur itu ada 3 hal diantaranya adalah:
Pengarahan : mulai dari kecil memang peran orang tua dan guru mendampingi anak-anaknya untuk selalu diajarkan tentang kebaikan dan mengenal perbuatan yang tidak patut dikerjakan, karna apapun yang terjadi pada anak sepenuhnya tanggungjawab orang tua dan guru, jika anak itu baik pasti karna didikan kepada anak itu tepat dan sebaliknya, dalam hal ini tanggungjawab orang tua dan guru adalah mengawal dan mengarahkan anak untuk tunduk kepada allah dalam segala perintah atau larangannya, untuk mencapai surga allah SWT. (Hrs)
Pengajian Oleh KH. Ali Imron Muhammad
Keutamaan Ilmu Keutamaan Ilmu Keutamaan Ilmu Keutamaan Ilmu Keutamaan Ilmu Keutamaan Ilmu Keutamaan Ilmu
Dan “Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan (thaahaa:114)
Berangkat dari cerita Nabi Sulaiman ditawari oleh Allah untuk memilih antara ilmu, harta, dan tahta. Nabi Sulaiman dengan tegas memilih ilmu, dan pilihan tersebut terbukti adalah yang terbaik. Dengan pilihan itu juga, Nabi Sulaiman akhirnya mendapatkan harta dan tahta sebagai raja, bahkan wanita, atas kehendak dan sepersetujuan Allah. Nabi Sulaiman adalah raja yang sangat kaya dengan wilayah kekuasaan yang luas. Menerinta dengan adil dan bijaksana, sehingga Raja-raja negara lain pun menaruh hormat kepadanya. Nabi Sulaiman a.s. merupakan Nabiyullah yang tercatat dalam sejarah sebagai nabi yang cerdas, kaya raya, berkuasa dan shalih. Ada hadits yang mengisahkan tentang nabi Sulaiman.
Haditsnya berbunyi seperti ini: “Sulaiman diberi pilihan antara harta, kerajaan, atau ilmu.
Maka Sulaiman memilih ilmu. Lalu dengan sebab memilih ilmu (pada akhirnya) ia diberi kerajaan dan harta.” (H.R. Ibnu ‘Asakir dan ad-Dailami).
Dalam hadits tersebut, Nabi Sulaiman lebih memilih ilmu daripada harta dan kerajaan. Ini adalah pilihan yang sangat tepat. Nabi Sulaiman paham betul bahwa ilmu itu tidak seperti harta dan kerajaan (tahta) Ilmu itu ringan dibawa ke mana-mana. Ilmu itu seperti biji yang tumbuh menjadi pohon yang kemudian menghasilkan buah yang segar dan bermanfaat. Ilmu itu cahaya yang menyingkirkan duri dan gelapnya jalan menuju tujuan sehingga kita akan tahu mana jalan yang benar dan mana jalan yang salah. Mana arah ke surga mana arah ke neraka. Mana jalan menuju kaya dan mana jalan menuju kemelaratan. Keputusan yang kita ambil, akan membawa dampak masing-masing... Berbekal ilmu yang luas, Nabi Sulaiman berhasil menguasai dunia bukan dikuasai dunia. Ia pun berhasil menjadi raja yang cerdas nan kaya raya. Pada akhirnya ilmu, harta, tahta dan wanita, semua sudah dicapainya. Dan, memang begitulah fakta dan realitas bahwa orang berilmu derajatnya lebih tinggi daripada yang tidak berilmu.
Dari beberapa manfaat yang perlu diambil dari cerita nabi sulaiman itu menunjukkan bahwa ilmu adalah diatas segala-galanya. Yang namanya derajat adalah tingkatan maka manusia itu tergantung pada keilmuannya tingkatan-tingkatan tersebut menunjukkan derajat manusia Dan yang perlu diperhatikan ilmu yang dapat meninggikan derajat itu adalah ilmu yang bermanfaat bagi keseluruhan jika orang itu ahli dalam ilmu umum maka didunia akan ditinggikan derajatnya didunia dan apabila agama maka akan ditinggikan derajatnya disisi allah SWT. sesuai dengan pendapat ulama’ ilmu adalah standart keabsahan suatu amalan, tidak benar suatu amalan atau tindakan seseorang tanpa dilandasi ilmu (tidak diterima amalan tersebut).
Perlu dingat untuk seluruh pendidik khususnya pendidikan agama islam yang menjadi tolak ukur itu ada 3 hal diantaranya adalah:
- Keteladanan : disini orang tua atau guru dituntut untuk bisa menjadi contoh pada anak-anaknya terutama dalam cinta rasul, cinta para ulama’, dan gemar membaca alquran dalam 3 hal tersebut orang tua atau guru harus bisa menjadi contoh dan setiap hari untuk dididik pada anak-anaknya sejak dini.
- Pembelajaran : dikhususkan untuk anak didik sejak kecil harus sudah diajarkan tentang bagaimana cara membaca al quran dengan benar, akhlak yang mulia, ilmu agama, dan ilmu umum.
