510 Anak Ikuti Lomba MTQ
![]() |
| Salah seorang peserta |
Data tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lamongan Yuhronur Efendi dalam Upacara Pembukaan MTQ Kabupaten Lamongan Tahun 2014 di Alun-Alun Kota Lamongan, Kamis (22/05).
“MTQ ini dilaksanakan untuk menumbuhkan semangat serta minat membaca Al-Qur’an bagi masyarakat. Juga dijadikan ajang untuk memperoleh bibit generasi baru atau ketersediaan para qori’ dan qori’ah secara berkesinambungan,” ungkap Yuhronur Efendi yang juga Sekkab Lamongan tersebut.
Sementara Bupati Fadeli yang membuka gelaran MTQ juga memberikan semangat kepada para kafilah peserta Lomba MTQ. Pembukaan itu sendiri ditandai dengan pemukulan beduk oleh Bupati Fadeli.
“Mengambil tema dengan semangat mtq kita siap membumikan Al-Quran di Kabupaten Lamongan, semoga pada MTQ ini mampu mendapatkan qori’ dan qori’ah yang dapat dikirim pada MTQ Tingkat Propinsi Jawa Timur Tahun 2015 di Kabupaten Banyuwangi”, jelas Fadeli.
Fadeli juga mengungkapkan bahwa di tahun 2014 ini, perwakilan Kabupaten Lamongan telah menjadi juara umum Lomba MTQ Tingkat Propinsi Jawa Timur dan akan mewakili Jawa Timur pada Lomba MTQ Tingkat Nasional mendatang di Aceh.
Pada Upacara tersebut juga diserahkan Piala Bergilir MTQ Kabupaten Lamongan dari Bupati Fadeli kepada Ketua Umum LPTQ Kabupaten Lamongan Yuhronur Efendi.
Lomba ini akan diikuti oleh 27 perwakilan kafilah dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Lamongan. Dengan jumlah peserta sebanyak 510 orang yang terdiri dari 251 orang dari cabang Tilawah, 59 orang cabang Hafalan (MHQ/Musabaqah Hifzhil Qur’an), 27 orang cabang pidato, 35 orang dai cabang Puitisasi Al-quran, 69 orang cabang Fahmil Quran, 11 orang cabang Tafsir, 70 orang cabang Khot (MKQ) dan 9 orang cabang Makalah Alquran (M2IQ).
Sementara lomba dilaksanakan dalam tiga shift di 12 lokasi berbeda. Yakni diantaranya Masjid Mustahisin, Masjid Dinas Pendidikan, Masjid Al Azhar dan Masjid Agung. Kemudian Pendopo Lokatantra, Sabha Nirbawa, Sabha Syaksa, aula MAN Lamongan, aula Dharma Wanita Persatuan, Mushloa Pemkab Lamongan serta Masjid di MAN Lamongan. (ding)
Kamis, 22 Mei 2014
Read more...
Kabupaten Sigi Belajar PTSP Dari Lamongan
Kabarlamongan.com : Lamongan - Sebanyak 11 orang pejabat dari Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah kemarin melakukan kunjungan kerja di Lamongan. Dipimpin oleh Ketua DPRD Sigi, Budi Luhur Larengi, mereka bertujuan belajar dari Lamongan untuk membentuk pelayanan perijinan satu pintu (PTSP).
Rombongan kungker dari kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Donggala di tahun 2008 ini diterima Sekkab Yuhronur Efendi di Ruang Sasana Nayaka Pemkab Lamongan. Selain Ketua DPRD Sigi, juga terlihat Wakil Ketua DPRD Sigi bersama sejumlah pejabat terkait perijinan dan penanaman modal yang masih berbeda satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
“Daerah kami baru berusia lima tahun. Tujuan kami kesini untuk mengetahui proses dan belajar penyatuan serta pembentukan Badan Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten Lamongan. Karena di tempat kami, SKPD penanaman modal dan perijinan masih terpisah, “ ujar Budi Luhur Larengi.
