Babak I : Timnas Tertahan Imbang 0-0 Atas Kamboja
Kabarlamongan.com : Lamongan - Skor 0-0 sementara menjadi hasil pertandingan Indonesia vs Kamboja di SEA Games 2013. Dominan sepanjang 45 menit awal, Garuda Muda besutan Rahmad Darmawan tak mampu membongkar strategi parkir bus Kamboja. Masih ada 45 menit berikutnya bagi Andik Vermansyah cs untuk menorehkan kemenangan di laga perdana di Grup B.
Dalam duel Indonesia U23 vs Kamboja, pelatih Rahmad Darmawan menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan memainkan Yandi Sofyan sang penyerang murni sebagai tumpuan serangan. Sementara itu, Kamboja yang baru saja dipukul Myanmar 0-3, memainkan tiga gelandang bertahan sekaligus untuk meredam kecepatan para pemain Garuda Muda.
Perbedaan kualitas tampak terlihat sejak menit awal. Indonesia bisa mengurung Kamboja untuk bermain di daerah sendiri. Namun, strategi lawan menumpuk bek di sepertiga terakhir lapangan, cukup membuat timnas U23 repot mencari gol ke gawang Sou Yaty. Ada peluang via Alfin Tuasalamony di menit 4 yang membentur mistar.
Manahati Lestusen dan Andik Vermansyah juga memberikan ancaman. Tendangan bebas Andri Ibo di menit 14 tepat ke arah penjaga gawang Kamboja. Seiring dengan bergulirnya waktu, Indonesia mulai kehilangan tempo. Kamboja bisa beberapa kali melakukan serangan balik.
Kamboja justru memiliki kesempatan apik ketika Chhin Chhoeun menerima umpan terobosan yang tak bisa dibendung Andri Ibo di menit 32. Tapi, tembakannya jauh dari harapan. Sementara Indonesia yang tak punya playmaker, melanjutkan masalah mereka sendiri.
Tak ada kreativitas untuk membuka pertahanan Kamboja. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0. Pekerjaan rumah Indonesia u23 bertambah.
Indonesia (4-2-3-1): Kurnia Meiga; Alfin Tuasalamony, Andri Ibo, Manahati Lestusen, Diego Michiels; Risky Pellu, Dedi Kusnandar; Andik Vermansyah, Dendi Santoso, Ramdani Lestaluhu; Yandi Sofyan.
Kamboja (3-6-1): Sou Yaty; Sovan – Pancharong – Khemrin; Mony – Chantha – Suhana – Samoeun – Sotearath – Chhoeun; Soksana
Dalam duel Indonesia U23 vs Kamboja, pelatih Rahmad Darmawan menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan memainkan Yandi Sofyan sang penyerang murni sebagai tumpuan serangan. Sementara itu, Kamboja yang baru saja dipukul Myanmar 0-3, memainkan tiga gelandang bertahan sekaligus untuk meredam kecepatan para pemain Garuda Muda.
Perbedaan kualitas tampak terlihat sejak menit awal. Indonesia bisa mengurung Kamboja untuk bermain di daerah sendiri. Namun, strategi lawan menumpuk bek di sepertiga terakhir lapangan, cukup membuat timnas U23 repot mencari gol ke gawang Sou Yaty. Ada peluang via Alfin Tuasalamony di menit 4 yang membentur mistar.
Manahati Lestusen dan Andik Vermansyah juga memberikan ancaman. Tendangan bebas Andri Ibo di menit 14 tepat ke arah penjaga gawang Kamboja. Seiring dengan bergulirnya waktu, Indonesia mulai kehilangan tempo. Kamboja bisa beberapa kali melakukan serangan balik.
Kamboja justru memiliki kesempatan apik ketika Chhin Chhoeun menerima umpan terobosan yang tak bisa dibendung Andri Ibo di menit 32. Tapi, tembakannya jauh dari harapan. Sementara Indonesia yang tak punya playmaker, melanjutkan masalah mereka sendiri.
Tak ada kreativitas untuk membuka pertahanan Kamboja. Babak pertama berakhir dengan skor 0-0. Pekerjaan rumah Indonesia u23 bertambah.
Indonesia (4-2-3-1): Kurnia Meiga; Alfin Tuasalamony, Andri Ibo, Manahati Lestusen, Diego Michiels; Risky Pellu, Dedi Kusnandar; Andik Vermansyah, Dendi Santoso, Ramdani Lestaluhu; Yandi Sofyan.