Pengarahan : mulai dari kecil memang peran orang tua dan guru mendampingi anak-anaknya untuk selalu diajarkan tentang kebaikan dan mengenal perbuatan yang tidak patut dikerjakan, karna apapun yang terjadi pada anak sepenuhnya tanggungjawab orang tua dan guru, jika anak itu baik pasti karna didikan kepada anak itu tepat dan sebaliknya, dalam hal ini tanggungjawab orang tua dan guru adalah mengawal dan mengarahkan anak untuk tunduk kepada allah dalam segala perintah atau larangannya, untuk mencapai surga allah SWT. (Hrs)
Pengajian Oleh KH. Ali Imron Muhammad
Keutamaan Ilmu Keutamaan Ilmu Keutamaan Ilmu Keutamaan Ilmu Keutamaan Ilmu Keutamaan Ilmu Keutamaan Ilmu
Kamis, 06 Februari 2014
Read more...
Arti Kesabaran
Kabarlamongan.com : Lamongan - Bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Tanah Air telah banyak memakan kerugian tak hanya materi, tetapi juga korban jiwa. Ragam cobaan itu menuntut sikap arif dan kesabaran level tinggi dari siapa pun pihak yang tertimpa musibah tersebut. Sabar menjadi peneduh sekaligus oase di tengah merosotnya frekuensi iman. Apa sebetulnya makna dan esensi sabar?
Mengutip Ensiklopedi Tasawuf Imam Ghazali karya Luqman Junaedi, sabar memiliki arti yang cukup luas. Sabar tidak hanya dilakukan ketika seseorang tertimpa musibah. Tetapi, apa pun pekerjaan yang dilakukan dan diterima harus dibarengi dengan sikap sabar.
Sabar bisa berarti dapat menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum Islam. Menahan diri dalam keadaan lapang dan keadaan sempit dan dari hawa nafsu yang menggoyahkan iman.
Sabar adalah salah satu tingkatan maqamat yang harus dilalui oleh setiap manusia yang beriman. Manusia yang ingin berada dalam jalan Allah SWT akan melalui jalan tersebut dengan sabar.
Masih dalam buku yang sama, menurut Sahla, sabar adalah mengharapkan kebahagian dari Allah dan sesuatu yang paling mulia juga utama. Menurut sufi lain, sabar adalah berlaku sabar dengan kesabaran dengan artian tidak mencari kebahagiaan dan kesenangan dalam bersabar.
Sedangkan, menurut pendapat Abu Ismail al Harawi dalam Kitab Manazil as- Sairin, sabar adalah menahan diri dari hal-hal yang tidak disenangi dan menahan lisan agar tidak mengeluh dan sabar yang paling lemah adalah sabar karena Allah.
Meski demikian, Ibnu Taimiyah mengatakan sabar dalam menghadapi musibah merupakan sikap sabar yang paling mendominasi. Jika seseorang memiliki stres, risih, resah, dan susah maka sebaik-baiknya senjata adalah bersabar.
Saking pentingnya sikap sabar bagi setiap manusia, Allah menyebut kata sabar dalam Alquran sebanyak 70 kali. Sedangkan, ungkapan Allah yang khusus diperuntukkan bagi mereka yang bersabar tertuang setidaknya melalui 16 ayat Alquran yang berbeda-beda.
Di antaranya, surah al-Baqarah ayat 45. Allah meminta segenap hamba-Nya agar menjadikan shalat dan sabar sebagai media pelipur lara. “Dan mohonlah pertolongan terhadap Allah SWT dengan sabar dan shalat.”
Dari 16 ayat tersebut, tersarikan segudang hikmah dan manfaat bersabar. Hikmah bersabar tersebut, antara lain, Allah memuji orang sabar sebagai golongan orang yang beriman dan bertakwa. Kemudian, orang yang tidak dapat bersabar merupakan orang yang lemah dan bersedih.
Allah mencintai orang-orang yang bersabar, Dia akan selalu dekat dengan orang yang bersabar, memberikan kebahagiaan pada orang-orang yang bersabar, serta Allah akan memberikan pahala dan ganjaran yang tanpa batas bagi orang-orang yang bersabar.
Selain itu, sabar bisa dikategorisasikan secara garis besar ketiga bagian yang utama, yaitu pertama, sabar karena pertolongan Allah. Artinya, seseorang mengetahui kesabaran karena pertolongan-Nya. Dan, Allahlah yang menganugerahkan kesabaran kepada hamba-Nya.
Kedua, sabar untuk Allah SWT. Maknanya, pendorong umat untuk bersabar adalah karena cinta pada-Nya. Penuh harap dan mendekat dengan berbagai ragam ketaatan kepada-Nya. Bukan hanya untuk memperlihatkan jiwa yang kuat dan ketabahan terhadap manusia lain ataupun tujuan lain.
Ketiga, sabar beserta Allah. Yakni, sabar yang dilakukan sesuai dengan hukum-hukum Allah. Sehingga, dia dapat menegakkan hukum Allah sekuat tenaga, pikiran, dan hatinya.
Terkait hukum bersikap wajar, tapi berdasarkan konsensus ulama, hukumnya wajib. Karena pada hakikatnya, menurut Islam, iman seseorang terbagi dua bagian, separuhnya terdapat kesabaran dan sebagiannya lagi terkandung rasa syukur. (rep/gus)
Arti Kesabaran Arti Kesabaran Arti Kesabaran Arti Kesabaran Arti Kesabaran Arti Kesabaran Arti Kesabaran
Mengutip Ensiklopedi Tasawuf Imam Ghazali karya Luqman Junaedi, sabar memiliki arti yang cukup luas. Sabar tidak hanya dilakukan ketika seseorang tertimpa musibah. Tetapi, apa pun pekerjaan yang dilakukan dan diterima harus dibarengi dengan sikap sabar.
