SURAT TERBUKA KEPADA WAKIL RAKYAT DPRD II 2009-2014
Posted on Selasa, 12 November 2013 and filed under Kiriman Anda , Politik , surat untuk dprd lamongan . You can follow any responses to this entry through theRSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry from your site
Oleh : Muslimin,SPd. *)
Yang terhormat Bapak-bapak dan Ibu-ibu wakil rakyat, saya ucapkan selamat dan sukses atas keberhasilan Anda menjadi anggota dewan yang terhormat. Saya ikut merasakan kegembiraan dan kebahagiaan Anda karena saya juga merupakan bagian kecil yang mengantar keberhasilan Anda. Satu suara yang saya berikan bisa jadi menambah perolehan suara Anda. Saya berharap bapak-bapak dan ibu-ibu menyadari bahwa suara rakyatlah yang mengantarkan Anda sehingga bisa duduk pada posisi sekarang.
Betapa besar perjuangan dan pengorbanan yang Anda berikan, saya berharap semua itu tidak sia-sia di hadapan Tuhan dan rakyat yang mendukung Anda. Kesusahan dan kepayahan yang Anda alami adalah bukti niat baik Anda untuk mengabdikan diri dalam bidang legislasi demi kepentingan rakyat. Mudah-mudahan positive thinking saya ini bukan merupakan sekadar basa-basi ucapan selamat, tetapi sebagai wujud suara hati segelintir rakyat yang menginginkan perubahan ke arah yang lebih baik.
Yang terhormat Bapak-bapak dan Ibu-ibu wakil rakyat, tanpa saya beri tahu Anda pun sudah memahami bahwa tantangan perubahan zaman lima tahun ke depan adalah lebih berat daripada tahun-tahun yang lalu. Bapak-bapak dan ibu-ibu mungkin sudah membaca buku kolega Anda, Muhammad Alyas,S.H.,M.H. Beliau menulis sebuah buku yang bagus yang berjudul Wajah Ganda Otonomi Daerah. Dalam buku itu banyak diulas mengenai otonomi daerah dalam berbagai bidang yang harus terus diperjuangkan tanpa henti.
Dalam buku tersebut antara lain ditulis mengenai sejumlah kewenangan atau hak yang dimiliki DPRD sekarang antara lain: (1) DPRD dapat memanggil pejabat daerah, kepala dinas atau warga masyarakat lainnya, dan bila menolak dapat dikenakan sanksi atas dasar pelecehan kehormatan DPRD, (2) Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) ditentukan oleh DPRD dan dikelola sendiri oleh DPRD, dan (3) hak DPRD sekaligus menjadi hak anggota DPRD.
Muhammad Alyas dalam bukunya tersebut mewanti-wanti agar pepatah politik 'orang berkuasa cenderung korup' tidak menjadi alasan pembenar bila, maaf, mungkin Anda terjebak dalam, sekali lagi maaf, penyalahgunaan kewenangan. Tetapi saya berhusnudhdhon bahwa bapak-bapak dan ibu-ibu mampu memegang amanah rakyat dengan baik.
1
Dalam kamus politik memang tidak ada kawan dan lawan yang abadi, yang ada adalah 'kepentingan' abadi. Masalahnya adalah apakah kepentingan itu berupa kepentingan atas nama pribadi atau kepentingan atas nama rakyat. Karena bapak-bapak dan ibu-ibu berada di dalam gedung dewan dan dibatasi oleh sekat etika politik, maka rakyat, termasuk saya, tidak mengetahui apakah yang menjadi pilihan kepentingan Anda. Sebagai rakyat kecil dan awam politik saya hanya berharap agar wakil saya berpihak kepada kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi, parpol, atau golongannya sendiri. Sebagai orang-orang pilihan dan Anda dianggap yang terbaik di antara caleg-caleg lain, saya berkeyakinan bahwa bapak-bapak dan ibu-ibu akan berupaya melanjutkan tradisi memberikan citra yang baik sebagai anggota dewan. Image yang baik akan meninggikan derajat kepercayaan rakyat kepada Anda. Sebaliknya, image yang merendahkan nama baik dewan akan menumpulkan kepercayaan rakyat. Apalagi dalam era informasi sekarang, jejak laku Anda akan selalu diamati banyak orang. Rakyat dengan mudah memperoleh informasi tentang rekapitulasi profil Anda. Jadi peribahasa yang mengatakan 'gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama', saya kira masih relevan untuk saat sekarang. Yang terhormat Bapak-bapak dan Ibu-ibu wakil rakyat, saya tahu bahwa di balik kehormatan yang Anda sandang menurut sebagian orang, Anda sebenarnya berada dalam pusaran kesibukan yang melelahkan. Praktis hampir 24 jam Anda bekerja bahkan hari libur pun sering terpangkas oleh banyak kegiatan. Tuntutan pekerjaan di kantor sering dilanjutkan di rumah karena banyak orang yang antri menyampaikan keluhan dan harapan. Maka anggapan bahwa menjadi anggota dewan hanyalah duduk-duduk dengan tenang tidaklah dapat dibenarkan. Masyarakat harus mendapat informasi yang tepat mengenai tugas dan tanggung jawab anggota dewan yang sangat berat.
