Lamongan Sambut Ekonomi Digital
Posted on Selasa, 05 November 2013 and filed under lamongan , Pemerintahan , Teknologi . You can follow any responses to this entry through theRSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry from your site
Kabarlamongan.com: Lamongan- Pembangunan infrastruktur Teknologi Informasi (TI) di Lamongan sudah semakin banyak kuantitasnya. Baru-baru ini, Pemkab Lamongan bekerjasama dengan sebuah provider telekomunikasi memasang 549 access point (AP) di berbagai titik di Kota Lamongan.
Disampaikan Kepala Kantor Pengolahan Data Elektronik (KPDE) Lamongan Ervan melalui Kabag Humas dan Infokom Mohammad Zamroni, AP tersebut dipasang di sejumlah lembaga pendidikan sebagai bagian dari mewujudkan Lamongan menjadi sebuah digital society.
Disebutkan olehnya, sebanyak 145 AP telah dipasang di 46 pondok pesantren. Kemudian sebanyak 15 sekolah juga sudah dipasangi 396 AP dan sebuah perguruan tinggi juga sudah dipasangi 8 AP.
Kesiapan Lamongan menjadi digital society ini juga terlihat dari tumbuhnya komunitas berbasis TI. Sampai saat ini, tercatat sudah ada tiga komunitas TI yang cukup aktif melakukan berbagai kegiatan.
Tiga komunitas TI di Kota Soto ini adalah Kosla (Komunitas Open Source dan Linux Lamongan), Komunitas Pondok Pesantren Open Source (Kosmos) dan Mugi ( Microsoft User Group Indonesia). Dari ketiga komunitas ini, Kosla cukup aktif melakukan kegiatan bersama 20 orang anggotanya. Begitupun dengan Mugi yang memiliki 30 orang anggota cukup aktif melakukan dialog.
Menurut salah satu anggota Kosla, Kurnia Yahya, komunitas ini sudah beberapa kali melakukan kegiatan. Di awal berdirinya komunitas ini, di tahun 2009, kegiatan pertama yang dilakukan adalah menggelar pengenalan operating system BlankOn yang merupakan salah satu distro dari Linux.
Selain itu, komunitas ini juga rutin menggelar diskusi terkait open source di berbagai lokasi dengan kemasan santai. Diantaranya yang sering dijadikan tempat diskusi adalah pendopo Alun-alun Kota Lamongan.
Bahkan di tahun 2011, ketika android belum booming seperti sekarang, komunitas ini sudah mengadakan kegiatan untuk mengenalkan android kepada pelajar SMA di Lamongan. Dalam kegiatan itu, peserta juga menerima workshop dan demo pembuatan aplikasi android.
Untuk mendukung kecepatan perkembangan TI ini, pemkab Lamongan mengeluarkan berbagai kebijakan baik berupa Perda, Perbup, maupun Surat Keputusan. Diantaranya keputusan terkait pembentukan Lamongan Digital Society.
Kemudian pengembangan program pengelolaan administrasi desa elektronik (PADE). Yakni sebuah sistem yang dibangun untuk memudahkan pelayanan dan menjamin keakuratan data serta administrasi di pedesaan secara digital.
Perkembangan dan penggunaan TI di Lamongan ini kemudian mendapat apresiasi dengan diterimanya penghargaan ICT (Information and Communication Technology) Pura dari Menteri Kominfo Tifatul Sembiring di Samarinda 31 Oktober lalu. Lamongan di kesempatan itu diwakili Kepala KPDE Ervan. (Hms/Gus)
0 Responses for “ Lamongan Sambut Ekonomi Digital”
Leave a Reply
Recently Commented
Recent Entries
Info Persela
Berita Lamongan Jawa Timur Terkini