Siswa SMAS Akui Dapat Kunci Jawaban UN

Posted on Kamis, 17 April 2014 and filed under , , , . You can follow any responses to this entry through theRSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry from your site

Kabarlamongan.com : Lamongan - Problematika Ujian Nasional (UN) masih terus terjadi. Ketakutan siswa, orang tua, guru, maupun kepala sekolah apabila memperoleh nilai yang buruk membuat mereka harus melakukan sejuta cara untuk memperoleh hasil maksimal.

Seperti halnya dikatakan oleh salah seorang siswa Sekolah Menengah Atas Swasta di Lamongan jurusan IPS, is merasa lega dan optimis akan memperoleh hasil maksimal di UN tahun ini. Betapa tidak, pihaknya mengaku telah memperoleh kunci jawaban dari pihak sekolah.

"Ngapain beli kunci jawaban mahal-mahal toh pihak sekolah sudah memikirkan dan menyediakan itu, mana ada sekolah yang menginginkan peserta didiknya tidak lulus?," Ungkapnya santai.

Ia juga membocorkan teknis ketika membuka kunci jawaban yang telah diperoleh dari pihak sekolah agar tidak dicurigai atau ketangkap basah pengawas ruang maupun pengawas independen.

"Kita disuruh berangkat pagi-pagi sekali oleh kepala sekolah sekitar  pukul 05.30 WIB, setelah semua kumpul koordinator kelas dipanggil dan diberi kunci jawaban 20 paket dalam bentuk print out. Khusus untuk koordinator kelas disuruh membawa hp yang disembunyikan di backer yaitu pelindung lutut dalam olahraga sepak bola beserta print out kunci jawabannya, sehingga ketika pengawas memeriksa tidak akan ketahuan," akunya.

Selain koordinator kelas juga terdapat koordinator lapangan yang bertugas sebagai penerima laporan dari koordinator kelas ketika kelasnya dijaga ketat.

"Ketika kelas saya dijaga ketat sama pengawas independen, saya lapor ke koordinator lapangan (kelas IPS B ketat), lalu koordinator lapangan yang merupakan salah satu pihak sekolah menemuhi kelas tersebut dan mengajaknya ngobrol keluar kelas. Hal tersebut bertujuan agar siswa bisa leluasa membuka kunci jawaban," lanjutnya.

Teknis membuka kunci jawaban sebagaimana yang ungkapkan si A yaitu hari pertama koordinator kelas membuka semua print out yang berjumlah 20 kunci lalu  mencocokkannya hanya pada 4 soal dan jawaban, jika cocok maka itu merupakan kunci jawabannya, begitu pula seterusnya hingga siswa terakhir dan tiap siswa diberi waktu maksimal 5 menit untuk mencocokkanya. Hal tersebut juga berlaku pada hari kedua.

Beda dengan hari ketiga, setelah dirasa antara hari pertama dan kedua usai dicocokkan dan masing-masing siswa memperoleh kode kunci jawaban sama, untuk hari terakhir mereka sudah membawa dan menyembunyikan kunci jawaban sesuai dengan kode yg kemarin mereka peroleh dan disembunyikan sesuai kreatifitas masing-masing peserta didik.

"Sebenarnya saya tidak setuju dengan adanya UN, Karena kelulusan anak yang menempuh studi dalam 3 tahun hanya ditentukan selama 3 hari, sedangkan kemampuan siswa itu berbeda-beda, ada yang pandai dalam pelajaran A juga ada yang lemah dalam pelajaran B. Yang saya tanyakan itu kenapa harus UN? toh evalusi bisa dilakukan dalam bentuk yang lainya. Permasalahan UNAS dari tahun ke tahun pun sama yakni beredarnya kunci jawaban. Seharusnya itu yang menjadi PR pemerintahan," ujar kepala sekolah setempat. (brtjtm/gus)

Update Informasi Anda Mengenai Kota Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Portla Berita Lamongan Terkini.

1 Response for “ Siswa SMAS Akui Dapat Kunci Jawaban UN”

  1. Firdaus says:

    Ya Allah, masih pantaskah UN jadi tolok ukur kecerdasan anak

     

Leave a Reply

http://setaprod.blogspot.com

Recently Commented

Recent Entries

Info Persela

setaprod.blogspot.com

Berita Lamongan Jawa Timur Terkini

Diberdayakan oleh Blogger.