Hujan Campur Debu, Warga Panik
Posted on Sabtu, 15 Februari 2014 and filed under hujan abu , Hujan Campur Debu , kelud , lamongan , Peristiwa . You can follow any responses to this entry through theRSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry from your site
Kabarlamongan.com : Lamongan - Hujan deras yang mengguyur Lamongan Jumat (14/2/2014)sore dibarengi angin kencang dan hembusan tebal abu vulkanik yang memutar – mutar di atas bumi Lamongan membuat ketakutan warga.
Namun satu sisi, usai hujan reda, warga terbantu karena debu yang sejak Jumat pagi hingga siang tadi menyelimuti atap rumah, jalan dan juga pepohonan bersih disapu airhujan yang mengguyur.
Kejadian itu tepat usai acara peringatan Hari PersNasional ke 68 yang dirayakan para wartawan Lamongan di pelataran Balai Wartawan jalan Kombespol M Duriyat, Jumat (14/2/2014) sore. Semula angin kencang tiba – tiba berhembus keras dari arah selatan arah barat dibarengi abu vulkanik letusan gunung Kelud yang sampai menutup pandangan dari jarak 3 meter.
“Masya Allah, Astaghfirullah. Apa termasuk tanda – tanda kecil kiamat,”sebut M Zamroni, Kabag Humas dan Infokom yang masih di depan balai wartawan usai acara.
Hampir sekitar 5 menit keadaan itu semakin mencekam terjadi di wilayah Lamongan. Bahkan meluas hingga ke banyak wilayah pedesaan, termasuk Deket, Turi, Tikung, Sukodadi, Babat, Tikung, Mantup, Kembangbahu dan sejumlah wilayah di Lamongan.
Suasan semakin gelap dan mencekam karena jalanan dan di atas rumah tertutup tebalnya abu vulkanik. Seorang ibu rumah tangga Ny Nurhidayatun warga Dlanggu bahkan sempat menangis ketakutan saat berada di rumah bersama dua anaknya. Itu diketahui ketika ibu tiga anak itu menelepon suaminya yang berada di Lamongan kota sembari menangis dan mengaku ketakutan.
“Kamu dimana, ini aku takut ada angin kencang bercampur abu tebal,”teriak Nurhidayatun di telepon genggam suaminya yang didengar sejumlah wartawan.
Kondisi itu sedikit redah setelah kemudian disusul hujan deras yang berlangsung hampir 20 menit. Masyarakat mulai bernafas lega setelah hujan turun begitu deras dengan harapan abu yang seharian menyelimuti Lamongan bisa bersih dengan sendirinya terbawa air hujan.
Kini wilayah Lamongan sedikit cuacanya segar usai diguyur hujan dan abu Kelud sedikit berkurang . Namun masyarakat masih banyak menggunakan masker ketika keluar rumah. Mereka masih merasakan abu vulkanik yang melayang dan menempel di sepanjang perjalanan. (surya/gus)
Hujan Campur Debu Hujan Campur Debu Hujan Campur Debu Hujan Campur Debu Hujan Campur Debu Hujan Campur Debu Hujan Campur Debu
0 Responses for “ Hujan Campur Debu, Warga Panik”
Leave a Reply
Recently Commented
Recent Entries
Info Persela
Berita Lamongan Jawa Timur Terkini