Dalam tulisan ini izinkanlah saya mengutip salah satu syair lagu Iwan Fals, Wakil Rakyat. Dia melantunkan syair 'wakil rakyat seharusnya merakyat, jangan tidur waktu sidang soal rakyat, wakil rakyat bukan paduan suara, hanya tahu nyanyian lagu setuju'. Menohok hati terdalam memang, tetapi begitulah kenyataan yang kadang terjadi dalam realitasnya. Kritikan tajam Iwan Fals tersebut hendaknya menjadi cambuk bagi Anda. Rakyat menunggu bapak-bapak dan ibu-ibu memberi bukti, bukan janji, untuk mementahkan gambaran syair lagu tersebut. Saya percaya bahwa bapak-bapak dan ibu-ibu mampu melakukannya karena sudah membuktikan diri berjuang dan berkorban lewat partai politik sebagai kendaraannya.
2
Yang terhormat Bapak-bapak dan Ibu-ibu wakil rakyat, dalam perjalanan tugas Anda 5 tahun ke depan, tentu banyak kritikan dan mungkin, maaf, serapah yang menerpa Anda. Hanif Hannan, seorang trainer, dalam tulisannya di majalah Suara Hidayatullah edisi Agustus 2009, yang berjudul Dikritik? Berpikir Positif dan Berzikirlah, menulis sebagai berikut: "Memang tidak mudah menyikapi kritik. Apalagi kalau memandang dirinya lebih terhormat dari pengritiknya. Bukannya mendengar apa pesan kritik itu, tetapi justru menyerang balik dan mencari-cari alasan untuk membenarkan sikapnya. Bukan kebenaran lagi yang dijadikan acuan tetapi kepuasan. Yang keluar dari lisannya bukannya kebenaran tetapi pembenaran".
Selanjutanya Hanif Hannan memberikan tips menghadapi kritikan yaitu berpikir positif dan berzikir. Sebagai landasan berpikir positif adalah firman Allah dalam Al-Qur'an surah Al-'Ashr ayat 1-3, yang artinya: "Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasihat-menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran". Berpikir positif mengandung maksud menganggap dan menjadikan kritik sebenarnya adalah nasihat yang sangat dibutuhkan.
Sebagai pijakan berzikir adalah firman Allah dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 152, yang artinya: "Berzikirlah kepada-Ku, niscaya Aku ingat (melimpahkan rahmat dan ampunan) kepadamu". Dengan banyak berzikir, hati akan tenang dan energi positif masuk ke dalam jiwa. Dalam keadaan berzikir hubungan dengan Allah tersambung sehingga Tuhan memberikan perlindungan dari energi negative hawa nafsu maupun setan.
Bapak-bapak dan ibu-ibu wakil rakyat yang saya hormati, saya perlu mengucapkan nyuwun sewu untuk menguraikan hal berikut. Secara financial memang Anda lebih beruntung daripada sebagian besar rakyat yang masih hidup dalam garis kemiskinan. Tanpa diduga terkadang keberuntungan yang Anda peroleh menular pada gaya hidup Anda. Bisa jadi Anda yang semula bergaya hidup sederhana lambat laun berulah mengikuti gaya hidup glamour. Keglamouran hidup menuntut Anda berbiaya mahal dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Saya hanya berpesan jangan sampai bapak-bapak dan ibu-ibu terjerumus bak pepatah 'besar pasak daripada tiang' yang pada ujung-ujungnya malah menyengsarakan hidup Anda sendiri. Marilah kita contoh kehidupan tokoh pahlawan kita, Mohammad Natsir dan Haji Agus Salim. Sepanjang hidupnya beliau hidup dalam kesederhanaan meskipun
3
memperoleh fasilitas dari negara dalam kapasitasnya sebagai pimpinan dewan. Kemewahan dan arogansi yang, maaf, Anda pamerkan, hanya akan melukai hati rakyat yang setiap hari harus bergelut dengan keprihatinan. Saya memohon agar bapak-bapak dan ibu-ibu tidak semakin menambah kegetiran dan kepahitan hidup yang dialami sebagian besar rakyat.
Bapak-bapak dan ibu-ibu wakil rakyat yang terhormat dan saya hormati, keberhasilan pembangunan di wilayah kita adalah keberhasilan segenap unsur dalam pemerintahan dan rakyat. Oleh karena itu hubungan yang sudah terjalin erat demi kesuksesan peningkatan pembangunan dan pelestariannya, hendaknya terus direkatkan. Perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah dan wajar serta menjadi dinamika kehidupan, tetapi kesamaan dan kesepakatan yang terbaik adalah pilihan yang tidak bisa ditinggalkan. Dalam rangkaian ini silaturrahim adalah perekat kuat untuk mengikat persaudaraan dalam rangka mencapai tujuan yang dicita-citakan.
Bapak-bapak dan ibu-ibu wakil rakyat yang saya hormati, akhirnya saya berdoa kepada Allah Yang Maha Pemurah agar memberikan umur panjang kepada Anda sekalian. Bersamaan dengan itu hidayah, rahamat, dan barokah mudah-mudahan selalu dilimpahkan-Nya bagi Anda. Keikhlasan dan ketulusan bapak-bapak dan ibu-ibu akan memancarkan cahaya keberhasilan peningkatan dalam berbagai bidang harapan rakyat. Semoga uneg-uneg saya ini menjadi kenyataan, bukan sekadar pepesan kosong! Wallahu a'lam bissawab…..
*) Penulis adalah guru di SMP Islam Tikung Lamongan Jawa Timur
Alamat: Jl. Raya Mantup 96 Tikung 62281 Lamongan Jawa Timur
No. HP: 08883181860
0 Responses for “ SURAT TERBUKA KEPADA WAKIL RAKYAT DPRD II 2009-2014”
Leave a Reply
Recently Commented
Recent Entries
Info Persela
Berita Lamongan Jawa Timur Terkini