Tak Minder Jadi Satu-satunya Camat Perempuan

Posted on Rabu, 12 Maret 2014 and filed under , , . You can follow any responses to this entry through theRSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry from your site

Cerita Camat Karangbinangun, Etik Sulistyani


Kabarlamongan.com : Karangbinangun - Etik Sulistyani, S.Sos., M.Si., Nama yang singkat, tetapi tidak sesingkat dengan perjalanan hidup dan prestasinya. Bagi masyarakat di kabupaten Lamongan khususnya daerah Karangbinangun nama ini tentulah tidak asing di telinga mereka. Ya, beliau adalah satu-satunya Camat wanita di Kabupaten Lamongan, lebih tepatnya menjabat sebagai Camat di Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan.

Lahir di Ponorogo, 22 Juli 1971, Etik kecil memulai pendidikannnya di Sekolah Dasar Negeri Ponorogo lulus tahun 1984. Beruntung, beliau berkesempatan untuk terus melanjutkan pendidikan hingga di bangku SMP 1 Ponorogo yang lulus tahun 1987, dilanjutkan ke SMA Ponorogo lulus tahun 1990.

Setelah lulus dari SMA Ponorogo, beliau melanjutkan sekolah D3 di STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintah Dalam Negeri) Bandung yang saat ini dikenal dengan IPDN, dan pada tahun 1994 beliau melanjutkan ke  Universitas Brawiaya (UNIBRAW) di malang hingga mendapat gelar sarjana S1. Tak cukup gelar sarjana strata satu, beliau melanjutkan pendidikan S2 beliau di Universitas Surabaya lulus tahun 2003.

Meskipun tidak bersekolah di lingkungan pesantren, Etik kecil hidup dalam didikan agama yang sangat kuat dari lingkungan keluarganya. Ayah beliau adalah seorang PNS dan pengajar ngaji, sehingga ilmu agama dan ilmu dunia dengan seimbang beliau ikuti semasa duduk di bangku sekolah.

Karir beliau dimulai ketika menjadi staff pemerintah desa di kelurahan tlogoanyar lamongan, dan karena keuletan dan kerja kerasnya, beliau dipercaya untuk menjadi sekretaris kelurahan tlogoanyar. Beliau juga sempat diangkat menjadi Kasubid Mutasi BKD (Badan Kepegawain Daerah) Lamongan.

Dalam perjalanan karirnya, sebelum beliau menjadi camat, beliau berkesempatan sekretaris camat (SEKCAM) Deket selama 1 Tahun yakni tahun 2007-2008, setelah itu beliau diangkat menjadi camat kedungpring selama 4 tahun mulai tahun 2008-2012. Dan karena beliau dalah satu-satunya perempuan yang berasal dari latar belakang pendidikan Ilmu Pemerintahan, jadi wajar kalau sekarang ia menjabat sebagai camat lagi tapi bedanya sekarang ia ditempat di kecamatan karangbinangun.

Dalam menjabat sebagai seorang Camat, Ibu Etik benar-benar meresapi sumpah yang beliau baca saat pelantikan, bahwa beliau bersumpah atas nama Tuhan akan mendedikasikan dan mendarmabaktikan seluruh ilmu, tenaga dan kemampuan beliau demi sukses dan majunya Kecamatan Karangbinangun pada khususnya serta Kabupaten Lamongan pada umumnya.

Dukungan keluarga, suami dan anak-anak, tentulah sangat berperan dalam karir beliau. Meskipun sering protes, dengan pengertian yang tak henti-hentinya beliau sampaikan kepada anak-anak, kini justru keluarga menjadi kritikus dan supporter utama bagi Ibu Etik dalam menjalankan tugasnya sebagai Camat.

Dari pernikahan beliau dengan bapak miftahul khoir efendi, beliau sekarang dikaruniai dua putra yang masing-masing beliau beri nama, Robitah Anfasah Aditya sebagai anak pertama yang sekarang sedang duduk di bangku SMA 1 Lamongan di kelas 1 dan Lutfan Nabilah Aditya sebagai anak kedua yang sekarang sedang duduk di bangku SMP 2 Lamongan di kelas 3.

Saat diwawancara oleh Wartawan Tabloid Lensa Lamongan di Kantornya pada hari Kamis (06/03/2014), ibu dua anak tersebut mengungkapkan betapa pentingnya peran keluarga bagi dirinya. Karena dalam menjalankan tugasnya, dukungan sepenuhnya demi terlaksananya tanggung jawab dan kemajuan pembangunan.

“Anak saya bahkan setelah diberikan pengertian tentang tugas ibunya yang menjadi milik masyarakat bisa menerima dan membantu meringankan tugas saya dengan menjadi lebih mandiri dan tentu berprestasi, alhamdulillah,” ujar beliau.

Meskipun dulu, tambahnya,  saat menjadi kasubid mutasi BKD Lamongan, anak-anak sering saya ajak ke kantor untuk yang masih kecil dan terkadang yang anak pertama atau yang besar juga sering main ke kantor usai pulang sekolah.

Ibu etik tergolong wanita suka memberikan motivasi kepada lingkungan sekitarnya, bisa terus termotivasi bahkan memotivasi lingkungan sekitar, itu yang pertama adalah harus yakin dengan apa yang diperjuangkan, bahwa apa yang dikerjakan adalah benar dan bermanfaat.

“Jadikan semua cibiran menjadi tantangan untuk membuktikan kesuksesan. Yang penting terus berusaha dan istiqomah untuk menambah kekuatan kita sehingga kita bisa membuktikan kepada orang lain bahwa apa yang kita yakini benar adanya”, ungkapnya.

Selain itu, pihaknya mengaku tak minder menjadi satu-satunya wanita yang menjabat sebagai camat di Kabupaten Lamongan.(BoD/Fbi)

0 Responses for “ Tak Minder Jadi Satu-satunya Camat Perempuan”

Leave a Reply

http://setaprod.blogspot.com

Recently Commented

Recent Entries

Info Persela

setaprod.blogspot.com

Berita Lamongan Jawa Timur Terkini

Diberdayakan oleh Blogger.