Sabar bisa berarti dapat menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum Islam. Menahan diri dalam keadaan lapang dan keadaan sempit dan dari hawa nafsu yang menggoyahkan iman.
Sabar adalah salah satu tingkatan maqamat yang harus dilalui oleh setiap manusia yang beriman. Manusia yang ingin berada dalam jalan Allah SWT akan melalui jalan tersebut dengan sabar.
Masih dalam buku yang sama, menurut Sahla, sabar adalah mengharapkan kebahagian dari Allah dan sesuatu yang paling mulia juga utama. Menurut sufi lain, sabar adalah berlaku sabar dengan kesabaran dengan artian tidak mencari kebahagiaan dan kesenangan dalam bersabar.
Sedangkan, menurut pendapat Abu Ismail al Harawi dalam Kitab Manazil as- Sairin, sabar adalah menahan diri dari hal-hal yang tidak disenangi dan menahan lisan agar tidak mengeluh dan sabar yang paling lemah adalah sabar karena Allah.
Meski demikian, Ibnu Taimiyah mengatakan sabar dalam menghadapi musibah merupakan sikap sabar yang paling mendominasi. Jika seseorang memiliki stres, risih, resah, dan susah maka sebaik-baiknya senjata adalah bersabar.
Saking pentingnya sikap sabar bagi setiap manusia, Allah menyebut kata sabar dalam Alquran sebanyak 70 kali. Sedangkan, ungkapan Allah yang khusus diperuntukkan bagi mereka yang bersabar tertuang setidaknya melalui 16 ayat Alquran yang berbeda-beda.
Di antaranya, surah al-Baqarah ayat 45. Allah meminta segenap hamba-Nya agar menjadikan shalat dan sabar sebagai media pelipur lara. “Dan mohonlah pertolongan terhadap Allah SWT dengan sabar dan shalat.”
Dari 16 ayat tersebut, tersarikan segudang hikmah dan manfaat bersabar. Hikmah bersabar tersebut, antara lain, Allah memuji orang sabar sebagai golongan orang yang beriman dan bertakwa. Kemudian, orang yang tidak dapat bersabar merupakan orang yang lemah dan bersedih.
Allah mencintai orang-orang yang bersabar, Dia akan selalu dekat dengan orang yang bersabar, memberikan kebahagiaan pada orang-orang yang bersabar, serta Allah akan memberikan pahala dan ganjaran yang tanpa batas bagi orang-orang yang bersabar.
Selain itu, sabar bisa dikategorisasikan secara garis besar ketiga bagian yang utama, yaitu pertama, sabar karena pertolongan Allah. Artinya, seseorang mengetahui kesabaran karena pertolongan-Nya. Dan, Allahlah yang menganugerahkan kesabaran kepada hamba-Nya.
Kedua, sabar untuk Allah SWT. Maknanya, pendorong umat untuk bersabar adalah karena cinta pada-Nya. Penuh harap dan mendekat dengan berbagai ragam ketaatan kepada-Nya. Bukan hanya untuk memperlihatkan jiwa yang kuat dan ketabahan terhadap manusia lain ataupun tujuan lain.
Ketiga, sabar beserta Allah. Yakni, sabar yang dilakukan sesuai dengan hukum-hukum Allah. Sehingga, dia dapat menegakkan hukum Allah sekuat tenaga, pikiran, dan hatinya.
Terkait hukum bersikap wajar, tapi berdasarkan konsensus ulama, hukumnya wajib. Karena pada hakikatnya, menurut Islam, iman seseorang terbagi dua bagian, separuhnya terdapat kesabaran dan sebagiannya lagi terkandung rasa syukur. (rep/gus)
Arti Kesabaran Arti Kesabaran Arti Kesabaran Arti Kesabaran Arti Kesabaran Arti Kesabaran Arti Kesabaran
Rabu, 05 Februari 2014
Read more...
Wakil Gubernur Jatim Luncurkan Tabloid Suara Madin Lamongan
Berharap Kedepan Ada Sertifikasi Guru Madin
Kabarlamongan.com : Lamongan – Wakil Gubernur Jawa Timur, H. Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) secara resmi meluncurkan Tabloid Suara Madin Lamongan di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan, Selasa (28/01).
Tabloid yang berisikan 16 halaman tersebut akan memuat seputar aktifitas dan informasi Madrasah Diniyah yang ada di Kabupaten Lamongan.
Sebelum meresmikan tabloid tersebut, gus ipul sedikit memberikan pengarahan dan motivasi kepada guru-guru madin. Dalam arahannya, Gus Ipul menyampaikan rasa simpatinya terhadap guru madin yang notabene pengabdian sekian tahun dengan dana minim dan keterbatasan tersebut, tidak menyurutkan niat untuk mendidik para generasi muda menjadi generasi yang lebih bermoral.
“Meskipun dengan dana yang terbatas, para guru madin masih bisa terus meningkat SDM generasi muda, dan ini adalah suatu kebanggaan tersendiri khususnya Madrasah Diniyah Kabupaten Lamongan,” katanya.
