Tak Hanya Siswa Hamil, Siswa Berurusan Dengan Hukum Pun Boleh Ikut UN
Posted on Jumat, 11 April 2014 and filed under dinas pendidikan lamongan , Headline News , Pendidikan , UN . You can follow any responses to this entry through theRSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry from your site
Kabarlamongan.com : Lamongan - Meskipun belum mendapati kejadian berupa siswa yang terlibat dalam urusan hukum dan tengah ditahan, Dinas Pendidikan Lamongan menegaskan bahwa siswa yang berkaitan dengan hal tersebut tetap diperbolehkan mengikuti proses ujian nasional (UN).
Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Agus Suyanto, MM Menjelaskan bahwa meskipun siswa berada dalam sel tahanan pun tetap akan mengikuti Ujian Nasional (UN) sesuai kebijakan Kemendikbud.
"Sepanjang namanya tercatat sebagai peserta Ujian Nasional, mereka tetap diperbolehkan untuk mengikuti ujian, meski harus berada di dalam sel tahanan," terangnya.
Keputusan untuk memperbolehkan siswa yang sedang terkena persoalan hukum mengikuti ujian nasional tersebut, adalah sesuai dengan instruksi Kementrian Pendidikan dalam upaya memberikan hak yang sama kepada semua siswa, apalagi namanya tercatat sebagai peserta.
Terkait berapa jumlah siswa yang terlibat persoalan hukum, Agus belum mengetahuinya. Ia berharap siswa di Lamongan tidak ada yang terlibat persoalan hukum sehingga pelaksanaan ujian nasional hanya dilaksanakan di ruang kelas bukan di ruang lembaga pemasyarakatan.
Selain siswa yang terlibat tindak pidana, siswa yang diketahui tengah berbadan dua juga diperbolehkan untuk ikut unas. "Semua siswa boleh ikut termasuk siswa yang tengah hamil, kita tidak boleh diskriminasi, sepanjang mereka tercatat sebagai peserta Unas kita persilahkan untuk mengikuti ujian," terangnya.
Agus Suyanto menyebutkan, pelaksanaan ujian nasional di Lamongan diikuti sejumlah 17.060 siswa, yang berasal dari 182 lembaga pendidikan, dan tersebar di 25 rayon, dan ruang ujian yang digunakan tahun ini ada sebanyak 1.035 ruang, serta melibatkan pengawas dari Unair Surabaya. Sedangkan jumlah total pengawas di Lamongan sendiri sejumlah 2.070 orang.
Saat ini lanjutnya, naskah untuk UN sudah diamankan di Mapolres Lamongan. Pada tanggal 12 April mendatang, naskah tersebut akan di ambil masing-masing sub rayon untuk kemudian disimpan di Mapolsek setempat. Dan pada Hari Senin pagi, panitia akan mengambil naskah untuk kemudian diteruskan ke masing-masing lembaga.
"Semoga pelaksanaan UN tingkat SMA/MA/SMA/SMALB/Paket C tahun ini berjalan lancar, dan harapan kami semua peserta lulus semua dengan capaian nilai yang tinggi, seperti pada tahun-tahun sebelumnya,"ujar Agus sambil menegaskan kalau pelaksanaan UN harus seteril, pejabat baik dirinya maupun bupati tidak boleh masuk ke ruangan, dan hanya ada peserta dengan pengawas. (sbp/gus)
Update informasi seputar Kabupaten Lamongan hanya di Kabarlamongan.com, Portal Berita Lamongan Terkini.
0 Responses for “ Tak Hanya Siswa Hamil, Siswa Berurusan Dengan Hukum Pun Boleh Ikut UN”
Leave a Reply
Recently Commented
Recent Entries
Info Persela
Berita Lamongan Jawa Timur Terkini