Opini : Ayo Membaca!
Posted on Rabu, 28 Mei 2014 and filed under Kiriman Anda , opini . You can follow any responses to this entry through theRSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry from your site
Oleh : Zeni Isfranto, SE *)
Kabarlamongan.com : Pucuk - Seiring majunya ilmu
pengetahuan dan teknologi (IPTEK) tidak hanya dampak positif yang dapat
dirasakan oleh semua orang seperti kemudahan akses informasi dan
komunikasi akan tetapi disisi lain begitu banyak dampak negatif yang
meramba ke semua garis kehidupan sehari-hari salah satunya adalah budaya
membaca yang sudah mulai terkikis dan nyaris punah. Hal ini juga sudah
menjadi virus y ang menular pada peserta didik kita.Budaya membaca buku sudah sangat langkah kita jumpai, dimana-mana anak-anak lebih cenderung hobi membaca SMS dari pada membaca buku dan lebih banyak menghambur-hamburkan uang jajan hanya sekedar untuk mengisi HP yang sedang haus dan lapar alias kehabisan pulsa dari pada menyisihkan uang jajan untuk membeli buku bacaan.
Bukankah membaca buku adalah sumber dan kunci ilmu pengetahuan yang menjadi pelita untuk memasuki pintu gerbang menuju cita-cita dan masa depan yang cemerlang, tapi mengapa kita melupakannya ? Kita jadikan membaca adalah suatu kebudayaan atau kebiasaan sehingga dengan kebiasaan itu maka budaya membaca akan menjadi kebutuhan kita. Semua ini akan bisa terwujud jika semua lapisan masyarakat berpartisipasi untuk membudayakan membaca buku khususnya untuk anak didik kita mulai dari peran pemerintah, peran guru dan peran orang tua. Sehingga dengan demikian cita-cita untuk membentuk suatu generasi yang hobi membaca akan tercapai.
Membudayakan membaca itu sama dengan membiasakan diri untuk membaca. Untuk membentuk kebiasaan, tidak ada cara lain kecuali berbuat (action). Itulah maksud ungkapan “ala bisa karena biasa.” Dengan sedikit demi sedikit melatih diri untuk membiasakan diri untuk membaca maka aktivitas itu akan menjadi suatu kebiasaan.
Budaya membaca buku telah memposisikan pecintanya ke jalur yang tepat untuk maju dan berkembang. Yang lebih utama adalah kita sadar bahwa budaya membaca ini merupakan salah satu faktor kunci kemajuan pendidikan, peradaban, serta ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Bangsa Jepang telah membuktikannya. Dengan minat baca masyarakatnya yang rakus dan lahab, Jepang negara kecil mampu bangkit dari keterpurukan pada masa perang dunia II. Jepang telah membuktikan pada dunia bahwa berbekal ilmu pengetahuan dan teknologi, dunia Barat berhasil ditaklukkan olehnya pada masa itu.
Dunia Islam bahkan telah menunjukkannya beberapa abad sebelum itu. Lewat perintah Allah untuk membaca, lahirlah para ilmuwan Islam yang rakus membaca. Tidak hanya membaca, mereka pun menulis berbagai karya intelektual yang mengagumkan. Kita pun mengenang bagaimana warisan peradaban islam telah meninggalkan jejak-jejak menuju renaisance Eropa. Maukah kita mendapat giliran itu? Kuncinya adalah budayakan membaca mulai dari diri sendiri , mulai dari membaca buku kecil dan mulai dari sekarang (3M).
Dengan membaca buku
Bertambah ilmu,
Dengan membaca buku
Bertambah tahu,
Dengan membaca buku
Bertambah maju
Insysa Allah …..
*) Penulis adalah Ustadz Madin “Nurussalam” Tanggungan - Pucuk
0 Responses for “ Opini : Ayo Membaca!”
Leave a Reply
Recently Commented
Recent Entries
Info Persela
Berita Lamongan Jawa Timur Terkini
Diberdayakan oleh Blogger.