Dalam hal peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia), lanjut gus ipul, harus dibekali dengan ilmu agama dan inilah tugas terpenting madin yang sebenarnya. Karena kalau agamanya sudah beres, maka semuanya juga akan beres atau bahasa jawanya “Urip iku cek nduwe cekelan (biar orang hidup itu punya peganggan),” tambahnya.
Beliau juga menyampaikan dua komponen yang ada dalam pendidikan dalam lingkup madin yakni spiritual happiness yang merupakan hubungan baik dengan Allah dan juga intelektual happiness (olah akal) yang merupakan sasaran akhir dalam peningkatan SDM pendidikan dalam lingkungan madin dengan tujuan sertifikasi demi meningkatkan taraf hidup guru madin.
Selain itu, Wakil Gubernur jatim tersebut juga menyinggung mengenai dana yang dikucurkan pemerintah provinsi untuk mendukung program peningkatan kualitas guru madin.
“Kami dari pemerintah provinsi sudah mengucurkan dana lebih dari 200 milyar untuk madin di seluruh Jawa Timur. Takhanya itu, bahwa sudah menjadi informasi umum, Madin harus berbenah karena memang dari dulu madin tidak memiliki anggaran dari APBD maupun APBN dan lebih di anggap sebagai lembaga pendidikan informal,” tandasnya.
Mantan ketua GP. Ansor itu juga mempunyai sebuah terobosan yang hebat bagi Madrasah Diniyah, yakni bekerjasama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia untuk membuat program semacam sertifikasi guru Madin.
“Saya ini ingin bekerjasama dengan kemenag untuk membuat semacam sertifikasi guru madin sebagai penunjang proesionalitas guru madin,” harapnya.
Di akhir sambutannya, orang nomor dua di Jawa Timur itu menyampaikan sedikit masukan dalam hal pemilihan metode pengajaran yang tepat dan dapat di aplikasikan secara cepat dan maksimal sesuai untuk siswa madin.
“Metode-metode pengajaran yang selama ini jika kurang efektif agar segera dibenahi. Tidak hanya dalam metode pengajaran tetapi juga kembali pada kesesuaian kurikulum,” tukasnya.
Terkait dengan Launching Tabloid Suara Madin Lamongan, beliau sangat mengapresiasi dengan hadirnya tabloid, selain bisa mewakili suara pendidikan di lingkungan madin juga bisa menjadi salah satu metode dakwah yang efektif melalui media massa.
“Saya sangat apresiasi terhadap terbitnya Tabloid Suara Madin Lamongan ini, dan juga berharap kepada seluruh madrasah-madrasah diniyah yang ada di pantura ini bisa bersemangat seperti Lamongan,” harapnya.
Dan Tabloid Suara Madin Lamongan diresmikan dengan ditandai bacaan basmalah dan penanda tanganan piagam peresmian oleh Wakil Gubernur Jawa Timur. (Ning/Ary)
Tabloid Suara Madin Lamongan Tabloid Suara Madin Lamongan Tabloid Suara Madin Lamongan Tabloid Suara Madin Lamongan Tabloid Suara Madin Lamongan Tabloid Suara Madin Lamongan
Kamis, 30 Januari 2014
Read more...
Fadeli : Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal
Kabarlamongan.com : Lamongan – Selain Gus Ipul, sapaan akrab H. Saifullah Yusuf, H. Fadeli, SH., MM., juga ikut meluncurkan media massa milik Madrasah Diniyah di Kabupaten Lamongan itu.
Tabloid Suara Madin Lamongan, demikian nama media tersebut, di launching Selasa (28/01) di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan. Tabloid ini kedepan akan banyak membahas Aktifitas dan informasi madrasah –madrasah diniyah di Kabupaten Lamongan.
Selain untuk melaunching Tabloid Suara Madin Lamongan, kegiatan itu juga sebagai ajang pembinaan guru Madin se-Kabupaten Lamongan.
Bupati lamongan H. Fadeli, SH., MM., dalam sambutannya mengatakan, pendidikan yang ada di Kabupaten Lamongan kian hari kian meningkat, itu semua tak luput berkat bantuan dari para guru baik dari guru sekolah formal maupun guru madin.
“Pemerintah kabupaten sudah berusaha semaksimal mungkin untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Lamongan, jadi kita mengimbanginya dengan mengadakan program bahasa arab dan hafalan surat-surat pendek pada pendidikan formal kita,” katanya.
Dia menambahkan, bahwa dengan adanya madrasah diniyah ini bisa membantu menyukseskan program-program pemerintah terkait pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan, dengan berjalan berdampingan bersama sekolah formal.
“Tujuan terpenting pendidikan itu adalah cerdas dan berakhlak, untuk itu sekolah formal dan madrasah diniyah harus jalan beriringan,” tambahnya fadeli.
Sedangkan terkait bantuan kepada madrasah-madrasah diniyah di Kabupaten Lamongan, Fadeli mengklaim bahwa bantuan tahun 2013 kemarin adalah murni dari kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Lamongan sebanyak kurang lebih 12M.
“Saya sudah dua kali mengajukan bantuan kepada Pemerintah Provinsi tapi masih belum ditanggapi, jadi untuk bantuan tahun 2013 kemarin adalah murni dari pemerintahan daerah,” klaimnya.