Kamboja (3-6-1): Sou Yaty; Sovan – Pancharong – Khemrin; Mony – Chantha – Suhana – Samoeun – Sotearath – Chhoeun; Soksana
Selasa, 10 Desember 2013
Read more...
Indonesia Tak Boleh Jumawah Pada Laga Perdana Sea Games 2013
Kabarlamongan.com : Lamongan - Sore nanti Tim Nasional Indonesia U-23 akan memulai langkah perdana mereka di gelaran SEA Games 2013 Myanmar. Menghadapi Kamboja, tiga poin jadi harga mati guna membuka peluang lolos ke babak empat besar.
Dikutip dari Inilah, Datang ke Myanmar dengan kepercayaan tinggi usai menjuarai Mini Turnamen MNC Cup di bulam November lalu, anak asuh pelatih Rahmad Darmawan menargetkan medali emas di gelaran kali ini.
Terget tersebut dinilai tak berlebihan mengingat di SEA Games 2011, bertindak sebagai tuan rumah Indonesia gagal meraih emas di cabang olahraga Sepak Bola setelah di partai puncak kalah drama adu penalti lawan Malaysia.
Menghadapi Kamboja di partai pembuka, timnas Garuda Muda lebih diunggulkan. Jika menilik dari statistik kedua tim, anak asuh coach RD lebih baik ketimbang lawannya itu.
Dari empat laga resmi AFC terakhir, Kamboja selalu menelan kekalahan. Sementara tim Garuda Muda meraih dua kemenangan, dua kali imbang dan hanya sekali menelan kekalahan.
Selain itu, kedua tim juga pernah bertemu di fase grup SEA Games 2011, dimana saat itu Indonesia menang besar 6-0. Meski dinilai sebagai tim terlemah dari negara lainnya di Grup B seperti Myanmar, Thailand dan Timor Leste, coach RD tak mau anggap remeh anak asuh Lee tae hoon.
Setelah menyaksikan pertandingan Myanmar vs Kamboja yang berakhir 3-0 untuk kemenangan tuan rumah Myanmar, coach RD mengaku sudah mengantongi kelebihan dan kekurangan lawannya tersebut.
"Kalau dicermati dengan seksama, sebenarnya Kamboja punya beberapa kelebihan yang tidak boleh dipandang remeh. Walau pada pertandingan pertama dipaksa menyerah dari Myanmar," kata RD, Minggu (8/12/13).
“Tidak cuma itu, Kamboja juga punya tembakan-tembakan jarak jauh yang bagus. Itu harus diantisipasi,” kata mantan pelatih Sriwijaya FC itu.
Mengetahui peta kekuatan lawan, mantan pelatih Arema itu akan menginstruksikan anak asuhnya memberikan tekanan sejak awal laga serta banyak melepaskan percobaan ke gawang lawan.
"Strategi awal yang akan kami lakukan adalah berani menekan dan membuka ruang untuk melakukan tembakan langsung ke gawang," tambah pelatih kelahiran Lampung, 47 tahun silam.
Saat ini, Myanmar memuncaki Grup B dengan nilai tiga diikuti Thailand yang juga mengoleksi nilai tiga berkat kemenangan 3-1 atas Timor Leste. Jika Andik Vermansh dan kawan-kawan berhasil menang besar maka mereka akan menggeser Myanmar di posisi pertama.
Head To Head
07 Nov 2011: Indonesia U-23 6-0 Kamboja U-23
Catatan Laga Terakhir Kedua Tim:
Kamboja U-23:
13 Nov 2011: Malaysia U-23 4-1 Kamboja U-23
11 Nov 2011: Thailand U-23 4-0 Kamboja U-23
09 Nov 2011: Kamboja U-23 1-2 Singapura U-23
07 Nov 2011: Indonesia U-23 6-0 Kamboja U-23
Indonesia U23:
15 Agu 2013: Indonesia U-23 1-0 Brunei U-23
13 Jul 2013: Singapura U-23 1-0 Indonesia U-23
07 Jun 2013: Indonesia U-23 1-1 Singapura U-23
21 Nov 2011: Indonesia U-23 1-1 Malaysia U-23
19 Nov 2011: Indonesia U-23 2-0 Vietnam U-23
Prakiraan Pemain:
Kamboja (4-4-2): Sou; Chin, Khek, Sok, Cuhn; Touch, Rous, Sos, Sok; Bhin, Phouring
Cadangan: Vannak Ke, Prak, Chan, Sar, Odom
Pelatih: Lee Tae Hoon
Indonesia (4-2-3-1): Meiga; Tuassalamony, Ibo, Ronny, Michels; Egi, Ramdani; Pellu, Kusnandar, Andik; Fandi
Cadangan: Ardhiasa, Syaefuddin, Bayu, Alom, Lestusen, Pahabol
Pelatih: Rahmad Darmawan
Dikutip dari Inilah, Datang ke Myanmar dengan kepercayaan tinggi usai menjuarai Mini Turnamen MNC Cup di bulam November lalu, anak asuh pelatih Rahmad Darmawan menargetkan medali emas di gelaran kali ini.
