SMP NEGERI 3 BABAT SUGUHKAN DRAMA KOLOSAL
Posted on Selasa, 12 November 2013 and filed under hari pahlawan , Pendidikan , smpn 3 babat . You can follow any responses to this entry through theRSS 2.0 . You can leave a response or trackback to this entry from your site
Kabarlamongan.com: Lamongan- Peringatan hari pahlawan yang ke 67 di kecamatan Babat digelar tepat pada tanggal 10 Nopember 2013. Jajaran Muspika melirik lokasi yang dipandang strategis adalah halaman SMP Negeri 3 Babat. “Memang Pak Camat menghendaki upacara hari pahlawan tahun ini di SMP 3. Lokasinya cukup strategis. Berada di tengah-tengah. Dari segala penjuru desa mana saja tidak terlalu jauh” ungkap salah satu staf kantor kecamatan Babat. Sementara Supanto, staf Koramil Babat menambahkan, : “Lagi pula guru-guru SMP 3 Babat kekeluargaannya bisa diandalkan, kompak, gampang akrab, pokoknya nyemanak, begitulah” kata Pak Panto.
“Pelaksanaan upacara saya nilai sangat tertib, hikmat dan disiplin. Untuk itu saya atas nama jajaran Muspika Babat mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada keluarga besar SMP Negeri 3 Babat, mulai para guru, karyawan dan murid-murid yang telah mampu menjadi tuan rumah yang baik” kata Camat Jarwito, usai membacakan amanat inspektur upacara. “Komandannya gemuk tapi tegap, mudah-mudahan bisa menjadi tentara beneran” lanjut Pak Camat, yang kemudian menyalami komandan upacara, Reinaldi yang masih duduk di kelas 9-C itu.
Usai upacara diteruskan dengan penampilan drama kolosal. Atraksi heroik itu diperagakan oleh guru dan murid SMP Negeri 3 Babat. “Inilah kemampuan kami sebagai tuan rumah, tidak bisa memberi suguhan yang mewah, hanya dapat menyuguhkan penampilan seni. Mari kita jadikan ajang untuk berapresiasi” kata kepala sekolah, R.Jarot Togen, S.Pd, M.Si.
Atraksi drama kolosal yang disutradarai Anik Rahmawati, S.Pd itu melibatkan sekitar 200 pemain yang terdiri dari murid dan guru. Adegan klimaksnya adalah proses perobekan bendera merah-putih-biru. Semangat arek-arek Suroboyo yang mempertahankan sang dwi warna (merah-putih), ditampilkan diatas menara setinggi 7 meter. Bagian property yang dipercayakan kepada Dwiyono membuat menara dari bambu yang disusun sedemikian rupa sehingga terbentuklah menara berkaki tiga. Di atas menara itulah terjadi pelepasan kain biru oleh arek-arek Suroboyo (diperankan Salim, Yos, Hendra, Reza Aditama). Dalam hitungan detik, terjadi pula penembakan atas pemuda-pemuda itu. Dalam sekejap pula terdapat darah segar bercucuran di tubuh mereka. Inilah rahasia panggung yang tidak diketahui oleh penonton yang berjumlah kurang lebih 800 orang itu.
Adegan berikutnya adalah pidato Bung Tomo yang berapi-api, membakar semangat pemuda Surabaya. Bung Tomo yang terkenal dengan yel-yel pekik “merdeka” itu diperankan Ahmad Fanani Mosah. “Sejatinya dalam diri saya kurang pas jika memerankan sosok Bung Tomo. Tubuh saya terlalu kurus, apalagi wajah tidak mendukung. Mau apa lagi wong ini untuk memeriahkan, ya akhirnya tampil juga” seloroh pembina agama itu kepada Tabloid Lensa.
Di bagian terpisah, kepala SMP Negeri 3 Babat, R. Jarot Togen, S.Pd, M.Si menghimbau dengan tampilan drama kolosal ini diharapkan anak-anak sekarang memahami betapa sengsaranya perjuangang para pahlawan. “Jarang remaja dan pemuda sekarang ini yang memahami sejarah pahlawannya. Terkadang disuruh baris untuk upacara sebentar saja, sambatnya amit-amit” kata Jarot Togen.
Setelah beramah-tamah sebentar, rombongan Muspika Babat berpamitan kepada seluruh peserta upacara yang terdiri dari kepala-kepala dinas, instansi dan para kades sekecamatan Babat. “Bagus, bagus penampilan drama SMP 3. Bisa dilestarikan budaya mengingat sejarah ini dan bisa ditingkatkan untuk tahun-tahun mendatang” pesan Jarwito Camat Babat.
0 Responses for “ SMP NEGERI 3 BABAT SUGUHKAN DRAMA KOLOSAL”
Leave a Reply
Recently Commented
Recent Entries
Info Persela
Berita Lamongan Jawa Timur Terkini