Terkait hadirnya Tabloid Suara Madin Lamongan, beliau berharap agar tabloid ini bisa menjadi media syiar Islam untuk mencerdaskan umat.
“Semoga kehadirannya bisa menjadi media syiar islam dan eksistensi madrasah diniyah di Kabupaten Lamongan,” ujar Fadeli. (Ary)
Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal
Tabloid Suara Madin Lamongan, demikian nama media tersebut, di launching Selasa (28/01) di Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan. Tabloid ini kedepan akan banyak membahas Aktifitas dan informasi madrasah –madrasah diniyah di Kabupaten Lamongan.
Selain untuk melaunching Tabloid Suara Madin Lamongan, kegiatan itu juga sebagai ajang pembinaan guru Madin se-Kabupaten Lamongan.
Bupati lamongan H. Fadeli, SH., MM., dalam sambutannya mengatakan, pendidikan yang ada di Kabupaten Lamongan kian hari kian meningkat, itu semua tak luput berkat bantuan dari para guru baik dari guru sekolah formal maupun guru madin.
“Pemerintah kabupaten sudah berusaha semaksimal mungkin untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Lamongan, jadi kita mengimbanginya dengan mengadakan program bahasa arab dan hafalan surat-surat pendek pada pendidikan formal kita,” katanya.
Dia menambahkan, bahwa dengan adanya madrasah diniyah ini bisa membantu menyukseskan program-program pemerintah terkait pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan, dengan berjalan berdampingan bersama sekolah formal.
“Tujuan terpenting pendidikan itu adalah cerdas dan berakhlak, untuk itu sekolah formal dan madrasah diniyah harus jalan beriringan,” tambahnya fadeli.
Sedangkan terkait bantuan kepada madrasah-madrasah diniyah di Kabupaten Lamongan, Fadeli mengklaim bahwa bantuan tahun 2013 kemarin adalah murni dari kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Lamongan sebanyak kurang lebih 12M.
“Saya sudah dua kali mengajukan bantuan kepada Pemerintah Provinsi tapi masih belum ditanggapi, jadi untuk bantuan tahun 2013 kemarin adalah murni dari pemerintahan daerah,” klaimnya.
Terkait hadirnya Tabloid Suara Madin Lamongan, beliau berharap agar tabloid ini bisa menjadi media syiar Islam untuk mencerdaskan umat.
“Semoga kehadirannya bisa menjadi media syiar islam dan eksistensi madrasah diniyah di Kabupaten Lamongan,” ujar Fadeli. (Ary)
Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal Madin Harus Berjalan Beriringan dengan Pendidikan Formal
Gus Ipul : Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja
Kabarlamongan.com : Lamongan - Apel Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Alun-alun Kota Lamongan, Selasa (28/1) dihadiri sejumlah pimpinan teras lembaga tersebut. Diantaranya Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor Nusron Wahid dan Dewan Pembina PP GP Ansor Saifullah Yusuf (Gus Ipul) yang juga Wagub Jatim.
Sementara dari Lamongan hadir Bupati Fadeli, Ketua DPRD Makin Abbas, Kapolres AKBP Solehan dan Dandim 0812 Letkol Inf Ade Rizal Muharram serta Sekkab Yuhronur Efendi. Kehadiran Kapolres dan Dandim di apel tersebut juga dalam rangka menandatangani kerjasama bareng GP Ansor dalam hal kemanan, ketertiban, serta pendidikan dan pelatihan bela Negara.
Kepada anggota GP Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang juga turut menjadi peserta upacara, Gus Ipul mewanti-wanti agar mereka tetap memprioritaskan tiga tugas utama.
“Tahun 2014 ini adalah tahun politik. Ansor dan Banser agar jangan sampai melupakan tiga tugas utama. Juga agar membantu agar situasi dan kondisi Lamongan tetap kondusif, “ pesan Gus Ipul.
Dikatakan Gus Ipul, tuga sutama yang pertama dalah agar tetap merapatkan barisan dalam arti haqiqi. Yakni sebagai sebuah gerakan yang mampu mewujudkan sebagaimana tujuan organisasi.
“Kebatilan yang terorganisir bisa mengalahkan kebenaran yang tidak terorganisir. Karena selain pengajian, Ansor dan Banser harus membentuk barisan yang kuat, “ tegas dia.
Selanjutnya dia berpesan agar Ansor tidak melupakan tugasnya untuk menolong. Yakni menolong ulama dalam menegakkan aqidah ahlus sunnah wal jama’ah. Kemudian menolong Indonesia dan menolong rakyat Indonesia. “Yang terakhir Ansor dan Banser harus mempunyai kemampuan yang serbaguna agar mampu melaksanakan kewajibannya, “ pungkas dia.
Bupati Fadeli di kesempatan yang sama menyampaikan terima kasih kepada Banser yang selama ini telah ikut menciptakan keamanan dan ketertiban di Lamongan. Dia kemudian mencontohkan yang telah dilakukan Banser dalam membantu pengamanan pada Hari Natal dan malam pergantian tahun baru.