Terget tersebut dinilai tak berlebihan mengingat di SEA Games 2011, bertindak sebagai tuan rumah Indonesia gagal meraih emas di cabang olahraga Sepak Bola setelah di partai puncak kalah drama adu penalti lawan Malaysia.
Menghadapi Kamboja di partai pembuka, timnas Garuda Muda lebih diunggulkan. Jika menilik dari statistik kedua tim, anak asuh coach RD lebih baik ketimbang lawannya itu.
Dari empat laga resmi AFC terakhir, Kamboja selalu menelan kekalahan. Sementara tim Garuda Muda meraih dua kemenangan, dua kali imbang dan hanya sekali menelan kekalahan.
Selain itu, kedua tim juga pernah bertemu di fase grup SEA Games 2011, dimana saat itu Indonesia menang besar 6-0. Meski dinilai sebagai tim terlemah dari negara lainnya di Grup B seperti Myanmar, Thailand dan Timor Leste, coach RD tak mau anggap remeh anak asuh Lee tae hoon.
Setelah menyaksikan pertandingan Myanmar vs Kamboja yang berakhir 3-0 untuk kemenangan tuan rumah Myanmar, coach RD mengaku sudah mengantongi kelebihan dan kekurangan lawannya tersebut.
"Kalau dicermati dengan seksama, sebenarnya Kamboja punya beberapa kelebihan yang tidak boleh dipandang remeh. Walau pada pertandingan pertama dipaksa menyerah dari Myanmar," kata RD, Minggu (8/12/13).
“Tidak cuma itu, Kamboja juga punya tembakan-tembakan jarak jauh yang bagus. Itu harus diantisipasi,” kata mantan pelatih Sriwijaya FC itu.
Mengetahui peta kekuatan lawan, mantan pelatih Arema itu akan menginstruksikan anak asuhnya memberikan tekanan sejak awal laga serta banyak melepaskan percobaan ke gawang lawan.
"Strategi awal yang akan kami lakukan adalah berani menekan dan membuka ruang untuk melakukan tembakan langsung ke gawang," tambah pelatih kelahiran Lampung, 47 tahun silam.
Saat ini, Myanmar memuncaki Grup B dengan nilai tiga diikuti Thailand yang juga mengoleksi nilai tiga berkat kemenangan 3-1 atas Timor Leste. Jika Andik Vermansh dan kawan-kawan berhasil menang besar maka mereka akan menggeser Myanmar di posisi pertama.
Head To Head
07 Nov 2011: Indonesia U-23 6-0 Kamboja U-23
Catatan Laga Terakhir Kedua Tim:
Kamboja U-23:
13 Nov 2011: Malaysia U-23 4-1 Kamboja U-23
11 Nov 2011: Thailand U-23 4-0 Kamboja U-23
09 Nov 2011: Kamboja U-23 1-2 Singapura U-23
07 Nov 2011: Indonesia U-23 6-0 Kamboja U-23
Indonesia U23:
15 Agu 2013: Indonesia U-23 1-0 Brunei U-23
13 Jul 2013: Singapura U-23 1-0 Indonesia U-23
07 Jun 2013: Indonesia U-23 1-1 Singapura U-23
21 Nov 2011: Indonesia U-23 1-1 Malaysia U-23
19 Nov 2011: Indonesia U-23 2-0 Vietnam U-23
Prakiraan Pemain:
Kamboja (4-4-2): Sou; Chin, Khek, Sok, Cuhn; Touch, Rous, Sos, Sok; Bhin, Phouring
Cadangan: Vannak Ke, Prak, Chan, Sar, Odom
Pelatih: Lee Tae Hoon
Indonesia (4-2-3-1): Meiga; Tuassalamony, Ibo, Ronny, Michels; Egi, Ramdani; Pellu, Kusnandar, Andik; Fandi
Cadangan: Ardhiasa, Syaefuddin, Bayu, Alom, Lestusen, Pahabol
Pelatih: Rahmad Darmawan
Senin, 09 Desember 2013
Read more...
Recently Commented
Recent Entries
Info Persela
Berita Lamongan Jawa Timur Terkini
Diberdayakan oleh Blogger.