PMII Unisda Desak Dinas Pendidikan Segera Cairkan Sertifikasi Guru

Posted on Selasa, 12 November 2013 and filed under , , , , . You can follow any responses to this entry through theRSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry from your site

Kabarlamongan.com: Lamongan – Sekitar 80 aktivis yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UNISDA Lamongan menggelar aksi turun jalan dalam rangka peringatan hari pahlawan di kantor dinas pendidikan (DISDIK) Kabupaten Lamongan, Senin (11/11/2013).

Mereka menuntut kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan agar tunggakan gaji guru bersetifikasi segera dicairkan sebagaimana haknya, tanpa harus dipotong atas nama apapun.

Koordinator Aksi, Rizal, menyampaikan bahwa kedatangan mereka hanya aksi damai meminta Pemkab Lamongan mencairkan dana tunjangan sertifikasi yang belum pernah dibayarkan. Orasi koordinator aksi disambut berbagai teriakan seribuan guru yang intinya meminta pemerintah segera mencairkan tunjangan.

“Kami meminta agar tatanan birokrasi di Dinas Pendidikan ditertibkan karena selama ini guru diperlakukan ibarat sapi perah. Setiap ada pencairan dana bantuan selalu dilakukan pengutipan,” Teriak rizal.

“Guru adalah pahlawan bangsa, jangan siksa guru dengan potongan-potongan yang tak jelas,” tegas mahasiswa Unisda.

Usai berorasi, ratusan mahasiswa dengan menaiki sepeda motor menuju Kantor Bupati Lamongan yang yang disambut oleh sekretaris pribadi Bupati Lamongan.

Di hadapan sepri Bupati, kembali para mahasiswa menyuarakan agar hak-hak para guru diberikan, serta tunjangan profesi atau sertifikasi untuk segera dicairkan. Mereka menduga oknum Kepala Dinas Pendidikan (DISDIK) dan Pemerintah kabupaten lamongan telah membohongi para guru, karena selalu memberikan janji-janji yang tak kunjung terealisasi.

“Kami tidak butuh janji-janji lagi, yang kami tuntut adalah hak para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut segera dicairkan. Bapak-bapak jangan pandainya main bola saja sementara guru-guru dipolitisasi, kemarin bapak sudah berjanji untuk membayarkan dana sertifikasi guru, nyatanya sampai sekarang tidak pernah ada,” Teriak salah satu massa aksi.

Ketua PMII UNISDA, Zainut Tauhid Ahmad, saat diwawancarai tim Tabloid Lensa Lamongan menyampaikan, aksi mereka ini merupakan wujud penzaliman yang dialami para pahlawan tanpa tanda jasa selama ini dirampok.

“Kami ingin Bapak bupati Lamongan, Fadeli, tahu bahwa guru-guru di Lamongan sudah lama terzalimi, Kadis Pendidikan harus bertanggungjawab, jangan endapkan uang para guru tolong cairkan uang sertifikasi guru. Tolong hargai para guru, karena anda sukses seperti saat ini tidak terlepas dari jasa-jasa guru,” ungkapnya.

Dikatakan Zainut, kedatangan mereka ini bukan hanya menuntut dana sertifikasi tetapi juga untuk menuntut agar Dewan Pendidikan Lamongan segera dibubarkan karena tidak mampu menjalankan peran dan fungsinya, serta menuntut pemerataan pendidikan di kabupaten lamongan baik fisik maupun non fisik, jangan terpusat di kota saja.

“Aksi ini dilakukan untuk menghargai jasa-jasa para guru selaku pahlawan nasional, karena sampai hari ini pahlawan tanpa tanda jasa ini belum memperoleh kelayakan hidup, meskipun program-program pemerintah untuk kehidupan guru sudah banyak, sayang pemerintah tidak mampu mengelolah dengan baik,”  terangnya. (Edi)

0 Responses for “ PMII Unisda Desak Dinas Pendidikan Segera Cairkan Sertifikasi Guru”

Leave a Reply

http://setaprod.blogspot.com

Recently Commented

Recent Entries

Info Persela

setaprod.blogspot.com

Berita Lamongan Jawa Timur Terkini

Diberdayakan oleh Blogger.