“Itu adalah bukti nyata keberadaan Saudara-saudara sangat bermanfaat bagi masyarakat, “ ucap Fadeli. (gus)
Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja, Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja, Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja, Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja
Sementara dari Lamongan hadir Bupati Fadeli, Ketua DPRD Makin Abbas, Kapolres AKBP Solehan dan Dandim 0812 Letkol Inf Ade Rizal Muharram serta Sekkab Yuhronur Efendi. Kehadiran Kapolres dan Dandim di apel tersebut juga dalam rangka menandatangani kerjasama bareng GP Ansor dalam hal kemanan, ketertiban, serta pendidikan dan pelatihan bela Negara.
Kepada anggota GP Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang juga turut menjadi peserta upacara, Gus Ipul mewanti-wanti agar mereka tetap memprioritaskan tiga tugas utama.
“Tahun 2014 ini adalah tahun politik. Ansor dan Banser agar jangan sampai melupakan tiga tugas utama. Juga agar membantu agar situasi dan kondisi Lamongan tetap kondusif, “ pesan Gus Ipul.
Dikatakan Gus Ipul, tuga sutama yang pertama dalah agar tetap merapatkan barisan dalam arti haqiqi. Yakni sebagai sebuah gerakan yang mampu mewujudkan sebagaimana tujuan organisasi.
“Kebatilan yang terorganisir bisa mengalahkan kebenaran yang tidak terorganisir. Karena selain pengajian, Ansor dan Banser harus membentuk barisan yang kuat, “ tegas dia.
Selanjutnya dia berpesan agar Ansor tidak melupakan tugasnya untuk menolong. Yakni menolong ulama dalam menegakkan aqidah ahlus sunnah wal jama’ah. Kemudian menolong Indonesia dan menolong rakyat Indonesia. “Yang terakhir Ansor dan Banser harus mempunyai kemampuan yang serbaguna agar mampu melaksanakan kewajibannya, “ pungkas dia.
Bupati Fadeli di kesempatan yang sama menyampaikan terima kasih kepada Banser yang selama ini telah ikut menciptakan keamanan dan ketertiban di Lamongan. Dia kemudian mencontohkan yang telah dilakukan Banser dalam membantu pengamanan pada Hari Natal dan malam pergantian tahun baru.
“Itu adalah bukti nyata keberadaan Saudara-saudara sangat bermanfaat bagi masyarakat, “ ucap Fadeli. (gus)
Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja, Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja, Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja, Ansor Harus Membantu Ulama Menegakkan Aswaja
Selasa, 28 Januari 2014
Read more...
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur Pada Baliho Caleg
Kabarlamongan.com : Lamongan - Ketua Gerakan Gusdurian (Gerdu) Lamongan, Agus Muhammad Harisuddin menyayangkan adanya pemasangan foto KH. Abdurahman Wahid atau yang dikenal dengan sebutan Gus Dur pada baliho caleg di Lamongan.
Agus mengungkapkan bahwa kebanyakan caleg hanya mencari ketenaran sang kyai NU tersebut. "Okelah kalau memang pihaknya berani memperjuangkan ajaran yang dibawa Gus Dur, jangan hanya ingin tenar dengan membawa gambar Gus Dur," terangnya.
Memang benar, akhir-akhir ini banyak kalangan yang menerbitkan foto gus dur dimana-mana, hingga mencapai respon dari keluarga Kyai kelahiran Jombang itu.
Sementara itu, Istri Almagfurllah KH. Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah saat menghadiri Haul Gus Dur Ke-4 yang diselenggarakan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjelaskan bahwa suaminya merupakan milik semua rakyat Indonesia. Siapa pun boleh memakai sosok presiden keempat tersebut guna keperluan kampanye.
"Tadi sudah saya katakan, Gus Dur itu milik bangsa indonesia. Gus Dur dan keluarganya tidak ke mana-mana, tetapi ada di mana-mana. Ada di PPP , Demokrat, Nasdem, Gerindra, pokoknya di mana-mana," ujar Nuriyah usai hadiri 'Haul Ke-4 Gus Dur' di Markas PPP , Jakarta, Selasa (14/1).
Walau diperuntukkan siapa saja, Nuriyah tetap menolak bila Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) pimpinan Menteri Ketenagakerjaan,Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menggunakannya. Terlebih guna keperluan kampanye.
"Karena Gus Dur itu milik bangsa, maka gambar Gus Dur boleh dipakai siapa saja, kecuali yang satu ( PKB ) disebutkan oleh Gus Dur tidak boleh," tegasnya.
Menyambut jawaban ibunya, putri keempat Gus Dur , Inayah Wulandari menyebut, pelarangan penggunaan itu sudah ditulis almarhum ayahnya sebelum meninggal. Terutama untuk PKBpimpinan Cak Imin.
"Itu sesuai dengan permintaan Gus Dur sesuai surat wasiatnya. Semua boleh pakai tanda gambar Gus Dur kecuali yang diwasiatkan Gus Dur yaitu PKB di bawah kepemimpinan BapakMuhaimin Iskandar ." terangnya di lokasi yang sama.
Namun, dia enggan menjawab apakah memberikan dukungan bila PKB sudah tidak dipimpin Cak Imin. Inayah malah menyerahkan penilaian kepada masyarakat.
"Pokoknya yang tertulis ya tadi, PKB di bawah pimpinan Muhaimin Iskandar saja. Terserah masyarakat saja yang melihat," pungkasnya. (ding)
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur
Agus mengungkapkan bahwa kebanyakan caleg hanya mencari ketenaran sang kyai NU tersebut. "Okelah kalau memang pihaknya berani memperjuangkan ajaran yang dibawa Gus Dur, jangan hanya ingin tenar dengan membawa gambar Gus Dur," terangnya.
