Ditemukan Lagi Candi Di Lamongan

Posted on Selasa, 19 November 2013 and filed under . You can follow any responses to this entry through theRSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry from your site

Kabarlamongan.com : Lamongan - Situs bersejarah diduga berasal dari jaman Airlangga ditemukan di Lamongan,  berupa candi.  Bangunan suci itu mulai dieskavasi atau digali  sejak tiga hari lalu, tepatnya, Sabtu (16/11/2013) di tanah kawasan hutan Dusun Montor, Desa Pata’an, Kecamatan Sambeng.

Bangunan ini tidak beda jauh dengan penemuan candi di Desa Siser, Kecamatan Laren atau yang dikenal dengan situs Slumpang, bahan dasar bangunan candi di Desa Pata’an ini juga terbuat dari batu kumbung (sejenis batu kapur tapi keras dan padat, Red). Batu tersebut tertata rapi membentuk bangunan persegi menjulang ke atas.

Bangunan candi yang ditemukan di Desa Patakan tersebut memang sudah hampir setahun ini dideteksi, namun baru saat ini bangunan candi tersebut di eskavasi oleh tim Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur atau yang dulu dikenal dengan nama BP3 Trowulan. Bangunan candi yang kini sedang di eskavasi oleh BPCB tersebut letaknya memang jauh dari pemukiman warga.

Dari struktur candi yang kini sedang di eskavasi tersebut setidaknya diketahui kalau bentuk candi ini tidak simetris seperti bentuk candi-candi yang umum ditemukan. Saat ini,  proses eskavasi sudah sepanjang 10 x 12 meter. "Hasil sementara diketahui kalau bangunan candi ini menghadap ke arah barat. Melihat struktur bangunan yang ada, dimungkinan candi ini sebagai pendarmaan dari Raja Airlangga, ‘’ kata Priyo, pengamat budaya Lamongan.

Ini diperkuat dengan pendapat Wicaksono, arkeolog dari Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur atau yang sebelumnya dikenal dengan nama BP3 Trowulan. Disebutkan, meskipun eskavasi belum sempurna dia menyebutkan posisi candi menghadap ke arah barat.

‘’Dari pengalaman yang sudah-sudah, kalau candi ini menghadap ke barat menunjukkan candi pendarmaan kepada orang-orang penting atau raja, ‘’ katanya.

Lebih jauh Wicaksono menjelaskan, bangunan candi diduga sudah pernah mengalami perbaikan dari pembangunan awal. Ini terlihat dari struktur batu yang tersusun di bagian atas. Diduga pemugaran dilakukan pada jaman Majapahit. Candi itu sendiri dibangun pad ajaman Airlangga di abad 11-12.

"Tapi, kita hanya berkonsentrasi pada bangunan candi agar segera diketahui bentuknya maksimalnya, " jelasnya.

Adapun diketahuinya keberadaan candi ini berawal dari pelacakan yang didasarkan dari prasasti Pata’an yang ditemukan di desa ini. Prasasti yang kini berada di Museum Jakarta itu menyebutkan kalau di Desa Pata’an merupakan kawasan sima atau tana pardikan yang didarmakan kepada raja. Yakni Raja Patahunan.

"Sudah setahun candi ini ditemukan, tapi baru kali ini diesvakasi karena memang harus melalui prosedur dan pendanaan, ‘’ sambung Priyo.

Perkembangannya, tidak hanya diketahui satu candi saja. Dari pengamatan Wicaksono dan Priyo dilokasi eskavasi. Dari sisa bangunan yang ada di kawasan tersebut diduga tedapat kompleks candid an situs lainnya. Ini dibuktikan adanya sisa pagar batu, sungai yang dilengkapi dam kuno serta pecahan keramik tembikar.

Plt Kepala Dinas Pariwisata, Suparno membenarkan pihak BPCB Jawa Timur sudah tiga hari ini melakukan eskavasi candi di Desa Pata’an. Dimungkinkan akan berlangsung selama 10 hari mendatang. ‘’Karena keterbatasan dana mengapa hanya sepuluh hari saja.Ke depan terus dilanjutkan, ‘’ tandasnya. (Surya/Ding)

0 Responses for “ Ditemukan Lagi Candi Di Lamongan”

Leave a Reply

http://setaprod.blogspot.com

Recently Commented

Recent Entries

Info Persela

setaprod.blogspot.com

Berita Lamongan Jawa Timur Terkini

Diberdayakan oleh Blogger.