Investasi Di Lamongan Capai 3,6 Triliun
Posted on Selasa, 19 November 2013 and filed under Ekonomi . You can follow any responses to this entry through theRSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry from your site
Kabarlamongan.com : Lamongan - Kemudahan pelayanan perijinan di Lamongan ternyata berbanding lurus dengan inestasi yang masuk di Kota Soto ini. Sejak tahun 2010 hingga triwulan ketiga tahun ini, sudah sebanyak Rp 3,6 triliun dana investor yang masuk di Lamongan.
Nilai realisasi investasi tersebut seperti diungkapkan Kepala Badan Penanaman Modal dan Perijinan (BPMP) Lamongan Chairil Anwar melalui Kabag Humas dan Infokom Mohammad Zamroni termasuk investasi Penanaman Modal Asing (PMA). “Alhamdulillah dengan berbagai fasilitas kemudahan dan iklim investasi di Lamongan, investor tidak ragu menanamkan modalnya dan membuka usaha di sini, “ ujar dia.
Dirinci olehnya, sejak tahun 2010 hingga triwulan ketiga tahun ini, nilai realisasi investasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang terasuk di dalamnya izin sektoral, mencapai Rp 3.296.943.242.804. Kemudian realisasi investasi dari PMA mencapai 386.295.196.600.
Di tahun ini saja, hingga triwulan ketiga, nilai realisasi investasi di Lamongan baik dari PMDN maupun PMA sudah mencapai Rp 777.276.298.904. Yakni terdiri dari Rp 528.893.242.804 PMDN dan Rp 248.383.056.100 dari PMA.
Menurut Anwar, Lamongan masih menjadi jujugan investasi diantaranya karena dipermudahnya perijinan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di BPMP. “Kami di PTSP berusaha memberikan pelayanan prima pada setiap investor yang akan menanamkan modalnya di Lamongan, “ kata dia.
Bukan hanya di aspek legal, dalam penyediaaan lahan, tenaga kerja dan infrastruktur investasi, tetap ada fasilitasi dari BPMP. Bahkan, lanjut dia, ada insentif daerah dan kemudahan investasi berupa pengurangan pengenaan pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar 50 persen selama 3 tahun dan pengurangan pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) sebesar 50 persen.
Terkait pelayanan di PTSP tersebut, Bupati Fadeli menerima penghargaan sebagai penyelenggara PTSP bidang (Penanaman Modal) kabupaten/kota terbaik di Indonesia dari Wakil Presiden RI Boediono, di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Selasa pagi (19/11).
“Semoga suasana investasi di Lamongan terus kondusif sehingga semakin banyak investasi yang masuk. Insya Allah, investasi yang masuk di Lamongan ini akan bermanfaat langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Lamongan. Terlebih, jika nanti industri padat karya seperti pabrik gula di Kecamatan Ngimbang sudah mulai beroperasi, “ pesan Bupati Fadeli via telepon dari Jakarta. (Ding/hms)
0 Responses for “ Investasi Di Lamongan Capai 3,6 Triliun”
Leave a Reply
Recently Commented
Recent Entries
Info Persela
Berita Lamongan Jawa Timur Terkini