Memang benar, akhir-akhir ini banyak kalangan yang menerbitkan foto gus dur dimana-mana, hingga mencapai respon dari keluarga Kyai kelahiran Jombang itu.
Sementara itu, Istri Almagfurllah KH. Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah saat menghadiri Haul Gus Dur Ke-4 yang diselenggarakan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjelaskan bahwa suaminya merupakan milik semua rakyat Indonesia. Siapa pun boleh memakai sosok presiden keempat tersebut guna keperluan kampanye.
"Tadi sudah saya katakan, Gus Dur itu milik bangsa indonesia. Gus Dur dan keluarganya tidak ke mana-mana, tetapi ada di mana-mana. Ada di PPP , Demokrat, Nasdem, Gerindra, pokoknya di mana-mana," ujar Nuriyah usai hadiri 'Haul Ke-4 Gus Dur' di Markas PPP , Jakarta, Selasa (14/1).
Walau diperuntukkan siapa saja, Nuriyah tetap menolak bila Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) pimpinan Menteri Ketenagakerjaan,Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menggunakannya. Terlebih guna keperluan kampanye.
"Karena Gus Dur itu milik bangsa, maka gambar Gus Dur boleh dipakai siapa saja, kecuali yang satu ( PKB ) disebutkan oleh Gus Dur tidak boleh," tegasnya.
Menyambut jawaban ibunya, putri keempat Gus Dur , Inayah Wulandari menyebut, pelarangan penggunaan itu sudah ditulis almarhum ayahnya sebelum meninggal. Terutama untuk PKBpimpinan Cak Imin.
"Itu sesuai dengan permintaan Gus Dur sesuai surat wasiatnya. Semua boleh pakai tanda gambar Gus Dur kecuali yang diwasiatkan Gus Dur yaitu PKB di bawah kepemimpinan BapakMuhaimin Iskandar ." terangnya di lokasi yang sama.
Namun, dia enggan menjawab apakah memberikan dukungan bila PKB sudah tidak dipimpin Cak Imin. Inayah malah menyerahkan penilaian kepada masyarakat.
"Pokoknya yang tertulis ya tadi, PKB di bawah pimpinan Muhaimin Iskandar saja. Terserah masyarakat saja yang melihat," pungkasnya. (ding)
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur
Gusdurian Lamongan Geram dengan Pemampangan Foto Gus Dur
Rabu, 15 Januari 2014
Read more...
Polres Lamongan Ajak Anak Yatim Wisata Maulid
Kabarlamongan.com : Lamongan - Setelah semalam Polres Lamongan menggelar pengajian Maulid Nai Muhammad, Selasa (14/01/2014) pagi dilanjutkan dengan acara Wisata Maulid Nai Muhammad bersama seanyak 510 anak yatim.
Ratusan anak yatim piatu ini diambil dari desa yang tersear di 27 Kecamatan . Mereka dijemput oleh personel masing – masing polsek jajaran. Saat dikumpulkan di pelataran polres, ratusan anak ini diberi pakaian seragam kaos sebelum menuju tempat Wisata Bahari Lamongan (WBL).
Sesaat berdoa bersama dan mendengarkan tausiyah ustadz KH Masrur. Para anak yatim ini kemudian diangkut 8 bus menuju WBL.
“Kita harus berbagi kebahagian bersama anak yatim maupun piatu dalam pada hari yang mulia ini, yakni hari lahir Nabi Muhammad SAW,”ungkap Kapolres AKBP Solehan.
Di WBL , mereka menikmati 48 wahana permainan secara gratis. Dan diperkirakan acara Wisata Maulid untuk anak yatim ini akan berlangsung hingga sore nanti. Dan setelahnya akan diantar pulang sampai ke rumah masing – masing. Nasihul seorang anak yatim yang turut dalam acara ini mengaku senang bisa menikmati tempat wisata WBL bersama sejumlah teman senasib.
Dikatakan, baru kali ini ia mendapat kesempatan berwisata dan menikmati wahana dengan gratis.
"Terimakasih banyak kepada bapak pimpinan polisi Lamongan,”ungkap Nasihul polos. (Surya/gus)
Berita Mengenai Polres Lamongan hanya di Kabarlamongan.com
Berita Mengenai Polres Lamongan hanya di Kabarlamongan.com
Ratusan anak yatim piatu ini diambil dari desa yang tersear di 27 Kecamatan . Mereka dijemput oleh personel masing – masing polsek jajaran. Saat dikumpulkan di pelataran polres, ratusan anak ini diberi pakaian seragam kaos sebelum menuju tempat Wisata Bahari Lamongan (WBL).
Sesaat berdoa bersama dan mendengarkan tausiyah ustadz KH Masrur. Para anak yatim ini kemudian diangkut 8 bus menuju WBL.
“Kita harus berbagi kebahagian bersama anak yatim maupun piatu dalam pada hari yang mulia ini, yakni hari lahir Nabi Muhammad SAW,”ungkap Kapolres AKBP Solehan.