Terlebih lagi, lanjut Larengi, Lamongan sudah mendapatkan pengakuan oleh pemerintah pusat sebagai salah satu terbaik dalam pelayanan terpadu satu pintu penanaman modal. “Beberapa waktu lalu Lamongan sudah mendapat pengakuan dari pemerintah pusat terkait pelayanan perijinan dan penanaman modalnya. Karena itu kami ingin belajar, “ imbuh dia.
Dalam Sambutannya, Yuhrohnur Efendi mengurai bagaimana Kabupaten Lamongan menjadi salah satu tujuan investasi. “Pada prinsipnya secara garis besar perijinan diberikan untuk memancing investor atau sebagai insentif awal ketika mereka menanamkan modal. Karena itu segala proses perijinan dipermudah dan kami juga memberikan kemudahan khusus bagi investor yang masu masuk dan menanamkan modalnya di Lamongan, “ katanya.
Kemudahan pelayanan perijinan di Lamongan berbanding lurus dengan inestasi yang masuk di Kota Soto ini. Sejak tahun 2010 hingga triwulan ketiga tahun ini, sudah sebanyak Rp 3,6 triliun dana investor yang masuk di Lamongan.
Sejak tahun 2010 hingga triwulan ketiga tahun ini, nilai realisasi investasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang terasuk di dalamnya izin sektoral, mencapai Rp 3.296.943.242.804. Kemudian realisasi investasi dari PMA mencapai 386.295.196.600. (ding)
Rombongan kungker dari kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Donggala di tahun 2008 ini diterima Sekkab Yuhronur Efendi di Ruang Sasana Nayaka Pemkab Lamongan. Selain Ketua DPRD Sigi, juga terlihat Wakil Ketua DPRD Sigi bersama sejumlah pejabat terkait perijinan dan penanaman modal yang masih berbeda satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
“Daerah kami baru berusia lima tahun. Tujuan kami kesini untuk mengetahui proses dan belajar penyatuan serta pembentukan Badan Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten Lamongan. Karena di tempat kami, SKPD penanaman modal dan perijinan masih terpisah, “ ujar Budi Luhur Larengi.
Terlebih lagi, lanjut Larengi, Lamongan sudah mendapatkan pengakuan oleh pemerintah pusat sebagai salah satu terbaik dalam pelayanan terpadu satu pintu penanaman modal. “Beberapa waktu lalu Lamongan sudah mendapat pengakuan dari pemerintah pusat terkait pelayanan perijinan dan penanaman modalnya. Karena itu kami ingin belajar, “ imbuh dia.
Dalam Sambutannya, Yuhrohnur Efendi mengurai bagaimana Kabupaten Lamongan menjadi salah satu tujuan investasi. “Pada prinsipnya secara garis besar perijinan diberikan untuk memancing investor atau sebagai insentif awal ketika mereka menanamkan modal. Karena itu segala proses perijinan dipermudah dan kami juga memberikan kemudahan khusus bagi investor yang masu masuk dan menanamkan modalnya di Lamongan, “ katanya.
Kemudahan pelayanan perijinan di Lamongan berbanding lurus dengan inestasi yang masuk di Kota Soto ini. Sejak tahun 2010 hingga triwulan ketiga tahun ini, sudah sebanyak Rp 3,6 triliun dana investor yang masuk di Lamongan.
Sejak tahun 2010 hingga triwulan ketiga tahun ini, nilai realisasi investasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang terasuk di dalamnya izin sektoral, mencapai Rp 3.296.943.242.804. Kemudian realisasi investasi dari PMA mencapai 386.295.196.600. (ding)
Jumat, 06 Desember 2013
Read more...
Recently Commented
Recent Entries
Info Persela
Berita Lamongan Jawa Timur Terkini
Diberdayakan oleh Blogger.
