Asi Ekslusif, Cara Langsing dan KB Ekonomis
Posted on Sabtu, 23 November 2013 and filed under #Asi Ekslusif , Kesehatan , lamongan . You can follow any responses to this entry through theRSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry from your site
Kabarlamongan.com : Lamongan - Tantangan terbesar bagi para ibu yang baru melahirkan selain memberikan ASI ekslusif tak lain adalah bagaimana menurunkan berat badan dan bentuk tubuh kembali normal. Segala upaya kemudian dilakukan agar kembali ramping.
Padahal ketika Anda bertekad memberikan ASI ekslusif selama enam bulan sama artinya Anda sedang bekerja untuk menurunkan berat badan.
"Menyusui bayi langsung dari payudara, paling tidak 8 kali dalam sehari dan dilakukan selama enam bulan, ini sama artinya Anda sedang menurunkan berat badan sebesar 60 persen, apalagi kalau lebih lama," kata dokter Benny Johan SpOG dalam talkshow bertajuk Hamil Sehat dan Langsing Pasca Bersalin di RS Brawijaya Women & Children Hospital, Sabtu (23/11/2013).
Tidak hanya itu, memberikan ASI ekslusifselama 6 bulan menurut dokter Benny, juga dapat menjadi alat KB alami dengan tingkat keberhasilan 90 persen. "Tapi ingat ya 90 persen bukan 100 persen," ujarnya.
Namun tak dipungkiri memang ada beberapa ibu yang tidak sabar harus menunggu 6 bulan agar tubuhnya kembali ideal, olahraga dan diet atau pola makan untuk menurunkan berat badan pun dilakukan.
Dokter Benny mengatakan, itu tidak ada salahnya. Namun sebaiknya tidak dilakukan terburu-buru.
Mereka yang melahirkan normal sebaiknya satu atau dua bulan setelah melahirkan. "Sementara ibu yang melahirkan normal adalah 3-6 bulan agar bekas operasi benar-benar kering dan sembuh," tuturnya.
Tetap harus menjadi perhatian yang utama yaitu olahraga atau pola makan untuk menurunkan berat badan tidak boleh menganggu produksi maupun kualitas ASI untuk bayi. Tetap harus makan-makanan yang bergizi dan seimbang. (In/Fbi)
0 Responses for “ Asi Ekslusif, Cara Langsing dan KB Ekonomis”
Leave a Reply
Recently Commented
Recent Entries
Info Persela
Berita Lamongan Jawa Timur Terkini