Di WBL , mereka menikmati 48 wahana permainan secara gratis. Dan diperkirakan acara Wisata Maulid untuk anak yatim ini akan berlangsung hingga sore nanti. Dan setelahnya akan diantar pulang sampai ke rumah masing – masing. Nasihul seorang anak yatim yang turut dalam acara ini mengaku senang bisa menikmati tempat wisata WBL bersama sejumlah teman senasib.
Dikatakan, baru kali ini ia mendapat kesempatan berwisata dan menikmati wahana dengan gratis.
"Terimakasih banyak kepada bapak pimpinan polisi Lamongan,”ungkap Nasihul polos. (Surya/gus)
Berita Mengenai Polres Lamongan hanya di Kabarlamongan.com
Berita Mengenai Polres Lamongan hanya di Kabarlamongan.com
Selasa, 14 Januari 2014
Read more...
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan Gelar Maulidurrasul
Kabarlamongan.com : Lamongan - Dua kegiatan besar mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lamongan.
Selasa (14/01/2014) hari ini aktifitas jual beli di Pasar Ikan ditutup total lantaran seluruh lokasi dalam pasar dimanfaatkan untuk acara Istighosah dan Manakib Kubro yang diadakan jamaah Paguyuban Pasar Ikan (PPI) dengan 4000 jamaah yang hadir.
Sementara Polres pada hari yang sama juga menggembirakan sebanyak 510 anak yatim dari seluruh kecamatan yang dikemas dalam acara Wisata Maulid Nabi Muhammad SAW. Sebelum diberangkatkan menuju lokasi Wisata Bahari Lamongan (WBL) di Paciran, mereka berkumpul dan doa bersama dilanjutkan mendengarkan tausiyah KH Masrur dari Surabaya.
Di Pasar Ikan, semua jamaah yang hadir ‘diwajibkan’ oleh panitia mengenakan pakaian serba putih. Hampir semua pelataran di Pasar Ikan penuh sesak dan menjadi lautan manusia.
Mereka mengawali kegiatannya dengan Istighozah .
Panitia Mualid dan Manakib Akbar menghadirkan pembicara lulusan Ponpes Langitan yang cukup terkenal , yakni KH Ali Saerozi dari Wanar Lamongan dan KH Ali dari Surabaya.
Kedua pembicara ini mengaku jika diantara keduanya sudah saling mengenal dan seperjuangan.
Bahkan sebelum memulai ceramahnya, kedua pembicara ini saling lempar siapa yang semestinya pertama sebagai pemicara dengan alasan mengutamakan yang senior. Apa yang kedua pembicara sampaikan memancing tawa jamaah.
Kedua pembicara yang didatangkan oleh Majlis Dzikir Al-Hidmah pada intinya menyampaikan akan arti petingnya mengenal dan memahami akan Ahklak Rosulullah yang kelahirannya diperingati setiap tahun.
”Siapa yang mau mencontoh Nabi Muhammad, Insya Allah slamet dunia akhirat. Semua jamaah kepingin slamet dunia akhirat, contoh Nai Muhammasd,”ungkap Ali Saerozi. (surya/ipd)
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan
Selasa (14/01/2014) hari ini aktifitas jual beli di Pasar Ikan ditutup total lantaran seluruh lokasi dalam pasar dimanfaatkan untuk acara Istighosah dan Manakib Kubro yang diadakan jamaah Paguyuban Pasar Ikan (PPI) dengan 4000 jamaah yang hadir.
Sementara Polres pada hari yang sama juga menggembirakan sebanyak 510 anak yatim dari seluruh kecamatan yang dikemas dalam acara Wisata Maulid Nabi Muhammad SAW. Sebelum diberangkatkan menuju lokasi Wisata Bahari Lamongan (WBL) di Paciran, mereka berkumpul dan doa bersama dilanjutkan mendengarkan tausiyah KH Masrur dari Surabaya.
Di Pasar Ikan, semua jamaah yang hadir ‘diwajibkan’ oleh panitia mengenakan pakaian serba putih. Hampir semua pelataran di Pasar Ikan penuh sesak dan menjadi lautan manusia.
Mereka mengawali kegiatannya dengan Istighozah .
Panitia Mualid dan Manakib Akbar menghadirkan pembicara lulusan Ponpes Langitan yang cukup terkenal , yakni KH Ali Saerozi dari Wanar Lamongan dan KH Ali dari Surabaya.
Kedua pembicara ini mengaku jika diantara keduanya sudah saling mengenal dan seperjuangan.
Bahkan sebelum memulai ceramahnya, kedua pembicara ini saling lempar siapa yang semestinya pertama sebagai pemicara dengan alasan mengutamakan yang senior. Apa yang kedua pembicara sampaikan memancing tawa jamaah.
Kedua pembicara yang didatangkan oleh Majlis Dzikir Al-Hidmah pada intinya menyampaikan akan arti petingnya mengenal dan memahami akan Ahklak Rosulullah yang kelahirannya diperingati setiap tahun.
”Siapa yang mau mencontoh Nabi Muhammad, Insya Allah slamet dunia akhirat. Semua jamaah kepingin slamet dunia akhirat, contoh Nai Muhammasd,”ungkap Ali Saerozi. (surya/ipd)
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan
Al-Khidmah Pasar Ikan Lamongan
Recently Commented
Recent Entries
Info Persela
Berita Lamongan Jawa Timur Terkini
Diberdayakan oleh Blogger.
